Instrumen Gemologi Modern

๐Ÿ”ฌ Instrumen Gemologi Modern

Pelajari fungsi setiap instrumen gemologi mulai dari alat dasar hingga instrumen laboratorium berteknologi tinggi yang digunakan dalam identifikasi batu permata.

๐Ÿ” Loupe Gemologi 10x

Instrumen pertama yang wajib dimiliki setiap gemologist. Loupe 10x digunakan untuk mengamati inklusi, cacat permukaan, facet, polish, dan karakteristik awal batu permata.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐Ÿ”ฌ Mikroskop Gemologi

Memberikan pembesaran lebih tinggi dibanding loupe sehingga inklusi internal dapat diamati dengan jauh lebih detail.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐Ÿ’Ž Refraktometer Gemologi

Mengukur Indeks Bias (Refractive Index) yang merupakan salah satu parameter paling penting dalam identifikasi batu permata.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐ŸŒˆ Polariscope Gemologi

Digunakan untuk mengetahui sifat optik batu seperti SR, DR maupun AGG serta membantu identifikasi awal.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐ŸŽจ Dichroscope Gemologi

Membantu mengamati pleochroism atau perbedaan warna berdasarkan arah pengamatan kristal.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐ŸŒˆ Spectroscope Gemologi

Mengamati spektrum serapan cahaya sehingga membantu mengidentifikasi unsur penyebab warna batu permata.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐ŸŸก Chelsea Filter

Filter optik sederhana yang membantu membedakan beberapa jenis batu alami, sintetis maupun imitasi tertentu.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐ŸŸฃ Lampu Ultraviolet (UV)

Mengamati fluoresensi batu permata menggunakan sinar UV gelombang panjang maupun pendek.

Pelajari Selengkapnya โ†’

โš–๏ธ Hydrostatic Balance

Mengukur Specific Gravity (SG) secara akurat menggunakan prinsip Archimedes.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐Ÿ’ Diamond Tester

Membedakan berlian dari sebagian besar simulannya berdasarkan konduktivitas panas.

Pelajari Selengkapnya โ†’

โœจ Moissanite Tester

Dirancang khusus untuk membedakan Moissanite dari berlian menggunakan konduktivitas listrik.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐Ÿ“ฑ Presidium Gem Tester (PGT)

Alat elektronik populer yang membantu identifikasi awal berbagai jenis batu permata berdasarkan konduktivitas termal.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐Ÿ”ด Raman Spectroscopy

Mengidentifikasi struktur molekul batu permata secara non-destruktif dengan tingkat akurasi tinggi.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐Ÿงช FTIR Spectroscopy

Digunakan untuk mendeteksi treatment, resin, minyak, dan berbagai karakteristik internal batu permata.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐ŸŒˆ UV-Vis-NIR Spectroscopy

Menganalisis spektrum serapan pada wilayah ultraviolet, cahaya tampak, dan inframerah dekat.

Pelajari Selengkapnya โ†’

โš›๏ธ EDXRF Gemologi

Menganalisis komposisi unsur kimia batu permata secara non-destruktif menggunakan sinar-X.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐Ÿ’ก Photoluminescence (PL)

Mengidentifikasi pusat warna, treatment, serta membantu membedakan batu alami dan sintetis.

Pelajari Selengkapnya โ†’

๐Ÿ”ฌ SEM-EDS

Menghasilkan citra mikroskopis resolusi tinggi sekaligus analisis unsur kimia pada area yang sangat kecil.

Pelajari Selengkapnya โ†’

โšก LA-ICP-MS

Instrumen analisis unsur jejak (trace element) dengan akurasi sangat tinggi yang digunakan untuk penelitian, penentuan asal geografis, dan investigasi gemologi lanjutan.

Pelajari Selengkapnya โ†’