Komentar GLI
Opal adalah material silika terhidrasi dengan kandungan air yang bervariasi dan struktur yang umumnya amorphous hingga poorly crystalline. Opal berbeda dari quartz karena tidak mempunyai struktur kristal quartz yang teratur.
Dalam gemologi, Opal dibedakan terutama berdasarkan ada atau tidaknya play-of-color. Opal yang memperlihatkan play-of-color disebut Precious Opal, sedangkan Opal yang tidak memperlihatkannya umumnya disebut Common Opal.
Untuk laboratorium, nama “Opal” belum menjelaskan apakah material tersebut natural, treated, synthetic atau assembled. Pemeriksaan perlu mempertimbangkan RI, SG, struktur internal, microscopy, play-of-color dan indikasi treatment.
Gambaran Umum
Opal merupakan hydrated silica dengan formula umum yang sering ditulis sebagai SiO₂·nH₂O. Huruf n menunjukkan bahwa jumlah air dalam material tidak tetap.
Struktur Opal dapat berkisar dari material amorphous hingga material dengan tingkat keteraturan tertentu pada skala mikro. Struktur inilah yang sangat penting dalam memahami perbedaan antara Opal yang mempunyai play-of-color dan Opal yang tidak memilikinya.
Opal mempunyai variasi warna, transparency dan bodycolor yang sangat luas. Material dapat ditemukan dalam warna putih, gray, black, brown, yellow, orange, red, blue, green dan berbagai kombinasi.
Klasifikasi Opal
| Kategori | Istilah | Karakter |
|---|---|---|
| Material | Opal | Hydrated silica |
| Precious Opal | Opal with play-of-color | Memperlihatkan fenomena warna spektral |
| Common Opal | Opal without play-of-color | Tidak memperlihatkan play-of-color |
| Assembled Opal | Doublet / Triplet | Produk yang terdiri dari beberapa lapisan/material |
Spesifikasi Opal
| Parameter | Data Umum |
|---|---|
| Material | Hydrated silica |
| Formula | SiO₂·nH₂O |
| Structure | Amorphous hingga poorly crystalline |
| Crystal System | Tidak memiliki crystal system seperti mineral crystalline |
| Typical Colors | White, gray, black, brown, yellow, orange, red, blue, green |
| Transparency | Opaque hingga transparent |
| Hardness | 5.5–6.5 Mohs |
| RI | 1.37–1.52 |
| SG | 1.98–2.25 |
| Optical Character | Umumnya isotropic |
Nilai RI dan SG Opal dapat bervariasi karena kandungan air, porositas, struktur dan komposisi material.
Precious Opal vs Common Opal
| Parameter | Precious Opal | Common Opal |
|---|---|---|
| Play-of-Color | Ada | Tidak ada |
| Bodycolor | Beragam | Beragam |
| Transparency | Opaque hingga transparent | Opaque hingga translucent |
| Fenomena Optik | Play-of-color | Tidak ada play-of-color |
Play-of-Color
Play-of-color adalah fenomena optik khas pada Precious Opal berupa munculnya warna spektral ketika sudut cahaya atau pengamatan berubah.
Fenomena tersebut berkaitan dengan susunan teratur partikel silika berukuran sangat kecil yang dapat menyebabkan diffraction of light.
- Red
- Orange
- Yellow
- Green
- Blue
- Violet
- Multicolor
Pola Play-of-Color
Pada Precious Opal, play-of-color dapat membentuk berbagai pola visual.
- Pinfire – kilatan warna kecil-kecil.
- Broad flash – bidang warna yang relatif luas.
- Rolling flash – warna tampak bergerak ketika batu digerakkan.
- Patchwork – bidang warna dengan pola tidak beraturan.
- Harlequin – pola warna besar dengan bentuk geometris yang menarik.
Pola tersebut merupakan deskripsi fenomena visual dan bukan species atau variety mineral.
Bodycolor Opal
Bodycolor adalah warna dasar tubuh Opal, berbeda dari warna spektral yang muncul sebagai play-of-color.
| Bodycolor | Istilah yang Umum Digunakan |
|---|---|
| White / Light | White Opal |
| Dark / Black | Black Opal |
| Transparent / Translucent | Crystal Opal |
| Orange / Yellow / Red | Fire Opal |
Treatment dan Opal Assembly
Opal dapat ditemukan sebagai material natural maupun material yang telah mengalami treatment atau dibuat sebagai assembled product.
- Natural Opal
- Dyed Opal
- Impregnated Opal
- Smoke-treated Opal
- Doublet
- Triplet
Doublet dan Triplet bukan solid Opal. Keduanya merupakan assembled products yang menggabungkan lapisan Opal dengan material lainnya.
Synthetic Opal
Synthetic Opal adalah material buatan yang mempunyai komposisi atau struktur yang menyerupai Opal natural dan dapat menunjukkan play-of-color.
Beberapa Synthetic Opal dapat terlihat sangat mirip dengan Precious Opal natural. Karena itu identifikasi perlu dilakukan melalui microscopy dan examination of internal structure, bukan hanya berdasarkan play-of-color.
Kandungan Air dan Crazing
Salah satu karakter penting Opal adalah adanya kandungan air yang dapat bervariasi. Perubahan kadar air dan kondisi lingkungan dapat memengaruhi stabilitas material.
Dalam kondisi tertentu, Opal dapat mengalami crazing, yaitu terbentuknya jaringan retakan pada batu. Panas tinggi, dehidrasi dan perubahan temperatur ekstrem dapat meningkatkan risiko kerusakan pada material tertentu.
Identifikasi Laboratorium
Identifikasi Opal dilakukan menggunakan kombinasi karakter fisik, optik dan mikroskopis.
- RI: sekitar 1.37–1.52.
- SG: sekitar 1.98–2.25.
- Hardness: sekitar 5.5–6.5 Mohs.
- Polariscope: umumnya isotropic.
- Microscope: digunakan untuk mengamati struktur internal, inclusions, fractures dan layering.
- Play-of-color: diamati dari berbagai arah pada Precious Opal.
- Side examination: penting untuk mendeteksi Doublet dan Triplet.
- Internal structure: membantu membedakan natural dan synthetic Opal pada kasus tertentu.
Tidak ada satu pengujian tunggal yang selalu cukup untuk semua jenis Opal. Hasil akhir harus berdasarkan kombinasi seluruh data yang tersedia.
Opal vs Quartz
| Parameter | Opal | Quartz |
|---|---|---|
| Composition | SiO₂·nH₂O | SiO₂ |
| Structure | Amorphous / poorly crystalline | Crystalline |
| Hardness | 5.5–6.5 Mohs | 7 Mohs |
| Typical RI | 1.37–1.52 | ~1.544–1.553 |
Inklusi dan Internal Features
Internal features pada Opal sangat bervariasi berdasarkan locality dan tipe material. Pemeriksaan mikroskopis dapat menunjukkan:
- Matrix
- Mineral inclusions
- Fluid inclusions
- Fractures
- Healed fractures
- Layering
- Columnar atau banded structures
- Potch zones pada Precious Opal tertentu
Internal features tidak boleh dinilai secara terpisah karena karakter Opal sangat bergantung pada locality dan proses pembentukannya.
Negara Penghasil Opal
Opal ditemukan di banyak wilayah dunia. Beberapa sumber penting antara lain:
- Australia
- Ethiopia
- Mexico
- Brazil
- United States
- Indonesia
- Slovakia
- Hungary
Setiap locality dapat menghasilkan karakter Opal yang berbeda. Namun origin geografis tidak dapat ditentukan hanya melalui RI, SG, warna atau play-of-color.
Perawatan Opal
- Hindari panas tinggi.
- Hindari perubahan temperatur ekstrem.
- Jangan menggunakan ultrasonic cleaner.
- Hindari steam cleaner.
- Bersihkan dengan kain lembut dan air sabun ringan.
- Hindari bahan kimia keras.
- Hindari benturan karena hardness relatif rendah.
- Simpan terpisah dari gemstone yang lebih keras.
Related Articles
Kunci Knowledge Base GLI
- Name: Opal
- Material: Hydrated silica
- Formula: SiO₂·nH₂O
- Structure: Amorphous hingga poorly crystalline
- Crystal System: Tidak memiliki crystal system crystalline
- Hardness: 5.5–6.5 Mohs
- RI: 1.37–1.52
- SG: 1.98–2.25
- Optical Character: Umumnya isotropic
- Precious Opal: Opal dengan play-of-color
- Common Opal: Opal tanpa play-of-color
- Important Phenomenon: Play-of-color
- Important Issue: Hydration, dehydration dan crazing
- Assembly: Doublet dan Triplet
- Key Identification: RI + SG + microscopy + polariscope + internal structure
- Major Confusion: Quartz, Synthetic Opal, Doublet dan Triplet
- Major Sources: Australia, Ethiopia, Mexico, Brazil, United States, Indonesia, Slovakia, Hungary
Opal → Hydrated Silica → SiO₂·nH₂O → Amorphous/Poorly Crystalline → RI 1.37–1.52 → SG 1.98–2.25 → Hardness 5.5–6.5 Mohs
FAQ Opal
1. Apa itu Opal?
Opal adalah material hydrated silica dengan formula umum SiO₂·nH₂O. Struktur Opal umumnya amorphous hingga poorly crystalline dan berbeda dari quartz yang mempunyai struktur kristal.
2. Apakah Opal merupakan mineral?
Opal secara tradisional dikenal sebagai mineraloid karena umumnya tidak mempunyai struktur kristal teratur seperti mineral crystalline. Dalam gemologi, Opal diperlakukan sebagai material silika terhidrasi dengan karakteristik khasnya.
3. Apa formula kimia Opal?
Formula umum Opal ditulis sebagai SiO₂·nH₂O. Nilai n tidak tetap karena kandungan air dapat bervariasi antar material.
4. Apa perbedaan Precious Opal dan Common Opal?
Precious Opal memperlihatkan play-of-color, sedangkan Common Opal tidak memperlihatkan fenomena play-of-color.
5. Apa itu play-of-color pada Opal?
Play-of-color adalah fenomena berupa kilatan warna spektral yang berubah ketika sudut pengamatan atau arah cahaya berubah. Fenomena ini merupakan karakter utama Precious Opal.
6. Apa penyebab play-of-color pada Opal?
Play-of-color berkaitan dengan susunan teratur partikel silika berukuran sangat kecil yang menyebabkan difraksi cahaya dan menghasilkan warna spektral.
7. Warna apa saja yang dapat muncul pada Opal?
Opal dapat mempunyai bodycolor putih, gray, black, brown, yellow, orange, red, blue hingga green. Precious Opal dapat menampilkan warna spektral seperti red, orange, yellow, green, blue dan violet.
8. Berapa RI Opal?
RI Opal umumnya sekitar 1.37–1.52. Nilai dapat dipengaruhi oleh kandungan air, struktur dan karakter material.
9. Berapa SG Opal?
SG Opal umumnya sekitar 1.98–2.25. Nilai dapat bervariasi karena kandungan air, porositas dan struktur internal material.
10. Berapa hardness Opal?
Hardness Opal sekitar 5.5–6.5 Mohs, sehingga Opal relatif lebih mudah tergores dibandingkan quartz yang mempunyai hardness sekitar 7 Mohs.
11. Apakah Opal mempunyai crystal system?
Tidak. Opal umumnya amorphous hingga poorly crystalline sehingga tidak mempunyai crystal system seperti quartz, corundum atau beryl.
12. Apakah Opal isotropic?
Sebagian besar Opal amorphous menunjukkan respons isotropic pada pemeriksaan polariscope. Struktur internal tertentu dapat menghasilkan respons yang lebih kompleks.
13. Apa itu Black Opal?
Black Opal adalah Precious Opal dengan bodycolor gelap hingga black dan memperlihatkan play-of-color. Bodycolor gelap dapat memberikan kontras tinggi terhadap warna spektral.
14. Apa itu White Opal?
White Opal adalah Opal dengan bodycolor putih atau light yang dapat memperlihatkan play-of-color. Istilah ini menggambarkan penampilan material, bukan species mineral baru.
15. Apa itu Crystal Opal?
Crystal Opal adalah Opal yang mempunyai tingkat transparent hingga translucent dan dapat memperlihatkan play-of-color. Istilah “crystal” di sini tidak berarti Opal mempunyai crystal system seperti quartz.
16. Apakah Opal dapat mengalami crazing?
Ya. Crazing adalah terbentuknya jaringan retakan pada Opal. Dehidrasi, panas dan perubahan temperatur ekstrem dapat meningkatkan risiko crazing pada material tertentu.
17. Apakah Opal mempunyai treatment?
Opal dapat ditemukan dalam kondisi natural maupun mengalami dying, impregnation, smoke treatment atau dibuat sebagai assembled product seperti Doublet dan Triplet. Setiap material harus diperiksa secara individual.
18. Apa perbedaan Opal Doublet dan Triplet?
Doublet terdiri dari lapisan Opal yang ditempelkan pada backing material. Triplet mempunyai lapisan Opal yang berada di antara backing dan protective cap. Keduanya merupakan assembled products, bukan solid Opal.
19. Apakah Opal sama dengan Quartz?
Tidak. Opal merupakan hydrated silica dengan formula umum SiO₂·nH₂O dan struktur amorphous hingga poorly crystalline, sedangkan Quartz merupakan SiO₂ crystalline dengan crystal structure yang teratur.
20. Bagaimana cara mengidentifikasi Opal di laboratorium?
Identifikasi dilakukan dengan kombinasi RI, SG, hardness, polariscope dan microscopy. Untuk Precious Opal, play-of-color diamati dari berbagai sudut. Pemeriksaan mikroskopis juga penting untuk melihat struktur internal, layering, fractures dan indikasi Doublet, Triplet atau material synthetic.
Informasi Penulis
Ditulis oleh Muchlis Kumar K., PG (IGS–USA)
Gemologist, GEMS Laboratory Indonesia