Komentar GLI

Labradorite adalah spesies mineral dalam seri Plagioclase Feldspar yang dikenal karena fenomena optik khas berupa labradorescence, yaitu kilauan warna-warni yang muncul akibat interferensi cahaya pada struktur lamela internal. Labradorite banyak digunakan sebagai batu permata, batu hias, dan material dekoratif. Material dengan permainan warna yang sangat kuat, khususnya dari Finlandia, dikenal di perdagangan sebagai Spectrolite.

Field Data
Mineral Group Feldspar Group
Species Labradorite
Trade / Gem Variety Spectrolite (certain materials)
Mineral Class Tectosilicate
Chemical Formula (Ca,Na)(Al,Si)4O8
Crystal System Triclinic
Crystal Habit Massive, tabular, granular
Color Gray, Grayish White, Greenish Gray, Brown, Colorless
Chromophore Color body is influenced by Fe and trace elements; labradorescence is caused by internal lamellar structure rather than chromophores.
Mohs Hardness 6–6.5
Specific Gravity (SG) 2.68–2.72
Refractive Index (RI) 1.559–1.573
Birefringence 0.008–0.010
Optic Character Biaxial (+)
Pleochroism Weak to None
Cleavage Two directions, nearly at 90°
Parting May occur
Fracture Uneven hingga subconchoidal
Luster Vitreous
Transparency Transparent – Opaque
Dispersion Low
Fluorescence UV LW Usually inert
Fluorescence UV SW Usually inert
Chelsea Filter No diagnostic reaction
Magnetism Non-magnetic
Common Inclusions Lamellar twinning, fractures, fluid inclusions, mineral inclusions

Treatment yang Dilaporkan

  • No Indications of Treatment
  • Surface Coating (reported)
  • Composite Stone (reported)

Fenomena Optik

  • Labradorescence

Frequently Asked Questions (FAQ) – Labradorite

1. Apa itu Labradorite?

Labradorite adalah spesies mineral dalam seri Plagioclase Feldspar yang terkenal karena fenomena optik labradorescence.

2. Apa itu labradorescence?

Labradorescence adalah kilauan warna-warni yang muncul akibat interferensi cahaya pada struktur lamela internal mineral.

3. Apakah Labradorite sama dengan Spectrolite?

Tidak. Spectrolite adalah nama dagang untuk Labradorite tertentu dengan permainan warna yang sangat kuat.

4. Apa penyebab warna pelangi pada Labradorite?

Bukan pigmen atau chromophore, melainkan interferensi cahaya pada struktur internal lamela hasil eksolusi.

5. Apakah semua Labradorite menunjukkan labradorescence?

Tidak. Intensitas fenomena sangat bervariasi antar material.

6. Berapa kekerasan Labradorite?

Sekitar 6–6,5 pada skala Mohs.

7. Bagaimana laboratorium mengidentifikasi Labradorite?

Dengan kombinasi RI, SG, sifat optik, belahan, karakter inklusi, dan pengamatan fenomena labradorescence.

8. Apakah Labradorite sering mengalami treatment?

Sebagian besar diperdagangkan tanpa treatment, tetapi pelapisan permukaan atau komposit pernah dilaporkan pada sebagian material.

9. Di mana Labradorite ditemukan?

Labradorite ditemukan di berbagai negara, termasuk Kanada, Madagaskar, Finlandia, Rusia, dan Australia.

10. Apakah Labradorite memiliki belahan?

Ya. Dua arah belahan yang hampir saling tegak lurus.

11. Apakah Labradorite cocok digunakan sebagai perhiasan?

Labradorite banyak digunakan pada cincin, liontin, anting, dan berbagai jenis perhiasan lainnya.

12. Apakah laboratorium dapat menentukan asal geografis Labradorite?

Umumnya tidak melalui pemeriksaan gemologi standar saja.

13. Apa perbedaan Labradorite dan Moonstone?

Moonstone menunjukkan adularescence, sedangkan Labradorite menunjukkan labradorescence. Keduanya berasal dari Feldspar tetapi memiliki spesies dan struktur internal yang berbeda.

14. Apa itu Spectrolite?

Spectrolite adalah nama dagang untuk Labradorite tertentu yang menampilkan spektrum warna sangat kuat, terutama material dari Finlandia.

15. Mengapa pemeriksaan laboratorium diperlukan?

Untuk memastikan identitas spesies, membedakan dari Feldspar lain, dan mengevaluasi kemungkinan treatment atau modifikasi.