Komentar GLI
Parti Sapphire adalah blue sapphire yang memperlihatkan dua atau lebih warna tubuh yang berbeda dalam satu kristal, biasanya dengan batas atau zona warna yang jelas. Pola warna dapat berupa kombinasi blue dengan colorless, yellow, green, pink atau warna lainnya.
Istilah Parti menggambarkan pola atau distribusi warna, bukan species mineral baru dan bukan geographic origin. Material dasarnya tetap Corundum, sedangkan sapphire merupakan varietas gemologinya.
Parti Sapphire sangat menarik dalam gemologi karena color zoning dapat terlihat jelas secara makroskopis maupun mikroskopis. Namun pola warna saja tidak dapat digunakan untuk menentukan origin atau treatment.
Gambaran Umum
Parti Sapphire merupakan sapphire dengan distinct color zoning yang menghasilkan dua atau lebih warna berbeda dalam satu gemstone. Istilah ini berasal dari karakter warna yang terbagi atau tersegmentasi.
Salah satu kombinasi yang populer adalah blue and yellow, tetapi Parti Sapphire dapat memperlihatkan kombinasi warna lainnya.
Pada rough crystal, zoning warna sering mengikuti pertumbuhan kristal. Ketika dipotong, orientasi cutting sangat menentukan apakah pembagian warna tersebut dapat dipertahankan dan terlihat menarik pada finished stone.
Klasifikasi
| Level | Istilah | Keterangan |
|---|---|---|
| Mineral Group | Corundum | Al₂O₃ |
| Species | Corundum | Mineral species |
| Variety | Sapphire | Gem variety of corundum |
| Phenomenon / Appearance | Parti Color / Color Zoning | Dua atau lebih warna dalam satu crystal |
Spesifikasi Parti Sapphire
| Parameter | Data Umum |
|---|---|
| Species | Corundum |
| Variety | Sapphire |
| Chemical Formula | Al₂O₃ |
| Crystal System | Trigonal |
| Colors | Blue, yellow, green, pink, colorless dan kombinasi lainnya |
| Color Pattern | Distinct color zoning / parti-color |
| Hardness | 9 Mohs |
| RI | 1.760–1.770 |
| SG | ~4.00 |
| Optical Character | Uniaxial negative |
Parti Color dan Color Zoning
Parti color terjadi karena distribusi chromophore tidak seragam selama pertumbuhan kristal corundum. Perubahan kondisi kimia selama crystal growth dapat menghasilkan zona dengan warna yang berbeda.
Pada sapphire, unsur seperti Fe, Ti, Cr dan V dapat berperan dalam menghasilkan variasi warna. Konsentrasi dan kombinasi unsur tersebut dapat berbeda pada zona pertumbuhan yang berbeda.
Color zoning dapat terlihat sebagai batas yang tajam maupun transisi warna yang lebih gradual. Pola tersebut dapat mengikuti struktur pertumbuhan kristal.
Kombinasi Warna
| Kombinasi | Karakter |
|---|---|
| Blue–Yellow | Salah satu kombinasi Parti Sapphire yang paling dikenal |
| Blue–Green | Zona blue dan green dalam satu crystal |
| Blue–Colorless | Zona blue berdampingan dengan zona colorless |
| Yellow–Green | Zona yellow dan green |
| Multicolor | Lebih dari dua warna dalam satu crystal |
Cutting Parti Sapphire
Cutting merupakan bagian penting pada Parti Sapphire karena orientasi faceting dapat menentukan bagaimana zona warna terlihat pada finished gemstone.
- Cutting dapat diarahkan untuk mempertahankan dua warna dalam satu stone.
- Orientasi rough sangat penting sebelum faceting.
- Cutting yang salah dapat menyebabkan salah satu warna menjadi terlalu dominan atau bahkan tidak terlihat.
- Cutting yang baik dapat menghasilkan pembagian warna yang jelas dan menarik.
Karena itu, Parti Sapphire sering memerlukan perencanaan cutting yang berbeda dari sapphire dengan warna relatif homogen.
Inklusi dan Internal Features
Parti Sapphire dapat mempunyai inclusion scene yang beragam sesuai locality dan kondisi pertumbuhan.
- Fine rutile silk
- Needle-like inclusions
- Fluid inclusions
- Negative crystals
- Healed fractures
- Mineral inclusions
- Color zoning
- Growth structures
Inklusi tertentu dapat membantu dalam evaluasi natural status, treatment dan kemungkinan origin, tetapi tidak boleh digunakan secara tunggal untuk menentukan geographic origin.
Treatment Parti Sapphire
Parti Sapphire dapat ditemukan dalam kondisi natural maupun treated. Treatment yang umum pada sapphire antara lain:
- Heat treatment
- Lattice diffusion
- Beryllium diffusion pada sapphire tertentu
- Fracture-related enhancement pada kasus tertentu
Heat treatment dapat mengubah warna, clarity dan bahkan karakter color zoning. Karena itu evaluasi treatment harus dilakukan sebelum menarik kesimpulan mengenai natural appearance.
Parti Sapphire dan Diffusion
Sapphire dapat mengalami diffusion treatment yang memasukkan chromophore ke bagian tertentu dari material. Pada beberapa kasus, distribusi warna akibat treatment dapat terlihat seperti zoning.
Karena itu, color zoning saja tidak cukup untuk menyatakan Parti Sapphire natural. Pemeriksaan mikroskopis, pemeriksaan permukaan dan evaluasi treatment diperlukan untuk kasus yang dicurigai.
Identifikasi Laboratorium
Identifikasi Parti Sapphire dimulai dengan memastikan material tersebut adalah corundum, kemudian mengevaluasi pola warna dan status treatment.
- RI: sekitar 1.760–1.770.
- SG: sekitar 4.00.
- Hardness: 9 Mohs.
- Polariscope: uniaxial character dengan optic figure sesuai corundum.
- Microscope: memeriksa color zoning, silk, inclusions dan growth structures.
- Immersion examination: dapat membantu melihat distribusi warna dan zoning dengan lebih jelas.
- Surface examination: penting untuk mendeteksi indikasi diffusion atau coating.
Penentuan natural atau treated harus didasarkan pada keseluruhan evidence, bukan hanya pola dua warna.
Natural Parti Sapphire vs Color Zoning akibat Treatment
| Karakter | Natural Parti | Treated / Diffused |
|---|---|---|
| Color zoning | Dapat mengikuti growth zoning | Dapat berkaitan dengan treatment distribution |
| Inclusions | Natural inclusion scene | Dapat menunjukkan treatment-related features |
| Surface indication | Tidak diperlukan | Dapat menunjukkan konsentrasi warna dekat permukaan pada diffusion tertentu |
| Kesimpulan | Perlu examination | Perlu examination |
Negara Penghasil
Parti Sapphire dapat ditemukan dari berbagai locality penghasil sapphire. Beberapa sumber sapphire dengan color zoning antara lain:
- Australia
- Madagascar
- Sri Lanka
- Myanmar
- Tanzania
- Vietnam
Daftar tersebut tidak berarti setiap Parti Sapphire dari negara tersebut mempunyai pola yang sama. Geographic origin tidak dapat ditentukan dari pola parti color saja.
Perawatan Parti Sapphire
- Hardness 9 Mohs membuat sapphire relatif tahan terhadap goresan.
- Bersihkan dengan air hangat dan sabun ringan.
- Hindari benturan keras.
- Untuk sapphire treated, metode pembersihan perlu disesuaikan dengan jenis treatment.
- Jika terdapat fracture filling atau treatment khusus, hindari ultrasonic dan steam cleaner.
Related Articles
Kunci Knowledge Base GLI
- Name: Parti Sapphire
- Mineral Species: Corundum
- Variety: Sapphire
- Formula: Al₂O₃
- Crystal System: Trigonal
- Color: Two or more distinct colors
- Appearance: Parti-color / distinct color zoning
- Hardness: 9 Mohs
- RI: 1.760–1.770
- SG: ~4.00
- Optical Character: Uniaxial negative
- Important Feature: Distinct color zoning
- Important Chromophores: Fe, Ti, Cr, V
- Possible Treatment: Heat, lattice diffusion, Be diffusion dan treatment lainnya pada sapphire
- Important Identification: RI + SG + polariscope + microscopy + zoning examination
- Major Confusion: Treated/diffused sapphire dengan color zoning
- Origin: Tidak dapat ditentukan dari parti color saja
Parti Sapphire → Corundum → Sapphire → Two or More Colors → Distinct Color Zoning → RI 1.760–1.770 → SG ~4.00 → Hardness 9 Mohs
FAQ Parti Sapphire
1. Apa itu Parti Sapphire?
Parti Sapphire adalah sapphire yang memperlihatkan dua atau lebih warna berbeda dalam satu crystal akibat color zoning. Parti merupakan istilah deskriptif, bukan species mineral baru.
2. Apakah Parti Sapphire merupakan species baru?
Tidak. Materialnya tetap Corundum dengan formula Al₂O₃. Sapphire merupakan varietas gemologi dari Corundum, sedangkan Parti menjelaskan pola warnanya.
3. Apa arti Parti pada Parti Sapphire?
Parti mengacu pada pembagian atau zoning warna dalam satu gemstone. Warna dapat muncul sebagai zona yang relatif tegas maupun transisi yang lebih gradual.
4. Warna apa saja yang dapat ditemukan pada Parti Sapphire?
Kombinasinya dapat berupa blue-yellow, blue-green, blue-colorless, yellow-green dan kombinasi warna lainnya. Satu crystal juga dapat mempunyai lebih dari dua warna.
5. Mengapa satu sapphire dapat mempunyai dua warna?
Perbedaan warna dapat terbentuk karena perubahan distribusi unsur chromophore selama pertumbuhan crystal. Zona pertumbuhan yang berbeda dapat mempunyai komposisi yang berbeda sehingga menghasilkan warna berbeda.
6. Unsur apa yang berperan pada warna sapphire?
Unsur seperti Fe, Ti, Cr dan V dapat berperan sebagai chromophore pada corundum. Perbedaan konsentrasi dan kombinasi unsur tersebut dapat menghasilkan variasi warna.
7. Apakah Parti Sapphire selalu natural?
Tidak. Color zoning dapat ditemukan pada natural sapphire, tetapi pola warna saja tidak membuktikan bahwa sapphire tersebut natural dan untreated. Treatment tertentu juga dapat menghasilkan distribusi warna yang perlu dievaluasi.
8. Apakah Parti Sapphire bisa mengalami heat treatment?
Ya. Parti Sapphire dapat mengalami heat treatment seperti sapphire lainnya. Pemanasan dapat mengubah warna, clarity dan tampilan zoning pada specimen tertentu.
9. Apakah Parti Sapphire bisa mengalami diffusion?
Ya. Sapphire dapat mengalami lattice diffusion atau treatment diffusion lainnya. Karena itu color zoning harus diperiksa bersama indikasi treatment sebelum menyimpulkan natural origin warna.
10. Berapa RI Parti Sapphire?
RI Parti Sapphire berada pada kisaran umum Corundum, sekitar 1.760–1.770.
11. Berapa SG Parti Sapphire?
SG Parti Sapphire umumnya sekitar 4.00, sesuai dengan karakter fisik Corundum.
12. Berapa hardness Parti Sapphire?
Parti Sapphire mempunyai hardness sekitar 9 Mohs, sehingga termasuk gemstone yang sangat keras.
13. Apa crystal system Parti Sapphire?
Parti Sapphire merupakan Corundum yang mempunyai trigonal crystal system.
14. Apakah color zoning pada Parti Sapphire dapat dilihat dengan mata?
Ya. Pada specimen yang mempunyai zoning kuat, pembagian warna dapat terlihat langsung. Pada zoning yang halus, immersion atau pemeriksaan mikroskopis dapat membantu memperlihatkan pola tersebut.
15. Apakah cutting penting pada Parti Sapphire?
Sangat penting. Orientasi cutting menentukan bagaimana zona warna terlihat pada finished stone. Cutting yang tepat dapat mempertahankan dua warna sekaligus dan menghasilkan pembagian warna yang menarik.
16. Apakah color zoning dapat membantu menentukan origin?
Color zoning dapat menjadi salah satu bagian dari observasi gemologi, tetapi tidak cukup untuk menentukan geographic origin. Origin memerlukan kombinasi data yang lebih lengkap.
17. Inklusi apa yang dapat ditemukan pada Parti Sapphire?
Inklusi dapat berupa rutile silk, needle-like inclusions, fluid inclusions, negative crystals, healed fractures, mineral inclusions dan berbagai growth features. Inclusion scene bergantung pada locality dan sejarah pembentukan batu.
18. Dari mana Parti Sapphire berasal?
Parti-colored sapphire dapat ditemukan di berbagai locality penghasil sapphire, termasuk Australia, Madagascar, Sri Lanka, Myanmar, Tanzania dan Vietnam. Namun locality tidak dapat ditentukan hanya dari pola parti color.
19. Bagaimana membedakan Parti Sapphire natural dari sapphire yang mengalami diffusion?
Pemeriksaan dapat mencakup microscopy, immersion examination, surface examination dan pengujian gemologi lainnya. Pada diffusion tertentu, distribusi warna dapat terkonsentrasi dekat permukaan atau memperlihatkan pola treatment tertentu. Kesimpulan harus berdasarkan keseluruhan evidence.
20. Bagaimana cara mengidentifikasi Parti Sapphire di laboratorium?
Identifikasi dilakukan dengan kombinasi RI, SG, hardness, polariscope, microscopy, immersion examination dan pemeriksaan treatment. Setelah material dipastikan sebagai Corundum/Sapphire, pola color zoning dievaluasi untuk menentukan karakter Parti. Jika diperlukan, pemeriksaan lanjutan dapat digunakan untuk mengevaluasi treatment dan geographic origin.
Informasi Penulis
Ditulis oleh Muchlis Kumar K., PG (IGS–USA)
Gemologist, GEMS Laboratory Indonesia
💎 Trade Names