Komentar GLI

Parti-Color Tourmaline adalah istilah gemologi/perdagangan untuk Tourmaline yang menunjukkan dua atau lebih warna berbeda dalam satu kristal, dengan zona warna yang terbentuk akibat perubahan komposisi kimia selama pertumbuhan kristal. Parti-Color Tourmaline bukan species mineral tersendiri.

Istilah parti-color menekankan keberadaan multiple color zones, sehingga cakupannya lebih luas daripada Bi-Color Tourmaline, yang secara khusus menggambarkan dua warna utama.

Material Parti-Color Tourmaline sangat sering berkaitan dengan Elbaite, tetapi pola warna tidak dapat digunakan untuk menentukan species. Tourmaline memiliki komposisi kimia yang kompleks dan dapat membentuk zoning selama pertumbuhan kristal.

Kombinasi warna yang dapat ditemukan antara lain:

  • Green – Pink
  • Pink – Green – Colorless
  • Blue – Green
  • Blue – Pink – Green
  • Pink – Red – Green
  • Green – Yellow – Pink
  • Blue – Green – Colorless
  • Multicolor zoning lainnya

Watermelon Tourmaline dapat dipandang sebagai salah satu pola warna yang lebih spesifik dalam kelompok Tourmaline berwarna, yaitu pink/red core yang dikelilingi green outer zone. Sementara Bi-Color Tourmaline umumnya mengacu pada material dengan dua warna utama.

Dalam Knowledge Base GLI, Parti-Color Tourmaline sebaiknya ditempatkan sebagai nama berbasis pola warna, bukan sebagai species atau variety mineral tersendiri.
Struktur yang tepat:
Tourmaline Supergroup → Parti-Color Tourmaline → Color Zoning
Species kemudian ditentukan secara terpisah berdasarkan komposisi:
Parti-Color Tourmaline → Species → Elbaite / Liddicoatite / species lain sesuai chemistry

Baca juga data dan pemeriksaan laboratorium GLI: Parti-Color Tourmaline – GEMS Laboratory Indonesia

Gambaran Umum

Parti-Color Tourmaline terbentuk ketika komposisi kimia lingkungan pertumbuhan kristal berubah secara bertahap atau episodik.

Perubahan tersebut dapat menyebabkan konsentrasi unsur pewarna berbeda pada bagian-bagian kristal sehingga menghasilkan color zoning.

Unsur yang dapat berperan dalam warna Tourmaline antara lain:

  • Manganese (Mn)
  • Iron (Fe)
  • Copper (Cu)
  • Chromium (Cr)
  • Vanadium (V)

Karena perubahan komposisi terjadi selama pertumbuhan, satu kristal dapat memiliki beberapa warna sekaligus.
Contoh:
Green → Pink → Colorless
atau:
Blue → Green → Pink
atau:
Pink → Green → Yellow → Colorless

Parti-Color Tourmaline sering dipotong dengan mempertimbangkan orientasi zoning agar seluruh variasi warna dapat terlihat pada batu jadi.

Pada rough crystal, zoning dapat terlihat sebagai:

  • Concentric zoning
  • Longitudinal zoning
  • Sector zoning
  • Core-to-rim zoning
  • Gradational zoning
  • Sharp color boundaries

Tidak semua zoning yang terlihat pada rough akan tetap terlihat setelah cutting. Orientasi potongan sangat menentukan bagaimana warna muncul pada gemstone.

Spesifikasi Mineral

Field Data
Gemological Name Parti-Color Tourmaline
Species Umumnya Elbaite, tetapi dapat bervariasi
Mineral Supergroup Tourmaline Supergroup
Mineral Class Cyclosilicate
Chemical Formula Species-dependent
Crystal System Trigonal
Crystal Habit Prismatic, Columnar
Color Dua atau lebih warna dalam satu kristal
Common Colors Green, Pink, Red, Blue, Yellow, Violet, Brown, Colorless
Main Chromophores Mn, Fe, Cu, Cr, V
Mohs Hardness 7–7.5
Specific Gravity (SG) Approximately 3.00–3.26
Refractive Index (RI) Approximately 1.614–1.650
Birefringence Approximately 0.018–0.040
Optic Character Uniaxial (-)
Pleochroism Weak–Strong
Cleavage None
Fracture Uneven – Conchoidal
Luster Vitreous
Transparency Transparent – Translucent – Opaque
Fluorescence Usually Inert – Weak
Common Inclusions Growth tubes, fluid inclusions, mineral inclusions, healed fractures, color zoning

Nilai di atas merupakan kisaran umum Tourmaline. Nilai aktual bergantung pada species dan komposisi kimia. GIA memberikan kisaran umum Tourmaline sekitar RI 1.624–1.644, birefringence 0.018–0.040, SG sekitar 3.06, dan hardness 7–7.5 Mohs.

Treatment yang Ditemukan di Laboratorium

Parti-Color Tourmaline dapat ditemukan dalam kondisi natural maupun treated.

Treatment yang mungkin ditemukan:

Pada Parti-Color Tourmaline, color zoning natural perlu dibedakan dari perubahan warna akibat treatment. Pemeriksaan mikroskopis dapat mengevaluasi surface-reaching fractures, healed fractures, filling, polymer, growth zoning, inclusion distribution, dan batas antar zona warna.

Color zoning natural bukan indikasi treatment.

Fenomena Optik

Parti-Color Tourmaline dapat menunjukkan:

  • Color Zoning: Karakter utama Parti-Color Tourmaline. Zoning dapat berupa Concentric (zona warna tersusun mengelilingi bagian pusat kristal), Longitudinal (zona warna mengikuti arah panjang kristal), Sectoral (warna berbeda berkembang pada sektor pertumbuhan kristal), Gradational (perubahan warna berlangsung secara bertahap tanpa batas yang tajam), atau Sharp Zoning (perubahan antara dua zona warna terlihat sangat jelas).
  • Pleochroism: Sebagai Tourmaline, Parti-Color Tourmaline dapat menunjukkan perubahan intensitas atau hue menurut arah pengamatan.
  • Chatoyancy: Material tertentu dapat menunjukkan Cat’s Eye Effect apabila terdapat growth tubes atau inclusions linear yang sejajar.

Identifikasi Laboratorium

Identifikasi Parti-Color Tourmaline dilakukan dengan memisahkan tiga hal: 1. Identifikasi mineral, 2. Identifikasi pola warna, 3. Penentuan species bila diperlukan.

Identifikasi Tourmaline
Metode yang dapat digunakan:

  • Refractive Index (RI)
  • Specific Gravity (SG)
  • Polariscope
  • Dichroscope
  • Mikroskop Gemologi
  • Birefringence
  • Pleochroism
  • Spectroscope
  • UV fluorescence

Karakter umum: RI sekitar 1.62–1.65 + Birefringence sekitar 0.018–0.040 + Uniaxial (-) + Pleochroism.

Pemeriksaan Color Zoning
Mikroskop digunakan untuk mengevaluasi jumlah zona warna, batas antar zona, distribusi warna, growth zoning, color concentration, inclusion pattern, dan hubungan antara zoning dan arah pertumbuhan kristal.

Penentuan Species
Nama Parti-Color tidak menentukan species. Jika diperlukan, analisis dapat dilakukan dengan XRF, EPMA, LA-ICP-MS, atau Raman Spectroscopy. LA-ICP-MS dapat membantu menentukan species Tourmaline berdasarkan komposisi mayor dan trace elements.

Batu dan Mineral yang Sering Disalahartikan sebagai Parti-Color Tourmaline

Material yang dapat memiliki penampilan serupa antara lain:

Parti-Color vs Bi-Color Tourmaline: Bi-Color Tourmaline menunjukkan dua warna utama, sedangkan Parti-Color Tourmaline mencakup material dengan dua atau lebih warna dan biasanya digunakan ketika pola multicolor menjadi karakter utama.

Parti-Color vs Watermelon Tourmaline: Watermelon Tourmaline memiliki pola yang lebih spesifik (Pink/Red Core + Green Outer Zone), sedangkan Parti-Color Tourmaline mencakup pola yang lebih luas.

Parti-Color vs Color Change Tourmaline: Parti-Color memiliki warna berbeda pada zona fisik yang berbeda, sedangkan Color Change Tourmaline berubah warna ketika sumber cahaya berubah.

Negara Penghasil

Parti-Color Tourmaline ditemukan di berbagai wilayah penghasil Tourmaline gem-quality. Sumber yang dikenal meliputi:

Brazil dan United States merupakan sumber historis penting untuk Tourmaline berwarna dan zoning kompleks.

Namun pola Parti-Color tidak dapat digunakan untuk menentukan geographic origin.

Perawatan

Parti-Color Tourmaline memiliki hardness sekitar 7–7.5 Mohs, tetapi fractures dan inclusions tetap perlu diperhatikan.

  • Bersihkan menggunakan air hangat dan sabun ringan.
  • Hindari benturan keras.
  • Hindari perubahan temperatur ekstrem.
  • Hindari steam pada material dengan fractures atau treatment.
  • Hindari ultrasonic jika terdapat banyak fluid inclusions atau fractures.
  • Simpan secara terpisah dari batu yang lebih keras.
  • Gunakan protective setting untuk cincin.
  • Lindungi facet edge dan culet.
  • Material treated harus dirawat sesuai jenis treatment.
  • Untuk material yang dipotong tipis atau berbentuk slice, hindari tekanan mekanis berlebihan.

Related Articles (Knowledge Graph Hub)

Tourmaline Supergroup: Tourmaline Supergroup | Tourmaline | Elbaite | Dravite | Uvite | Schorl | Liddicoatite

Color Patterns: Bi-Color Tourmaline | Watermelon Tourmaline | Multi-Color Tourmaline | Color Zoning

Tourmaline Color Names: Green Tourmaline | Pink Tourmaline | Rubellite | Indicolite | Chrome Tourmaline | Paraíba Tourmaline | Color Change Tourmaline

Phenomena: Color Zoning | Pleochroism | Chatoyancy | Cat’s Eye Tourmaline

Treatment: Heated | Irradiated | Clarity Enhanced | Fracture Filled | Polymer Impregnated | No Indications of Treatment

Origin: Brazil | United States | Madagascar | Mozambique | Nigeria | Afghanistan | Pakistan | Namibia

FAQ Parti-Color Tourmaline

1. Apa yang dimaksud dengan Parti-Color Tourmaline?

Parti-Color Tourmaline adalah Tourmaline yang menunjukkan dua atau lebih warna berbeda dalam satu kristal atau material.

2. Apakah Parti-Color Tourmaline merupakan species mineral?

Tidak. Parti-Color Tourmaline merupakan nama berdasarkan pola warna, bukan species mineral.

3. Apa perbedaan Parti-Color dan Bi-Color Tourmaline?

Bi-Color umumnya digunakan untuk dua warna utama, sedangkan Parti-Color memiliki cakupan lebih luas dan dapat mencakup dua atau lebih zona warna.

4. Apakah semua Parti-Color Tourmaline memiliki tiga warna?

Tidak. Istilah Parti-Color dapat digunakan secara luas untuk Tourmaline dengan multiple color zones, sedangkan material dengan tepat dua warna dapat disebut Bi-Color.

5. Apa saja warna yang dapat ditemukan?

Pink, Red, Green, Blue, Yellow, Violet, Brown, Colorless.

6. Apa penyebab warna berbeda dalam satu kristal?

Perubahan komposisi kimia selama pertumbuhan kristal menyebabkan distribusi unsur pewarna berubah.

7. Unsur apa yang dapat menghasilkan warna Tourmaline?

Manganese (Mn), Iron (Fe), Copper (Cu), Chromium (Cr), dan Vanadium (V).

8. Apakah Parti-Color Tourmaline biasanya Elbaite?

Banyak material gem-quality Parti-Color Tourmaline berkaitan dengan Elbaite, tetapi pola warna tidak dapat digunakan untuk memastikan species.

9. Apakah Watermelon Tourmaline termasuk Parti-Color Tourmaline?

Secara pola warna, Watermelon merupakan bentuk yang lebih spesifik dari Tourmaline berwarna ganda/multicolor, tetapi istilah Watermelon memiliki kriteria khusus.

10. Apa pola khas Watermelon Tourmaline?

Pink/Red Core dengan Green Outer Zone.

11. Apakah Parti-Color Tourmaline dapat memiliki color zoning?

Ya, bahkan color zoning merupakan karakter utama Parti-Color Tourmaline.

12. Jenis zoning apa yang dapat ditemukan?

Concentric, Longitudinal, Sectoral, Gradational, Sharp zoning.

13. Apakah Parti-Color Tourmaline memiliki pleochroism?

Ya. Pleochroism merupakan sifat umum Tourmaline.

14. Apakah Parti-Color Tourmaline dapat menunjukkan cat’s eye?

Ya, pada material dengan struktur internal yang mendukung.

15. Berapa hardness Parti-Color Tourmaline?

Sekitar 7–7.5 Mohs.

16. Berapa RI Parti-Color Tourmaline?

Umumnya sekitar 1.62–1.65, tergantung komposisi.

17. Berapa SG Parti-Color Tourmaline?

Sekitar 3.06, dengan variasi sesuai chemistry.

18. Apakah Parti-Color Tourmaline memiliki birefringence?

Ya. Tourmaline umumnya memiliki birefringence sekitar 0.018–0.040.

19. Bagaimana laboratorium mengidentifikasi Parti-Color Tourmaline?

Dengan kombinasi RI, SG, polariscope, dichroscope, mikroskop, pleochroism, birefringence, dan spectroscope.

20. Apakah RI dan SG cukup untuk menentukan Parti-Color?

RI dan SG membantu mengidentifikasi Tourmaline, tetapi tidak menentukan species maupun penyebab setiap warna.

21. Apakah XRF dapat membantu?

Ya. XRF dapat memberikan informasi mengenai unsur yang terdapat dalam material.

22. Apakah LA-ICP-MS dapat membantu?

Ya, LA-ICP-MS dapat digunakan untuk memperoleh data kimia yang membantu menentukan species Tourmaline.

23. Apakah Parti-Color Tourmaline dapat difaset?

Ya. Orientasi cutting sangat penting untuk menampilkan seluruh zona warna.

24. Mengapa orientasi cutting penting?

Karena arah potongan menentukan bagaimana zona warna terlihat pada gemstone.

25. Apakah Parti-Color Tourmaline dapat dibuat cabochon?

Ya, cabochon dapat digunakan untuk material tertentu, terutama apabila zoning atau inclusions menjadi bagian dari daya tarik material.

26. Apakah Parti-Color Tourmaline dapat mengalami treatment?

Ya (heating, irradiation, clarity enhancement, fracture filling, polymer impregnation).

27. Apakah color zoning menunjukkan treatment?

Tidak. Color zoning merupakan hasil pertumbuhan kristal dan dapat terbentuk secara natural.

28. Negara mana yang menghasilkan Parti-Color Tourmaline?

Brazil, United States, Madagascar, Mozambique, Nigeria, Afghanistan, Pakistan, Namibia.

29. Apakah origin dapat ditentukan dari pola Parti-Color?

Tidak. Pola warna saja tidak cukup untuk menentukan geographic origin.

30. Bagaimana struktur Knowledge Graph GLI untuk Parti-Color Tourmaline?

Tourmaline Supergroup → Parti-Color Tourmaline → Color Pattern. Kemudian: Parti-Color Tourmaline → Species → Elbaite / Liddicoatite / species lain sesuai chemistry, Parti-Color Tourmaline → Color Zoning → Multiple Color Zones, Parti-Color Tourmaline → Phenomenon → Pleochroism / Color Zoning / Chatoyancy, Parti-Color Tourmaline → Treatment → Heated / Irradiated / Fracture Filled / No Indications of Treatment, Parti-Color Tourmaline → Origin → Country.

Informasi Penulis

Ditulis oleh Muchlis Kumar K., PG (IGS–USA)
Gemologist, GEMS Laboratory Indonesia