Komentar GLI

Cat’s Eye Tourmaline adalah Tourmaline yang menunjukkan fenomena optik chatoyancy, yaitu munculnya satu garis cahaya terang yang bergerak di permukaan batu ketika terkena cahaya. Fenomena ini disebabkan oleh orientasi inklusi atau saluran halus yang tersusun sejajar di dalam kristal. Efek mata kucing paling baik terlihat pada batu yang dipotong cabochon dengan orientasi yang tepat.

Field Data
Species Tourmaline
Variety Cat’s Eye Tourmaline
Mineral Class Cyclosilicate
Chemical Formula Bervariasi sesuai spesies Tourmaline
Crystal System Trigonal
Crystal Habit Prismatic memanjang dengan striasi sejajar
Color Hijau, Biru, Merah Muda, Kuning, Cokelat, Abu-abu, Hitam, dan warna Tourmaline lainnya
Chromophore Bervariasi sesuai komposisi kimia spesimen
Mohs Hardness 7–7.5
Specific Gravity (SG) 2.82–3.32
Refractive Index (RI) 1.610–1.670
Birefringence 0.014–0.040
Optic Character Uniaxial (-)
Pleochroism Umumnya kuat
Cleavage Indistinct
Parting Tidak umum
Fracture Uneven hingga Conchoidal
Luster Vitreous
Transparency Transparent – Translucent
Dispersion 0.017–0.020
Fluorescence UV LW Bervariasi
Fluorescence UV SW Bervariasi
Chelsea Filter Bervariasi sesuai kromofor dominan
Magnetism Bervariasi sesuai komposisi
Common Inclusions Parallel hollow tubes, parallel needle-like inclusions, liquid inclusions, fingerprint, healed fractures, crystal inclusions

Treatment yang Ditemukan di Laboratorium

  • No Indications of Treatment
  • Heating
  • Surface Coating
  • Composite Stone

Fenomena Optik

  • Chatoyancy (Cat’s Eye)

Frequently Asked Questions (FAQ) – Cat’s Eye Tourmaline

1. Apa itu Cat’s Eye Tourmaline?

Cat’s Eye Tourmaline adalah Tourmaline yang menunjukkan fenomena optik chatoyancy berupa satu garis cahaya terang menyerupai mata kucing.

2. Apakah Cat’s Eye Tourmaline merupakan spesies?

Tidak. Cat’s Eye Tourmaline adalah Tourmaline yang memiliki fenomena optik chatoyancy, bukan spesies mineral tersendiri.

3. Apa penyebab efek mata kucing?

Efek tersebut disebabkan oleh inklusi atau saluran halus yang tersusun sejajar di dalam batu sehingga memantulkan cahaya sebagai satu garis terang.

4. Apakah semua Tourmaline dapat menunjukkan efek mata kucing?

Tidak. Hanya Tourmaline dengan orientasi inklusi tertentu yang dapat menghasilkan fenomena chatoyancy.

5. Mengapa Cat’s Eye Tourmaline dipotong cabochon?

Pemotongan cabochon membantu menampilkan garis cahaya secara maksimal sehingga fenomena chatoyancy terlihat jelas.

6. Apakah Cat’s Eye Tourmaline termasuk batu langka?

Ya. Spesimen dengan garis cahaya yang tajam, lurus, dan bergerak dengan baik relatif jarang ditemukan.

7. Apa yang menentukan kualitas Cat’s Eye Tourmaline?

Ketajaman garis cahaya, posisi garis, kejernihan batu, warna dasar, ukuran, dan kualitas pemotongan cabochon.

8. Apakah chatoyancy sama dengan asterism?

Tidak. Chatoyancy menghasilkan satu garis cahaya, sedangkan asterism menghasilkan pola bintang dengan beberapa sinar.

9. Apakah Cat’s Eye Tourmaline sering mengalami treatment?

Sebagian besar diperdagangkan tanpa treatment, meskipun treatment tertentu dapat dijumpai pada sebagian material.

10. Bagaimana laboratorium memeriksa efek mata kucing?

Laboratorium mengamati batu menggunakan sumber cahaya terarah untuk mengevaluasi kualitas dan karakteristik fenomena chatoyancy.

11. Apakah laboratorium dapat menentukan asal geografisnya?

Penentuan asal geografis memerlukan analisis lanjutan dan tidak selalu dapat dipastikan melalui pemeriksaan gemologi standar.

12. Apakah Cat’s Eye Tourmaline cocok dijadikan perhiasan?

Ya. Batu ini banyak digunakan sebagai cincin, liontin, maupun koleksi karena fenomena optiknya yang unik.

13. Apakah semua warna Tourmaline dapat menunjukkan chatoyancy?

Secara teori dapat, selama memiliki orientasi inklusi yang sesuai, meskipun beberapa warna lebih jarang ditemukan dalam bentuk Cat’s Eye.

14. Bagaimana membedakan Cat’s Eye Tourmaline dari Cat’s Eye Chrysoberyl?

Laboratorium menggunakan kombinasi sifat gemologi seperti RI, SG, birefringence, sistem kristal, karakter optik, serta karakter inklusi untuk melakukan identifikasi.

15. Mengapa pemeriksaan laboratorium diperlukan?

Karena efek mata kucing juga dapat dijumpai pada berbagai mineral lain sehingga identifikasi laboratorium diperlukan untuk memastikan jenis batu dan karakteristiknya.