🇯🇵Japan
Japan merupakan salah satu negara Asia dengan sejarah mineralogi dan gemstone yang sangat panjang. Negara ini memiliki lingkungan geologi yang kompleks akibat aktivitas subduksi, metamorfisme, vulkanisme dan aktivitas hidrotermal.
Batu yang paling penting dalam konteks gemologi Jepang adalah Jadeite atau Jadeitite, terutama dari kawasan Itoigawa–Omi di Prefektur Niigata. Material ini memiliki sejarah budaya yang sangat panjang dan pada tahun 2016 ditetapkan sebagai national stone of Japan.
Jadeitite Jepang memiliki variasi warna putih, hijau, lavender, biru, abu-abu dan hitam. Beberapa material bersifat semi-transparan dan dapat digunakan sebagai gemstone, sedangkan sebagian besar occurrence lainnya lebih penting sebagai material geologi dan mineralogi.
Selain Jadeite, Japan juga memiliki Quartz, Amethyst, Agate, Chalcedony, Garnet, Beryl, Tourmaline, Topaz, Fluorite, Opal dan berbagai mineral lainnya. Namun, sebagian besar material tersebut lebih dikenal sebagai mineral specimen atau occurrence lokal daripada sebagai komoditas gemstone massal.
Dalam GLI Knowledge Graph, Japan sangat tepat ditempatkan sebagai country hub dengan hubungan utama Jadeite → Jadeitite → Itoigawa–Omi → Subduction / Hydrothermal Environment.
🌍 Informasi Negara
| Kategori | Informasi |
|---|---|
| Nama | Japan / Jepang |
| Ibu Kota | Tokyo |
| Kawasan | Asia Timur |
| Geologi Utama | Subduction zones, high-pressure low-temperature metamorphic belts, serpentinite mélange, volcanic rocks, hydrothermal systems dan granitic environments. |
| Gemstone Utama | Jadeite, Jadeitite, Quartz, Amethyst, Agate, Chalcedony, Garnet, Beryl, Tourmaline dan Opal. |
| Mineral Khas | Jadeite, Itoigawaite, Lawsonite, Albite, Natrolite, Epidote, Garnet dan berbagai mineral hidrotermal. |
| Origin Paling Dikenal | Itoigawa–Omi, Niigata. |
| Kawasan Mineral Lain | Osayama, Wakasa, Oya, Hokkaido, Saitama, Shizuoka, Kochi dan Nagasaki. |
| Status Gemologi | Origin Jadeite yang sangat penting dengan sejarah budaya dan geologi yang unik. |
💎 Batu Permata dan Mineral Utama
| Batu / Mineral | Keterangan |
|---|---|
| Jadeite | Material gemstone paling penting dari Japan, terutama berasal dari Itoigawa–Omi di Niigata. |
| Jadeitite | Batuan yang didominasi Jadeite dan menjadi material khas dari berbagai locality Jepang. |
| Quartz | Ditemukan luas dalam berbagai lingkungan hidrotermal, vulkanik dan metamorf. |
| Amethyst | Ditemukan pada beberapa lingkungan vulkanik dan hidrotermal serta menjadi material koleksi dari beberapa locality Jepang. |
| Agate | Ditemukan terutama dalam lingkungan vulkanik dan cavity mineralization. |
| Chalcedony | Material silika mikrokristalin yang dapat ditemukan bersama Agate dan Quartz dalam batuan vulkanik. |
| Garnet | Ditemukan dalam berbagai batuan metamorf dan lingkungan mineralisasi Jepang. |
| Beryl | Ditemukan pada beberapa lingkungan pegmatite dan mineralisasi granitik. |
| Tourmaline | Ditemukan pada beberapa pegmatite dan lingkungan hidrotermal. |
| Topaz | Ditemukan pada beberapa lingkungan mineralisasi granitik dan hidrotermal. |
| Opal | Ditemukan pada beberapa lingkungan vulkanik dan hidrotermal Jepang. |
💚 Jadeite Jepang
Jadeite Jepang merupakan material yang sangat penting dalam gemologi karena memiliki kombinasi antara kelangkaan, sejarah budaya dan karakter geologi yang unik.
Kawasan Itoigawa–Omi di Prefektur Niigata merupakan sumber utama Jadeite gem-quality Jepang. Daerah Kotaki di bagian hulu Sungai Hime merupakan sumber pertama Jadeite gem-quality yang terdokumentasi secara ilmiah di Jepang.
Jadeite Jepang dapat memperlihatkan warna putih, hijau, lavender, biru, violet-blue dan hitam. Warna hijau berkaitan dengan kandungan Fe dan Cr, warna lavender dapat berkaitan dengan Ti, sedangkan material biru berhubungan dengan Ti dan Fe. Jadeitite hitam dapat mengandung inklusi Graphite.
Berbeda dengan Jadeite Myanmar yang terkenal karena material hijau transparan berkualitas sangat tinggi, Jadeite Jepang umumnya memiliki karakter yang berbeda. Sebagian besar material Jepang lebih opaque hingga semi-translucent.
Meskipun demikian, kelangkaan dan karakter alaminya membuat Jadeite Jepang memiliki nilai penting sebagai gemstone dan cultural stone.
🏔️ Itoigawa–Omi
Itoigawa–Omi merupakan locality paling penting untuk Jadeite Jepang. Kawasan ini berada di Prefektur Niigata dan mencakup area di sekitar Kotaki River, Hime River dan Omi River.
Jadeitite di kawasan ini ditemukan sebagai blok dan boulder yang berhubungan dengan serpentinite mélange. Lingkungan tersebut berkaitan dengan sejarah subduksi dan proses hidrotermal pada sistem geologi Jepang.
Beberapa boulder Jadeitite dari kawasan Kotaki dan Omi dapat berukuran sangat besar. Material Jadeite juga ditemukan dalam berbagai warna, mulai dari putih hingga hijau, lavender, biru dan hitam.
Kawasan tertentu di Itoigawa telah ditetapkan sebagai area perlindungan. Karena perlindungan tersebut, pasokan Jadeite alami dari locality utama menjadi terbatas.
📜 Sejarah Jadeite Jepang
Jadeitite telah digunakan di Jepang sejak zaman prasejarah. Artefak dari periode Jomon menunjukkan bahwa masyarakat Jepang telah menggunakan Jadeitite sebagai bahan untuk alat dan ornamen sejak ribuan tahun lalu.
Pada periode berikutnya, Jadeite digunakan untuk membuat berbagai bentuk ornamen, termasuk magatama, yaitu benda berbentuk koma yang memiliki nilai budaya dan simbolis.
Perdagangan Jadeite dari wilayah Niigata menyebar ke berbagai bagian kepulauan Jepang. Artefak Jadeite juga ditemukan di wilayah yang jauh dari sumber aslinya.
Penggunaan Jadeite kemudian mengalami penurunan dan material tersebut seolah menghilang dari kebudayaan Jepang selama sekitar seribu tahun.
Jadeitite kemudian ditemukan kembali pada tahun 1938 ketika Eizo Ito mengenali batu hijau keras di Sungai Kotaki, Itoigawa. Penelitian ilmiah terhadap material tersebut kemudian dilakukan pada tahun 1939.
Penemuan kembali tersebut menjadi titik penting dalam sejarah mineralogi modern Jepang dan kemudian mendorong penelitian lebih lanjut terhadap berbagai locality Jadeite.
🇯🇵 National Stone of Japan
Pada September 2016, Jadeite dan Jadeitite ditetapkan sebagai national stone of Japan oleh Japan Association of Mineralogical Sciences.
Pemilihan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kualitas gemstone, tetapi juga mempertimbangkan sejarah geologi, budaya dan penggunaan Jadeite di Jepang sejak zaman prasejarah.
Itoigawa menjadi pusat utama identitas tersebut karena merupakan locality paling penting untuk material gem-quality Jadeite Jepang.
Status ini membuat Jadeite memiliki posisi unik dibandingkan gemstone lain di Japan karena menghubungkan mineralogi, arkeologi, budaya dan geologi dalam satu material.
🔬 Geologi Pembentukan Jadeite
Jadeite Jepang berhubungan erat dengan lingkungan subduction. Jadeite dapat terbentuk pada kondisi tekanan tinggi dan temperatur relatif rendah yang berkaitan dengan proses subduksi lempeng.
Di Itoigawa–Omi, Jadeitite ditemukan dalam serpentinite mélange. Fluida yang berhubungan dengan proses subduksi dan serpentinization memainkan peran penting dalam pembentukan dan perubahan Jadeitite.
Penelitian geokimia menunjukkan bahwa Jadeite dari Itoigawa–Omi memiliki karakter unsur jejak yang berkaitan dengan fluida yang berasal dari proses subduksi dan interaksi fluida dengan batuan mantel yang mengalami serpentinization.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pembentukan Jadeitite di kawasan tersebut melibatkan precipitation dari fluida hidrotermal atau proses metasomatisme yang sangat kuat.
🎨 Warna Jadeite Jepang
| Warna | Karakter |
|---|---|
| Putih | Merupakan salah satu warna paling umum dan dapat memiliki kandungan Jadeite yang relatif tinggi. |
| Hijau | Dapat berhubungan dengan Fe dan Cr dalam Jadeite serta mineral penyerta. |
| Lavender | Warna lavender dapat berkaitan dengan unsur Ti dan karakter mineral penyerta. |
| Biru | Dapat berkaitan dengan kombinasi Ti dan Fe. |
| Violet-Blue | Warna yang jarang ditemukan pada material Jadeite Jepang. |
| Hitam | Dapat berhubungan dengan Graphite dan mineral penyerta lainnya. |
| Abu-abu | Warna yang ditemukan pada beberapa Jadeitite Jepang dan dapat berhubungan dengan mineral campuran. |
⛏️ Daerah Penghasil Jadeite dan Mineral
| Daerah | Keterangan Gemologi |
|---|---|
| Itoigawa | Locality utama Jadeite Jepang dan pusat sejarah Jadeite modern Jepang. |
| Omi | Wilayah penting Jadeitite di Niigata yang menghasilkan material dengan berbagai warna. |
| Kotaki | Daerah pertama yang terdokumentasi sebagai sumber Jadeite gem-quality Jepang. |
| Hashidate | Locality Jadeite penting di wilayah Itoigawa. |
| Osayama | Locality Jadeitite penting dalam studi Paleozoic Jadeitite Jepang. |
| Wakasa | Occurrence Jadeite di Prefektur Tottori dan salah satu locality western Japan. |
| Oya | Salah satu occurrence Jadeite yang tercatat dalam sistem Jadeitite Jepang. |
| Hokkaido | Jadeite-bearing rocks ditemukan dalam Kamuikotan metamorphic belt. |
| Yorii | Occurrence Jadeite-bearing rocks di Saitama, tetapi material umumnya tidak cocok untuk gemstone. |
| Chichibu | Jadeite-bearing rocks yang berhubungan dengan batuan metamorf dan serpentinite. |
| Mikkabi | Jadeite ditemukan sebagai vein putih dalam metagabbro di Shizuoka. |
| Kochi | Jadeite-bearing rocks ditemukan dalam serpentinite, tetapi umumnya tidak transparan. |
| Nagasaki | Jadeite-bearing rocks berasosiasi dengan serpentine dan occurrence terbatas. |
💎 Mineral Selain Jadeite
Walaupun Jadeite merupakan identitas gemstone paling kuat, mineralogi Jepang jauh lebih luas. Aktivitas vulkanik, hidrotermal dan metamorf menghasilkan berbagai mineral yang penting bagi kolektor dan penelitian.
Quartz ditemukan luas dalam berbagai sistem hidrotermal dan batuan vulkanik. Amethyst, Agate dan Chalcedony dapat terbentuk dalam cavity pada batuan vulkanik.
Garnet, Epidote, Lawsonite, Albite dan mineral metamorf lainnya sangat penting dalam memahami sejarah tekanan dan temperatur batuan Jepang.
Jepang juga memiliki banyak mineral langka yang pertama kali dideskripsikan dari locality lokal. Salah satu contoh yang berhubungan langsung dengan Jadeitite Itoigawa adalah Itoigawaite, mineral anggota kelompok Lawsonite.
🪨 Jadeitite dan Mineral Association
| Mineral | Hubungan dengan Jadeitite |
|---|---|
| Jadeite | Mineral utama yang membentuk Jadeitite. |
| Omphacite | Dapat hadir bersama Jadeite dan memengaruhi karakter warna serta komposisi batu. |
| Albite | Dapat ditemukan dalam Jadeite-bearing rocks dan metamorphic assemblages. |
| Natrolite | |
| Kyanite | Mineral indikator lingkungan metamorf tekanan tinggi. |
| Graphite | Dapat menjadi inclusion pada Jadeitite hitam. |
| Lawsonite | Mineral penting dalam studi metamorfisme tekanan tinggi dan rendah temperatur. |
| Itoigawaite | Mineral langka anggota kelompok Lawsonite yang pertama kali ditemukan pada Jadeitite Itoigawa–Omi. |
📈 Industri Batu Permata
Industri gemstone Japan berbeda dengan negara penghasil Jadeite utama seperti Myanmar. Japan tidak memiliki produksi Jadeite rough dalam jumlah besar untuk pasar internasional.
Sebagian besar Jadeite Itoigawa berasal dari locality yang memiliki perlindungan dan nilai konservasi tinggi. Kondisi tersebut membuat material alami dari sumber utama relatif terbatas.
Nilai Jadeite Jepang banyak ditentukan oleh warna, translucency, texture, komposisi mineral, ukuran, bentuk, kualitas polishing dan provenance locality.
Selain gemstone, Japan memiliki pasar mineral specimen yang kuat. Kristal Quartz, Amethyst, Agate, mineral vulkanik dan mineral langka juga memiliki nilai bagi kolektor.
🔬 Catatan Gemologi
Jadeite Jepang dapat memiliki kandungan Jadeite yang tinggi, terutama material dari Itoigawa–Omi, tetapi tekstur dan transparansinya sangat bervariasi.
Identifikasi Jadeite tidak cukup hanya berdasarkan warna. Pemeriksaan gemologi dapat mempertimbangkan RI, SG, microscopic texture, aggregate structure, inclusions dan karakter optik.
Jadeite dapat bercampur atau berasosiasi dengan Omphacite, Albite, Natrolite, Kyanite, Graphite dan mineral lainnya. Karena itu, karakter material perlu dibaca secara keseluruhan.
Untuk pemeriksaan GLI, RI dan SG membantu identifikasi material tetapi tidak dapat digunakan sendirian untuk menetapkan origin Japan.
Geographic origin memerlukan pendekatan yang lebih luas dengan membandingkan karakter internal, mineral association, chemistry dan reference material dari locality yang diketahui.
🌋 Lingkungan Pembentukan
| Lingkungan Geologi | Gemstone / Mineral Terkait |
|---|---|
| Subduction Zone | Jadeite, Jadeitite, Lawsonite, Kyanite dan mineral tekanan tinggi. |
| Serpentinite Mélange | Jadeitite, Jadeite, Omphacite, Natrolite dan mineral terkait. |
| High-Pressure Low-Temperature Metamorphism | Jadeite, Lawsonite, Kyanite, Epidote dan mineral metamorf lainnya. |
| Hydrothermal System | Quartz, Jadeite, Natrolite, Calcite dan berbagai mineral hidrotermal. |
| Volcanic Environment | Amethyst, Agate, Chalcedony, Quartz dan Zeolite. |
| Granitic / Pegmatitic Environment | Beryl, Tourmaline, Topaz, Quartz dan Feldspar. |
🌏 Peranan Japan dalam Dunia Gemologi
Japan memiliki posisi unik karena satu negara menghasilkan hubungan yang sangat kuat antara gemstone, subduction geology dan budaya manusia.
Jadeite Itoigawa bukan hanya material gemstone. Batu tersebut juga merupakan bagian dari sejarah manusia Jepang sejak periode Jomon dan menjadi national stone Japan.
Dari perspektif geologi, Jadeitite Jepang memberikan informasi penting mengenai proses pembentukan mineral pada lingkungan subduksi dan interaksi fluida dengan batuan mantel.
Dari perspektif gemologi, Japan memberikan contoh bahwa sebuah gemstone dapat memiliki nilai tinggi bukan hanya karena transparency atau warna, tetapi juga karena rarity, locality, geological significance dan cultural history.
⭐ Fakta Menarik
- Jadeite merupakan gemstone paling penting dalam identitas gemologi Japan.
- Jadeite dan Jadeitite ditetapkan sebagai national stone of Japan pada tahun 2016.
- Itoigawa–Omi merupakan sumber utama Jadeite gem-quality Japan.
- Kotaki merupakan salah satu locality paling penting dalam sejarah Jadeite Jepang.
- Jadeitite ditemukan kembali di Itoigawa pada tahun 1938.
- Penelitian ilmiah terhadap Jadeitite tersebut dilakukan pada tahun 1939.
- Jadeitite Jepang telah digunakan sejak zaman Jomon.
- Magatama merupakan salah satu bentuk ornamen tradisional yang dibuat dari Jadeitite.
- Jadeite Jepang dapat berwarna putih, hijau, lavender, biru, violet-blue, abu-abu dan hitam.
- Jadeitite hitam dapat mengandung Graphite.
- Jadeitite Itoigawa berhubungan dengan serpentinite mélange.
- Proses pembentukan Jadeitite Jepang berkaitan dengan fluida hidrotermal dan lingkungan subduksi.
- Jadeite-bearing rocks juga ditemukan di Hokkaido, Saitama, Shizuoka, Kochi, Nagasaki dan beberapa wilayah lainnya.
- Tidak semua Jadeite occurrence Jepang memiliki kualitas yang sesuai untuk gemstone.
- Itoigawaite merupakan mineral langka yang pertama kali ditemukan pada Jadeitite Itoigawa–Omi.
- Japan memiliki berbagai occurrence Quartz, Amethyst, Agate dan Chalcedony.
- Lingkungan vulkanik Jepang menghasilkan banyak mineral cavity-filling.
- Japan memiliki salah satu contoh hubungan paling kuat antara gemstone dan subduction geology.
- Jadeite Japan memiliki nilai budaya selain nilai gemologis.
- Japan sangat tepat dijadikan country hub untuk hubungan Jadeite → Jadeitite → Subduction → Itoigawa–Omi.
🔗 Batu Permata dan Mineral Terkait
Dalam GLI Knowledge Graph, halaman Japan menghubungkan gemstone dan mineral berdasarkan species, variety, geological environment, locality dan mineral association.
📌 Ringkasan Japan sebagai Negara Penghasil Batu Permata
| Kategori | Informasi |
|---|---|
| Negara | Japan |
| Kawasan | Asia Timur |
| Geologi Dominan | Subduction zones, high-pressure low-temperature metamorphism, serpentinite mélange, volcanic rocks dan hydrothermal systems. |
| Gemstone Utama | Jadeite, Jadeitite, Quartz, Amethyst, Agate, Chalcedony, Garnet, Beryl dan Tourmaline. |
| Locality Utama | Itoigawa, Omi, Kotaki, Hashidate, Osayama, Wakasa, Oya, Hokkaido, Saitama, Shizuoka, Kochi dan Nagasaki. |
| Gemstone Style | Jadeite, collector gemstone, mineral specimen dan volcanic gemstone material. |
| Origin Paling Khas | Jadeite–Jadeitite dari Itoigawa–Omi. |
| Status Dunia | Salah satu origin Jadeite paling penting di luar Myanmar serta national stone Japan. |
❓ Frequently Asked Questions (FAQ)
1. Apakah Japan menghasilkan batu permata?
Ya. Japan menghasilkan Jadeite, Quartz, Amethyst, Agate, Chalcedony, Garnet, Beryl, Tourmaline dan berbagai mineral koleksi.
2. Apa batu permata paling terkenal dari Japan?
Jadeite merupakan batu permata paling penting dan paling kuat dalam identitas gemologi Japan.
3. Di mana Jadeite Japan ditemukan?
Locality paling penting berada di Itoigawa–Omi, Prefektur Niigata.
4. Apa itu Jadeitite Japan?
Jadeitite adalah batuan yang didominasi mineral Jadeite dan merupakan material khas dari beberapa locality Jepang.
5. Apakah Jadeite merupakan national stone Japan?
Ya. Jadeite dan Jadeitite ditetapkan sebagai national stone Japan pada September 2016.
6. Kapan Jadeite Itoigawa ditemukan kembali?
Jadeitite Itoigawa ditemukan kembali pada tahun 1938 oleh Eizo Ito di kawasan Sungai Kotaki.
7. Apakah Jadeite Jepang memiliki banyak warna?
Ya. Warna yang ditemukan antara lain putih, hijau, lavender, biru, violet-blue, abu-abu dan hitam.
8. Apakah Jadeite Jepang sama dengan Jadeite Myanmar?
Keduanya merupakan mineral Jadeite, tetapi karakter material, tekstur, warna, transparansi dan geological environment dapat berbeda.
9. Apakah Jadeite Japan berkualitas gem?
Sebagian material Itoigawa–Omi memiliki kualitas gemstone, tetapi banyak Jadeite-bearing rocks Jepang lainnya tidak memiliki transparansi atau kualitas yang sesuai untuk perhiasan.
10. Apa hubungan Jadeite Japan dengan subduction?
Jadeitite Jepang berhubungan erat dengan lingkungan subduksi dan proses fluida pada kondisi tekanan tinggi dan temperatur relatif rendah.
11. Apa itu serpentinite mélange?
Serpentinite mélange merupakan kumpulan batuan yang mengandung material serpentinite dan blok batuan lain yang terbentuk dalam lingkungan tektonik kompleks, termasuk zona subduksi.
12. Apakah Jadeite Japan mengandung Omphacite?
Ya. Omphacite dapat hadir bersama Jadeite dan menjadi bagian dari mineral assemblage Jadeitite.
13. Apakah Jadeite hitam Japan mengandung Graphite?
Beberapa Jadeitite hitam Jepang dapat mengandung inklusi Graphite yang berkontribusi terhadap warna gelap.
14. Apa itu Itoigawaite?
Itoigawaite merupakan mineral langka anggota kelompok Lawsonite yang pertama kali ditemukan pada Jadeitite dari kawasan Itoigawa–Omi.
15. Apakah Japan menghasilkan Amethyst?
Ya. Amethyst ditemukan pada beberapa lingkungan vulkanik dan hidrotermal Jepang.
16. Apakah Japan menghasilkan Agate dan Chalcedony?
Ya. Keduanya dapat ditemukan terutama pada cavity dan lingkungan vulkanik.
17. Apakah Japan menghasilkan Tourmaline dan Beryl?
Ya. Occurrence Tourmaline dan Beryl ditemukan pada beberapa lingkungan pegmatite dan mineralisasi granitik.
18. Apakah RI dan SG dapat menentukan Jadeite berasal dari Japan?
Tidak. RI dan SG membantu identifikasi material tetapi tidak cukup untuk menentukan geographic origin.
19. Apakah inclusion membantu membedakan Jadeite Japan?
Ya. Inclusion, texture, mineral association dan komposisi kimia dapat memberikan informasi tambahan dalam studi origin.
20. Mengapa Japan penting dalam GLI Knowledge Graph?
Japan memiliki hubungan yang sangat kuat antara Jadeite, Jadeitite, subduction geology, Itoigawa–Omi dan sejarah budaya sehingga sangat cocok sebagai country hub gemologi.
📚 Referensi
- Gems & Gemology – Japanese Jadeite: History, Characteristics, and Comparison with Other Sources
- Journal of Mineralogical and Petrological Sciences – Jadeitite from Itoigawa, Niigata Prefecture
- Journal of Mineralogical and Petrological Sciences – Early Paleozoic Jadeitites in Japan
- Japan Association of Mineralogical Sciences
- Fossa Magna Museum, Itoigawa
- Government of Japan – Jadeite, A Representative Stone of Japan
- Mineralogical Magazine – Itoigawaite
🌍 Negara Penghasil Batu Permata Lainnya
Menuju Knowledge Graph GLI
Dalam GLI Knowledge Base, halaman Japan berfungsi sebagai country hub yang menghubungkan Jadeite dan Jadeitite dengan geological environment, locality, mineral association dan sejarah budaya.
Hub utama:
Japan → Jadeite → Jadeitite → Itoigawa–Omi
Japan → Jadeite → Kotaki → Niigata
Japan → Jadeitite → Serpentinite Mélange → Subduction
Japan → Jadeitite → Hydrothermal Fluid → Itoigawa–Omi
Japan → Jadeite → National Stone → Japanese Culture
Pendekatan country-centric architecture memperkuat hubungan country → gemstone → species → variety → geological environment → locality → mineral association → cultural history dalam GLI Knowledge Graph.
📝 Kesimpulan
Japan merupakan negara dengan identitas gemologi yang sangat kuat pada Jadeite dan Jadeitite. Itoigawa–Omi di Niigata merupakan locality paling penting dan menjadi pusat sejarah Jadeite modern Jepang.
Jadeite Jepang memiliki variasi warna putih, hijau, lavender, biru dan hitam serta terbentuk dalam lingkungan geologi yang berkaitan dengan subduction, serpentinite mélange dan aktivitas hidrotermal.
Selain nilai gemstone, Jadeite memiliki sejarah budaya yang sangat panjang di Jepang dan telah digunakan sejak zaman Jomon. Penetapannya sebagai national stone of Japan semakin memperkuat posisi material ini dalam identitas negara.
Bagi GEMS Laboratory Indonesia (GLI), Japan sangat tepat ditempatkan sebagai country hub Jadeite, dengan jalur utama Japan → Jadeite → Jadeitite → Itoigawa–Omi → Subduction / Hydrothermal Environment.