โ–ผ ๐ŸŒˆ
Seam Opal

๐Ÿ’ฌ Komentar GLI

Seam Opal adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan opal yang terdapat dalam bentuk seam, lapisan tipis, atau pengisian pada fracture dan vein di dalam host rock.

Dalam nomenklatur gemologi, Seam Opal bukan species atau variety mineral baru. Istilah ini lebih tepat dipahami sebagai designation berdasarkan geological occurrence atau mode of formation.

Seam opal dapat terdiri dari precious opal yang menunjukkan play-of-color, common opal atau potch yang tidak menunjukkan play-of-color, maupun campuran dari keduanya.

Seam Opal berbeda dari Boulder Opal. Pada boulder opal, opal secara alami melekat pada atau mengisi bagian dari ironstone host. Seam opal lebih menekankan bentuk kemunculan opal sebagai seam atau lapisan dalam batuan.

Seam opal juga tidak boleh langsung dianggap sebagai doublet. Jika seam tersebut merupakan material alami yang terbentuk di dalam lingkungan geologi, host rock atau material sekitarnya merupakan bagian dari konteks alami. Doublet adalah konstruksi composite yang dibuat dengan menyatukan material menggunakan adhesive.

Dalam pemeriksaan GLI, perhatian utama adalah memastikan apakah seam tersebut merupakan struktur alami, apakah bagian opalnya menunjukkan play-of-color, serta apakah terdapat indikasi composite construction atau treatment.

baca selanjutnya >>>>

๐Ÿ“– Overview

Seam Opal merupakan opal yang terbentuk atau ditemukan dalam bentuk seam, lapisan, vein atau pengisian fracture pada batuan pembawa opal.

Opal merupakan hydrated silica dengan formula SiO2ยทnH2O. Opal umumnya bersifat amorphous hingga poorly crystalline dan tidak mempunyai sistem kristal seperti quartz.

Seam opal banyak dikenal dari beberapa lapangan opal Australia. Di Lightning Ridge dan beberapa outlying fields seperti Grawin, Glengarry dan Sheepyard, opal dapat ditemukan dalam bentuk seam pada claystone dan batuan sedimen terkait.

Dalam kondisi tertentu, seam dapat membentuk lembaran atau plate yang relatif datar. Seam juga dapat mengikuti fracture network sehingga bentuknya tidak selalu berupa satu lapisan lurus dan sederhana.

Bagian opal dalam seam dapat berupa precious opal, potch, atau kombinasi keduanya. Karena itu, istilah Seam Opal tidak otomatis berarti batu tersebut mempunyai play-of-color.

Jika seam memperlihatkan play-of-color, fenomena tersebut dicatat sebagai optical phenomenon. Sementara Seam Opal tetap merupakan designation berdasarkan bentuk atau geological occurrence.

๐Ÿ’Ž Klasifikasi Knowledge Base GLI
Parameter Karakter
Mineral Group Silica
Species / Material Opal
Occurrence Designation Seam Opal
Geological Occurrence Seam, layer, fracture atau vein dalam host rock
Possible Opal Type Precious Opal, Common Opal, Potch atau campuran
Optical Phenomenon Play-of-Color jika bagian opalnya merupakan Precious Opal
Geographic Origin Bervariasi; istilah Seam Opal tidak menunjukkan locality tertentu
Nomenclature Status Geological occurrence / descriptive designation

Posisi nomenklatur GLI: Seam Opal bukan species atau variety baru. Istilah ini menjelaskan bagaimana opal ditemukan atau terbentuk dalam lingkungan geologi.

Opal โ†’ Geological Occurrence โ†’ Seam Opal โ†’ Possible Precious Opal / Common Opal

Jika bagian seam menunjukkan play-of-color, fenomena tersebut harus dicatat terpisah sebagai Optical Phenomenon.

๐Ÿ“ Spesifikasi Mineral

Mineral Group : Silica
Species / Material : Opal
Occurrence Designation : Seam Opal
Chemical Formula : SiO2ยทnH2O
Crystal Structure : Amorphous / Poorly Crystalline
Hardness : Sekitar 5 โ€“ 6.5 Mohs
Refractive Index (RI) : Sekitar 1.37 โ€“ 1.47
Specific Gravity (SG) : Sekitar 2.15 dengan variasi
Birefringence : Umumnya none pada opal amorphous
Luster : Resinous hingga Vitreous
Transparency : Transparent hingga Opaque
Color : Bervariasi, tergantung bodycolor dan material yang berasosiasi

Nilai RI dan SG merupakan karakter umum opal dan bukan nilai diagnostik khusus untuk Seam Opal. Jika specimen masih mengandung host rock atau material lain, hasil SG dan karakter optik keseluruhan dapat dipengaruhi oleh komponen tersebut.

Seam Opal bukan komposisi kimia tersendiri. Karena itu, spesifikasi mineral terutama mengikuti karakter material opal yang terdapat pada seam.

๐ŸŒ Geographic Origin

Istilah Seam Opal tidak menunjukkan satu geographic origin tertentu. Seam opal dapat ditemukan pada beberapa lapangan opal dan lingkungan geologi yang berbeda.

Australia merupakan sumber penting seam opal. Di wilayah Lightning Ridge, New South Wales, opal terutama ditemukan pada claystone, siltstone dan clayish sandstone berumur Early Cretaceous. Selain nodules, opal juga ditemukan dalam bentuk seams di beberapa outlying fields.

Seam opal juga dikenal pada sejumlah lapangan opal lain di Australia, termasuk lingkungan sedimen di South Australia dan Queensland.

Pada beberapa wilayah western Queensland, seam opal dilaporkan ditemukan sebagai lapisan horizontal atau lembaran dalam clay atau sandstone. Geological occurrence tersebut berbeda dengan boulder opal yang secara khas berasosiasi dengan siliceous ironstone concretions.

Nama locality seperti Lightning Ridge, Coober Pedy atau Queensland harus diperlakukan sebagai geographic designation, bukan sebagai bagian dari definisi Seam Opal.

Geographic origin tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan bentuk seam, warna, RI atau SG. Penentuan origin memerlukan kombinasi karakter gemologi, inclusion, host rock, struktur dan data geological context apabila pemeriksaan origin dilakukan.

๐Ÿงช Treatments

Seam structure itu sendiri bukan treatment. Jika opal secara alami terbentuk dalam seam, fracture atau vein pada host rock, struktur tersebut merupakan bagian dari geological occurrence.

Namun, material seam opal yang telah dipotong dan diproses dapat mengalami berbagai enhancement atau composite construction. Kemungkinan yang perlu diperiksa antara lain:

  • ๐ŸŽจ Dye / Colour Enhancement
  • ๐Ÿงด Oil atau Polymer Impregnation
  • ๐ŸŽจ Surface Coating
  • ๐Ÿ’Ž Doublet Construction
  • ๐Ÿ’Ž Triplet Construction

Opal yang secara alami ditemukan sebagai seam dapat sangat tipis. Dalam industri perhiasan, material opal yang tipis dapat digunakan dalam konstruksi assembled stone agar lebih kuat atau lebih mudah digunakan sebagai cabochon.

Karena itu, adanya backing pada sebuah batu tidak otomatis berarti seam tersebut merupakan artificial material. Pemeriksaan harus menentukan apakah backing merupakan bagian alami dari specimen atau merupakan bagian yang sengaja direkatkan.

GLI tidak menyatakan suatu Seam Opal treated hanya berdasarkan warna, body tone atau appearance. Kesimpulan treatment harus didukung indikasi laboratorium.

โœจ Optical Phenomena

Fenomena optik yang paling penting pada Seam Opal adalah Play-of-Color, apabila bagian opalnya merupakan Precious Opal.

Play-of-color terjadi akibat interaksi cahaya dengan struktur internal opal yang memiliki keteraturan pada skala mikroskopis. Difraksi menghasilkan warna-warna spektral yang dapat berubah ketika arah pengamatan berubah.

Warna yang dapat terlihat antara lain:

  • ๐Ÿ”ด Red
  • ๐ŸŸ  Orange
  • ๐ŸŸก Yellow
  • ๐ŸŸข Green
  • ๐Ÿ”ต Blue
  • ๐ŸŸฃ Violet

Pada seam opal, play-of-color dapat mengikuti bentuk seam atau fracture sehingga pola warna dapat terlihat sebagai garis, pita, patch, broad flash atau pola lain tergantung struktur internal material.

Tidak semua Seam Opal menunjukkan play-of-color. Seam dapat berisi potch atau common opal yang tidak memperlihatkan fenomena tersebut.

Karena itu:

Seam Opal = geological occurrence
Play-of-Color = optical phenomenon

๐Ÿ”ฌ Identification

Identifikasi Seam Opal dilakukan dengan dua tahap utama: memastikan karakter material opal dan kemudian mengevaluasi apakah struktur seam merupakan occurrence alami atau bagian dari konstruksi buatan.

Pemeriksaan laboratorium dapat meliputi:

  • ๐Ÿ‘๏ธ Visual Observation
  • ๐Ÿ“ Refractive Index
  • โš–๏ธ Specific Gravity
  • ๐Ÿ’Ž Mohs Hardness
  • ๐Ÿ’ก UV 365 nm sebagai data pendukung
  • ๐Ÿ”ฌ Microscope Examination
  • ๐ŸŒˆ Play-of-Color Examination
  • ๐Ÿชจ Host Rock Examination
  • ๐Ÿงฉ Seam / Fracture Structure
  • ๐Ÿงช Treatment Indicators
  • ๐Ÿ’Ž Doublet / Triplet Examination

Pada pemeriksaan mikroskop, seam dapat diamati untuk melihat hubungan antara opal dengan material host, batas fracture, lapisan, cavity, potch dan precious opal.

Seam alami dapat menunjukkan hubungan geologis dengan host rock yang berbeda dari garis adhesive pada assembled stone.

Pada doublet atau triplet, pemeriksaan profil atau mikroskop dapat menemukan interface antara lapisan, adhesive, backing atau transparent cap.

RI dan SG dapat membantu mengidentifikasi opal, tetapi tidak cukup untuk menentukan bahwa specimen merupakan Seam Opal atau berasal dari locality tertentu.

UV 365 nm dapat digunakan sebagai informasi pendukung. Respons UV tidak boleh digunakan sendirian untuk menentukan natural origin, geographic origin atau treatment.

Jika specimen menunjukkan play-of-color, evaluasi harus dilakukan dengan menggerakkan batu di bawah pencahayaan terkontrol. Fenomena tersebut kemudian dicatat terpisah dari geological occurrence Seam Opal.

๐Ÿงฌ Related Man-Made Materials

Beberapa material atau konstruksi dapat menyerupai Seam Opal, terutama ketika opal alami yang sangat tipis digunakan dalam assembled stone.

  • ๐Ÿงช Synthetic Opal
  • ๐Ÿงช Opal Simulants
  • ๐Ÿ’Ž Opal Doublet
  • ๐Ÿ’Ž Opal Triplet
  • ๐Ÿงช Glass Imitation
  • ๐Ÿงช Plastic / Resin Imitation
  • ๐Ÿงช Dyed Material

Synthetic opal dapat menunjukkan play-of-color, sehingga keberadaan warna spektral saja tidak cukup untuk membuktikan natural origin.

Doublet dapat menggunakan lapisan opal alami yang tipis kemudian diberi backing. Karena itu, opal alami yang digunakan dalam doublet tetap merupakan natural opal, tetapi specimen keseluruhannya merupakan composite.

Triplet dapat terdiri dari lapisan opal tipis dengan backing dan transparent cap. Struktur tersebut harus dibedakan dari seam opal natural yang tidak mengalami konstruksi assembled.

Hal penting dalam pemeriksaan adalah membedakan:

  • ๐ŸŒฟ Natural Seam Opal โ€“ geological occurrence.
  • ๐Ÿ’Ž Natural Opal Doublet โ€“ natural opal yang digunakan dalam composite construction.
  • ๐Ÿงช Synthetic Opal โ€“ opal yang dibuat melalui proses pertumbuhan buatan.
  • ๐ŸŽจ Treated Opal โ€“ natural atau synthetic material yang mengalami enhancement tertentu.

๐Ÿ›ก๏ธ Care & Cleaning

Seam Opal mempunyai karakter perawatan yang serupa dengan opal lainnya, tetapi specimen yang sangat tipis atau mempunyai fracture dan struktur tidak seragam membutuhkan perhatian tambahan.

  • ๐Ÿงผ Bersihkan menggunakan air dan sabun lembut.
  • ๐Ÿชฅ Gunakan kain lembut atau sikat berbulu halus.
  • ๐Ÿšซ Hindari ultrasonic cleaner.
  • ๐Ÿšซ Hindari steam cleaner.
  • ๐ŸŒก๏ธ Hindari perubahan temperatur secara tiba-tiba.
  • ๐Ÿ’ฅ Hindari benturan keras.
  • ๐Ÿงด Hindari bahan kimia keras.
  • ๐Ÿ“ฆ Simpan terpisah dari gemstone dengan hardness lebih tinggi.

Jika Seam Opal merupakan material tipis yang telah digunakan dalam doublet atau triplet, perawatan harus mempertimbangkan kestabilan adhesive dan lapisan composite.

Jika specimen mengalami treatment seperti dye, impregnation, coating atau enhancement lainnya, panas dan bahan kimia dapat memengaruhi stabilitas treatment.

๐Ÿ”— Related Articles

๐Ÿ“š References
  • ๐Ÿ“– GIA โ€“ New Australian Opal Fields
  • ๐Ÿ“– GIA โ€“ Lightning Ridge: The World Capital of Fine Black Opal
  • ๐Ÿ“– GIA โ€“ Australia Opal Fields Expedition
  • ๐Ÿ“– Opal Association โ€“ Opal Dictionary
  • ๐Ÿ“– Opal Academy โ€“ Opal Nomenclature
  • ๐Ÿ“– Opal Academy โ€“ Geological Classification
  • ๐Ÿ“– Minerals โ€“ Timing of Opalization at Lightning Ridge, Australia
  • ๐Ÿ“– Australian Gemmologist โ€“ Geological studies of Australian opal fields
  • ๐Ÿ“– GLI Research & Testing Database

Ditulis oleh Muchlis Kumar K., PG (IGSโ€“USA) โ€“ Gemologist, GEMS Laboratory Indonesia