Komentar GLI

Cyprine adalah species mineral langka dari Vesuvianite Group yang kaya Copper (Cu2+). Cyprine memiliki warna yang umumnya blue hingga bluish green, tetapi material tertentu juga dapat menunjukkan warna green, dark red, hingga lilac. Nama Cyprine berasal dari bahasa Latin cuprum yang berarti copper, mengacu pada kandungan tembaga dalam struktur mineralnya.

Secara historis, nama Cyprine pertama kali digunakan untuk material blue Cu-bearing Vesuvianite dari Kleppan, Sauland, Telemark, Norway. Selama waktu yang panjang Cyprine dianggap sebagai varietas atau bentuk berwarna dari Vesuvianite. Namun penelitian struktur kristal menunjukkan bahwa Cu2+ dapat menjadi kation dominan pada situs Y1, sehingga Cyprine kemudian diakui sebagai species mineral tersendiri dalam Vesuvianite Group. IMA menyetujui status species tersebut pada 2015, dan deskripsi formalnya dipublikasikan pada 2017.

Formula IMA Cyprine adalah: Ca19Cu2+(Al,Mg,Mn)12Si18O69(OH)9.

Kandungan Cu2+ yang teratur pada struktur kristal merupakan karakter penting yang membedakan Cyprine dari Vesuvianite biasa. Karena itu, warna biru saja tidak cukup untuk menyatakan suatu material sebagai Cyprine. Beberapa material yang secara historis disebut “blue Cyprine” ternyata tidak memiliki kandungan Cu yang cukup untuk memenuhi definisi species Cyprine modern.

Dalam gemologi, Cyprine merupakan material yang sangat menarik karena warna birunya yang langka, tetapi juga cukup menantang untuk diidentifikasi. Pemeriksaan RI, SG, polariscope, dichroscope, mikroskop, serta analisis kimia atau spektroskopi bila diperlukan dapat membantu membedakan Cyprine dari blue Vesuvianite, Blue Beryl, Blue Tourmaline, Tanzanite, dan mineral biru lainnya.

GEMS Laboratory Indonesia (GLI Lab) dapat mengidentifikasi Cyprine melalui kombinasi karakter gemologi dan, untuk konfirmasi species, pemeriksaan komposisi kimia terutama keberadaan Cu2+.

Gambaran Umum

Cyprine merupakan mineral langka dalam Vesuvianite Group yang secara kimia memiliki dominasi Cu2+ pada situs tertentu dalam struktur kristalnya. Berbeda dengan Green Vesuvianite, Yellow Vesuvianite, Brown Vesuvianite, Purple Vesuvianite, dan Chrome Vesuvianite, Cyprine bukan sekadar nama warna atau varietas Vesuvianite, melainkan species mineral tersendiri.

Warna Cyprine yang telah dilaporkan meliputi:

  • Blue
  • Pale Blue
  • Bluish Green
  • Green
  • Dark Red
  • Lilac

Material type specimen dari Wessels Mine, South Africa memiliki variasi warna yang lebih luas daripada gambaran historis Cyprine sebagai mineral biru.

Cyprine memiliki struktur kristal tetragonal, hardness sekitar 6½ Mohs, dan density sekitar 3.40 g/cm3. Material dapat transparan dengan kilap vitreous hingga sub-vitreous.

Secara geologi, Cyprine ditemukan dalam lingkungan metamorf dan mineralisasi yang berkaitan dengan Vesuvianite Group, terutama pada assemblage kaya Ca-Al yang dapat mengandung mineral seperti Grossular, Diopside, Calcite, dan mineral skarn lainnya.

Spesifikasi Mineral

Field Data
Species Cyprine
Mineral Group Vesuvianite Group
Mineral Class Sorosilicate
Chemical Formula Ca19Cu2+(Al,Mg,Mn)12Si18O69(OH)9
Crystal System Tetragonal
Crystal Habit Prismatic
Color Blue, Pale Blue, Bluish Green, Green, Dark Red, Lilac
Chromophore Cu2+; Mn may contribute to some colors
Mohs Hardness 6–6½
Specific Gravity (SG) Approximately 3.40
Refractive Index (RI) nω ≈ 1.744; nε ≈ 1.732
Birefringence Up to approximately 0.012
Optic Character Uniaxial (−)
Cleavage None Observed
Fracture Irregular, Uneven, Splintery, Hackly, Sub-Conchoidal
Luster Vitreous – Sub-Vitreous
Transparency Transparent
Fluorescence Variable / generally not diagnostic
Pleochroism Strong
Common Inclusions Mineral inclusions, growth features, fractures

Data mineralogi modern mencatat RI sekitar nω 1.744(2) dan nε 1.732(2), dengan birefringence maksimum sekitar 0.012. Cyprine juga menunjukkan strong pleochroism pada material berwarna.

Treatment yang Ditemukan di Laboratorium

Cyprine merupakan mineral koleksi yang sangat jarang dan umumnya ditemukan sebagai material natural tanpa treatment.

Status yang dapat ditemukan:

Tidak ada treatment komersial standar yang menjadi ciri utama Cyprine. Warna biru tidak boleh langsung dianggap sebagai hasil treatment, karena warna dapat berkaitan dengan kandungan Cu2+ yang merupakan karakter struktural species Cyprine.

Treatment harus diperiksa dan dilaporkan terpisah dari identifikasi material.

Fenomena Optik

Cyprine dapat menunjukkan karakter optik yang menarik:

  • Strong Pleochroism
  • Vitreous Luster
  • Birefringence
  • Color Zoning
  • Internal Growth Features
  • Facet Doubling pada material tertentu

Pleochroism merupakan salah satu karakter penting. Pada material Cyprine yang sangat berwarna, perubahan warna dapat terlihat jelas tergantung orientasi kristal. Data Mindat mencatat pleochroism dari dark purple hingga pale red dan pada arah lain dapat berubah menuju reddish brown hingga pale yellowish brown, khususnya pada material type yang berwarna kuat.

Birefringence dapat mencapai sekitar 0.012, sehingga pada material transparan tertentu, doubling facet dapat terlihat.

Identifikasi Laboratorium

Identifikasi Cyprine sebaiknya dilakukan secara bertahap:

Pemeriksaan Gemologi Dasar:

  • Refractive Index (RI)
  • Specific Gravity (SG)
  • Polariscope
  • Dichroscope
  • Mikroskop Gemologi
  • Pemeriksaan birefringence
  • Pemeriksaan pleochroism
  • Spectroscope
  • UV fluorescence

Pemeriksaan Lanjutan (untuk konfirmasi species):

  • XRF
  • Electron Microprobe / EPMA
  • Analisis kimia
  • Spectroscopy

Karakter paling penting adalah dominasi Cu2+ pada situs Y1 dalam struktur kristal. Definisi modern Cyprine mensyaratkan karakter struktural tersebut, sehingga warna biru saja tidak cukup.

Cyprine perlu dibedakan dari:

Batu dan Material yang Sering Disalahartikan sebagai Cyprine

Material yang dapat memiliki penampilan serupa antara lain:

Blue Vesuvianite merupakan pembanding paling penting secara mineralogi karena istilah Cyprine secara historis pernah digunakan secara luas untuk blue Vesuvianite, meskipun tidak semua material tersebut memenuhi definisi species Cyprine modern.

Negara Penghasil

Cyprine memiliki locality yang jauh lebih terbatas dibandingkan Vesuvianite. Beberapa locality penting meliputi:

Wessels Mine, Northern Cape, South Africa merupakan type locality Cyprine menurut klasifikasi mineral modern. Material dari locality ini menjadi dasar deskripsi species Cyprine yang diakui IMA.

Kleppan, Sauland, Telemark, Norway merupakan locality historis yang sangat penting karena dari wilayah inilah Berzelius pertama kali memperkenalkan nama Cyprine untuk blue copper-bearing Vesuvianite.

Material dari Franklin, New Jersey, United States juga dilaporkan memiliki kandungan Cu2+ yang cukup untuk memenuhi karakter Cyprine menurut definisi modern.

Origin harus dicatat berdasarkan locality yang dapat diverifikasi.

Perawatan

Cyprine memiliki hardness sekitar 6–6½ Mohs dan bersifat brittle.

  • Bersihkan dengan air hangat dan sabun ringan.
  • Hindari benturan keras.
  • Hindari perubahan temperatur ekstrem.
  • Hindari steam.
  • Hindari ultrasonic apabila terdapat fracture atau inclusion signifikan.
  • Simpan terpisah dari batu yang lebih keras.
  • Hindari penggunaan sebagai cincin untuk aktivitas berat.
  • Gunakan protective setting pada jewelry.

Karena Cyprine merupakan mineral koleksi yang sangat langka, spesimen kristal sebaiknya diperlakukan sebagai collector mineral daripada digunakan pada jewelry yang menerima benturan tinggi.

Related Articles (Knowledge Graph Hub)

Vesuvianite Group: Vesuvianite | Idocrase | Cyprine

Related Blue Gemstones: Blue Beryl | Blue Tourmaline | Tanzanite | Blue Sapphire | Blue Spinel

Related Minerals: Grossular | Epidote | Clinozoisite | Diopside | Wollastonite

Optical Properties: Pleochroism | Birefringence | Uniaxial

Treatment: No Indications of Treatment | Heated

Origin: South Africa | Norway | United States | Afghanistan

Referensi

  • CIBJO Blue Book – Gemstones
  • GIA Gem Reference Guide
  • Mineralogical Society of America – Handbook of Mineralogy: Cyprine
  • Mindat.org Mineral Database – Cyprine
  • Panikorovskii et al. (2017) – Cyprine, Ca19Cu2+(Al,Mg,Mn)12Si18O69(OH)9, a new vesuvianite-group mineral from the Wessels mine, South Africa
  • Fitzgerald, Rheingold & Leavens (1986) – Crystal structure of a Cu-bearing Vesuvianite
  • GEMS Laboratory Indonesia Research Database

FAQ Cyprine

1. Apa yang dimaksud dengan Cyprine?

Cyprine adalah species mineral langka yang kaya Cu2+ dan termasuk dalam Vesuvianite Group.

2. Apakah Cyprine merupakan species mineral resmi?

Ya. Cyprine merupakan species mineral yang disetujui IMA pada 2015 dan deskripsi formalnya dipublikasikan pada 2017.

3. Apakah Cyprine sama dengan Vesuvianite?

Tidak. Cyprine dan Vesuvianite sama-sama berada dalam Vesuvianite Group, tetapi Cyprine adalah species tersendiri dengan dominasi Cu2+ pada situs struktural tertentu.

4. Mengapa dahulu Cyprine dianggap sebagai varietas Vesuvianite?

Karena nama Cyprine pada awalnya digunakan secara luas untuk material blue copper-bearing Vesuvianite sebelum definisi species modern ditetapkan berdasarkan struktur kristal dan kriteria komposisi kimia.

5. Apa formula kimia Cyprine?

Formula IMA: Ca19Cu2+(Al,Mg,Mn)12Si18O69(OH)9.

6. Apa unsur utama yang membedakan Cyprine?

Copper (Cu2+). Ini adalah karakter struktural utama yang membedakan Cyprine dari Vesuvianite biasa.

7. Apa warna Cyprine?

Warna yang dilaporkan meliputi Blue, Pale Blue, Bluish Green, Green, Dark Red, dan Lilac.

8. Berapa hardness Cyprine?

Sekitar 6–6½ Mohs.

9. Berapa SG Cyprine?

Density yang tercatat sekitar 3.40 g/cm3.

10. Berapa RI Cyprine?

nω ≈ 1.744; nε ≈ 1.732.

11. Apakah Cyprine memiliki birefringence?

Ya. Birefringence sekitar 0.012.

12. Apakah Cyprine memiliki pleochroism?

Ya. Cyprine menunjukkan strong pleochroism pada material yang memiliki warna kuat.

13. Apakah Cyprine dapat difaset?

Ya, namun sangat jarang. Kebanyakan spesimen lebih berharga sebagai mineral koleksi.

14. Apakah Cyprine mengalami treatment?

Umumnya natural. Tidak ada treatment komersial standar yang umum dilakukan pada material sangat langka ini.

15. Bagaimana laboratorium mengidentifikasi Cyprine?

Laboratorium mengidentifikasi Cyprine melalui kombinasi gemologi dasar dan konfirmasi kimia (analisis keberadaan Cu2+).

16. Apakah warna biru membuktikan suatu batu adalah Cyprine?

Tidak. Warna biru tidak cukup karena blue Vesuvianite belum tentu memenuhi definisi species Cyprine modern.

17. Apa type locality Cyprine?

Wessels Mine, Northern Cape, South Africa.

18. Apakah Cyprine memiliki nilai koleksi?

Ya. Material ini sangat langka dan dihargai tinggi oleh kolektor mineral.

19. Apakah Cyprine perlu dibuat sebagai artikel terpisah dari Vesuvianite?

Ya. Karena Cyprine merupakan species mineral resmi, GLI sebaiknya memiliki artikel tersendiri.

20. Bagaimana sebaiknya Cyprine dicatat dalam database GLI?

Struktur yang tepat: Species: Cyprine, Synonym: Idocrase, Mineral Group: Vesuvianite Group, Mineral Class: Sorosilicate, Chemical Formula: Ca₁₉Cu²⁺(Al,Mg,Mn)₁₂Si₁₈O₆₉(OH)₉, Crystal System: Tetragonal, Color: Blue/Green/Red/Lilac, Treatment: dicatat terpisah, Phenomenon: Pleochroism, Origin: dicatat berdasarkan locality yang dapat dibuktikan. Hubungan: Vesuvianite → Idocrase (Synonym). Cyprine adalah species resmi IMA, bukan varietas Vesuvianite.

Informasi Penulis

Ditulis oleh Muchlis Kumar K., PG (IGS–USA)
Gemologist, GEMS Laboratory Indonesia