Komentar GLI
Peruvian Blue Opal adalah blue common opal yang berasal dari Peru, terutama dikenal dari warna biru hingga blue-green. Dalam klasifikasi GLI, istilah Peruvian menunjukkan geographic origin, sedangkan Blue Opal merupakan nama berdasarkan warna dan karakter material.
Berbeda dengan precious opal, Peruvian Blue Opal umumnya merupakan common opal yang tidak menunjukkan play-of-color. Nilai visualnya terutama berasal dari warna bodycolor biru, blue-green atau aquamarine dan kadang-kadang adanya matrix atau pola internal.
GIA pernah memeriksa blue opal dari Lily Mine, Ica, Peru, dan memperoleh RI 1.45 serta SG 2.11 pada specimen yang diuji. Data ini berguna sebagai referensi laboratorium, tetapi bukan batas mutlak untuk seluruh Peruvian Blue Opal.
Gambaran Umum
Peruvian Blue Opal merupakan salah satu material opal berwarna khas dari Amerika Selatan. Peruvian opal dikenal dalam warna pastel blue, green dan pink, dan sebagian besar merupakan common opal tanpa play-of-color.
Material blue opal dapat ditemukan dalam bentuk opaque, translucent hingga semitransparent. Material yang lebih tembus cahaya biasanya lebih menarik untuk cabochon dan koleksi.
Peruvian Blue Opal juga dapat memiliki warna yang sedikit greenish blue atau blue-green. Pada beberapa material dapat ditemukan matrix atau inklusi yang menjadi bagian dari penampilan natural batu.
Klasifikasi Knowledge Base GLI
| Level | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Mineral Group | Opal | Hydrated silica |
| Species / Material | Opal | SiO₂·nH₂O |
| Variety / Type | Blue Common Opal | Dibedakan terutama berdasarkan bodycolor |
| Origin | Peru | Geographic origin |
| Locality | Andes / Acari / Ica localities | Locality dapat berbeda menurut deposit |
| Trade Name | Peruvian Blue Opal | Origin + color designation |
Spesifikasi Gemologi
| Parameter | Data |
|---|---|
| Material | Opal |
| Chemical Formula | SiO₂·nH₂O |
| Crystal System | Amorphous |
| RI | ± 1.37–1.47; GIA sample: 1.45 |
| SG | ± 2.15; GIA sample: 2.11 |
| Hardness | 5–6.5 Mohs |
| Luster | Waxy hingga vitreous |
| Transparency | Opaque hingga semitransparent / translucent |
| Bodycolor | Blue hingga blue-green |
| Phenomenon | Umumnya tanpa play-of-color |
Nilai RI dan SG adalah kisaran referensi. GIA melaporkan satu specimen blue opal dari Lily Mine, Ica, Peru dengan RI 1.45 dan SG 2.11.
Warna Peruvian Blue Opal
Warna Peruvian Blue Opal dapat berada dari pale blue, aquamarine, turquoise hingga greenish blue.
Warna biru pada material Peruvian Blue Opal dikaitkan dengan unsur dan mineral jejak dalam lingkungan pembentukannya. Karena itu, distribusi warna dapat terlihat tidak sepenuhnya seragam pada material natural.
Common Opal dan Play-of-Color
Sebagian besar Peruvian Blue Opal termasuk common opal. Artinya, batu dinilai berdasarkan warna bodycolor dan karakter material, bukan berdasarkan play-of-color seperti precious opal.
Jika ditemukan area dengan efek warna tertentu, pemeriksaan tetap diperlukan untuk menentukan apakah benar merupakan play-of-color atau hanya efek opalescence, scattering atau struktur internal.
Locality Peruvian Blue Opal
Peruvian opal berasal dari berbagai locality di Peru. GIA mendokumentasikan Acari Mine di Arequipa sebagai salah satu sumber blue opal dan juga mencatat Lily Mine di Ica yang menghasilkan blue opal.
Karena terdapat beberapa deposit, istilah Peruvian Blue Opal sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai nama satu tambang tertentu. Locality perlu dicatat secara terpisah apabila asal tambang diketahui.
Identifikasi Laboratorium
- RI: membantu mengidentifikasi material sebagai opal.
- SG: mendukung identifikasi dan membedakan dari beberapa material imitasi.
- Microscope: memeriksa matrix, inclusions, fractures dan struktur internal.
- Transparency: dicatat dari opaque hingga transparent sesuai specimen.
- Color Distribution: diperiksa untuk melihat pola warna natural atau indikasi treatment.
- UV: dapat digunakan sebagai pemeriksaan tambahan.
- Polariscope: membantu melihat karakter optik dan strain.
Pada specimen dari Lily Mine yang diperiksa GIA, respons fluorescence terhadap UV tercatat sangat lemah bluish-green dan tidak menunjukkan phosphorescence.
Peruvian Blue Opal vs Larimar
| Karakter | Peruvian Blue Opal | Larimar |
|---|---|---|
| Material | Opal | Pectolite |
| Composition | Hydrated silica | Calcium sodium silicate hydroxide |
| Origin | Peru | Dominican Republic |
| Identification | RI / SG / microscope | Berbeda berdasarkan RI, SG dan karakter internal |
Warna biru yang mirip tidak berarti kedua material merupakan mineral yang sama. Larimar adalah pectolite, sedangkan Peruvian Blue Opal merupakan hydrated silica.
Material yang Sering Disalahartikan
- Larimar
- Chrysocolla
- Gem Silica
- Turquoise
- Dyed Chalcedony
- Dyed Howlite
- Dyed Magnesite
- Blue Glass
- Other Blue Common Opal
Warna biru saja tidak cukup untuk menentukan identitas material. Peruvian Blue Opal perlu dibedakan dari material biru lainnya menggunakan parameter gemologi.
Treatment dan Imitasi
Peruvian Blue Opal natural memiliki warna yang berasal dari material pembentuknya, tetapi keberadaan treatment tidak boleh diasumsikan hanya berdasarkan nama perdagangan.
Pada material blue opal di pasaran, kemungkinan dyeing atau material imitation perlu diperiksa terutama jika warna terlihat terlalu seragam, terlalu kuat atau terkonsentrasi pada fractures dan pori.
Perawatan
- Hindari benturan keras.
- Hindari goresan dari material yang lebih keras.
- Hindari panas ekstrem.
- Hindari ultrasonic cleaner.
- Hindari steam cleaner.
- Bersihkan dengan kain lembut dan air sabun ringan.
- Simpan terpisah dari batu dengan hardness lebih tinggi.
Kunci Knowledge Base GLI
- Mineral Group: Opal
- Species / Material: Opal
- Variety / Type: Blue Common Opal
- Origin: Peru
- Locality: Andes / Acari / Ica and other deposits
- Trade Name: Peruvian Blue Opal
- Chemical Formula: SiO₂·nH₂O
- Crystal System: Amorphous
- RI: ±1.37–1.47; GIA sample 1.45
- SG: ±2.15; GIA sample 2.11
- Hardness: 5–6.5 Mohs
- Bodycolor: Blue / Blue-Green
- Phenomenon: Generally no play-of-color
- Possible Treatment: Check dye / enhancement where indicated
Opal → Blue Common Opal → Origin: Peru → Locality → Bodycolor → Transparency / Matrix → RI / SG / Microscope → Treatment / Imitation → Quality
FAQ Peruvian Blue Opal
1. Apa itu Peruvian Blue Opal?
Peruvian Blue Opal adalah blue opal yang berasal dari Peru. Istilah Peruvian menunjukkan geographic origin, sedangkan Blue Opal menunjukkan warna utama material.
2. Apakah Peruvian Blue Opal merupakan species mineral tersendiri?
Bukan. Peruvian Blue Opal tetap merupakan opal. Nama Peruvian Blue Opal merupakan kombinasi origin dan warna material.
3. Dari negara mana Peruvian Blue Opal berasal?
Peruvian Blue Opal berasal dari Peru, Amerika Selatan.
4. Apa warna khas Peruvian Blue Opal?
Warna umumnya berada pada rentang biru, pale blue, blue-green hingga greenish blue. Intensitas warna dapat berbeda antar specimen.
5. Apakah Peruvian Blue Opal termasuk common opal?
Umumnya ya. Peruvian Blue Opal pada umumnya merupakan common opal yang tidak menunjukkan play-of-color seperti precious opal.
6. Apakah Peruvian Blue Opal memiliki play-of-color?
Umumnya tidak. Nilai visualnya terutama berasal dari bodycolor biru atau blue-green. Jika terlihat permainan warna, pemeriksaan diperlukan untuk menentukan apakah benar play-of-color atau efek optik lainnya.
7. Apakah Peruvian Blue Opal bisa translucent?
Ya. Material dapat ditemukan dari opaque hingga translucent atau semitransparent, tergantung specimen.
8. Berapa RI Peruvian Blue Opal?
RI opal umumnya sekitar 1.37–1.47. GIA melaporkan satu specimen blue opal dari Lily Mine, Ica, Peru dengan RI sekitar 1.45.
9. Berapa SG Peruvian Blue Opal?
SG opal umumnya sekitar 2.15. Pada specimen blue opal dari Lily Mine yang diperiksa GIA, SG tercatat sekitar 2.11.
10. Berapa hardness Peruvian Blue Opal?
Hardness opal berada sekitar 5–6.5 Mohs, sehingga perlu dijaga dari benturan dan goresan.
11. Apakah Peruvian Blue Opal sama dengan Larimar?
Tidak. Peruvian Blue Opal merupakan opal atau hydrated silica, sedangkan Larimar merupakan varietas pectolite. Keduanya dapat memiliki warna biru tetapi memiliki karakter gemologi berbeda.
12. Apakah Peruvian Blue Opal sama dengan Turquoise?
Tidak. Turquoise merupakan mineral fosfat, sedangkan Peruvian Blue Opal merupakan hydrated silica. Pemeriksaan RI, SG dan karakter internal dapat membantu membedakannya.
13. Apakah Peruvian Blue Opal dapat memiliki matrix?
Ya. Beberapa material dapat memperlihatkan matrix atau material host yang menjadi bagian dari penampilan natural specimen.
14. Dari locality mana Peruvian Blue Opal berasal?
Blue opal Peru ditemukan pada beberapa locality. GIA mendokumentasikan material dari Acari Mine, Arequipa dan Lily Mine, Ica. Karena terdapat beberapa deposit, nama Peruvian Blue Opal tidak otomatis menunjuk satu tambang tertentu.
15. Apakah warna biru membuktikan opal berasal dari Peru?
Tidak. Warna biru hanya merupakan karakter bodycolor. Geographic origin tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan warna.
16. Bagaimana cara mengidentifikasi Peruvian Blue Opal di laboratorium?
Pemeriksaan dapat meliputi RI, SG, microscope, transparency, bodycolor, UV dan karakter internal. Penentuan origin membutuhkan evaluasi lebih lanjut dan tidak cukup hanya dari warna.
17. Apakah Peruvian Blue Opal bisa mengalami dyeing?
Bisa saja ditemukan material yang telah diberi warna. Jika warna terlihat terlalu kuat, terlalu seragam atau terkonsentrasi pada fractures dan pori, pemeriksaan terhadap kemungkinan dye dapat dilakukan.
18. Apakah UV dapat memastikan Peruvian Blue Opal natural?
Tidak. Respons UV merupakan pemeriksaan tambahan dan tidak dapat digunakan sendirian untuk menentukan natural origin atau treatment.
19. Bagaimana cara merawat Peruvian Blue Opal?
Hindari benturan keras, panas ekstrem, ultrasonic cleaner dan steam cleaner. Bersihkan secara lembut dan simpan terpisah dari batu dengan hardness lebih tinggi.
20. Bagaimana struktur Peruvian Blue Opal dalam Knowledge Base GLI?
Opal → Blue Common Opal → Origin: Peru → Locality → Bodycolor → Transparency / Matrix → RI / SG / Microscope → Treatment / Imitation → Quality.
Informasi Penulis
Ditulis oleh Muchlis Kumar K., PG (IGS–USA)
Gemologist, GEMS Laboratory Indonesia