Komentar GLI

Bi-color Sapphire adalah varietas Sapphire alami yang menampilkan dua warna berbeda dalam satu kristal akibat proses pertumbuhan alami (natural color zoning). Kombinasi warna dapat berupa biru-kuning, biru-hijau, hijau-kuning, merah muda-ungu, dan kombinasi alami lainnya. Perubahan warna tersebut terbentuk selama pertumbuhan kristal dan bukan merupakan hasil pewarnaan.

Field Data
Mineral Group Corundum Group
Species Corundum
Gem Variety Sapphire
Special Variety Bi-color Sapphire
Optical Characteristic Natural Bi-color Zoning
Mineral Class Oxide
Chemical Formula Al₂O₃
Crystal System Trigonal
Crystal Habit Barrel-shaped, Prismatic, Tabular
Color Blue-Yellow, Blue-Green, Green-Yellow, Pink-Purple, Pink-Orange and Other Natural Two-color Combinations
Chromophore Fe, Ti, Cr, V (Depending on Color)
Mohs Hardness 9
Specific Gravity (SG) 3.95–4.10
Refractive Index (RI) 1.759–1.770
Birefringence 0.008–0.010
Optic Character Uniaxial (-)
Pleochroism Weak to Moderate
Cleavage None
Parting Rhombohedral
Fracture Conchoidal to Uneven
Luster Vitreous
Transparency Transparent to Translucent
Dispersion 0.018
Fluorescence UV LW Color Dependent
Fluorescence UV SW Color Dependent
Common Inclusions Growth Zoning, Rutile Silk, Crystal Inclusions, Needles, Fingerprints

Treatment yang Dilaporkan

  • No Indications of Treatment
  • Heating
  • Surface Diffusion
  • Beryllium Diffusion (Certain Specimens)
  • Fracture Filling (Rare)
  • Synthetic Material Exists

Karakteristik Khusus

  • Natural Bi-color Zoning
  • Two Distinct Colors in One Crystal
  • Natural Growth Zoning

Frequently Asked Questions (FAQ) – Bi-color Sapphire

1. Apa itu Bi-color Sapphire?

Bi-color Sapphire adalah Sapphire alami yang memiliki dua warna berbeda dalam satu kristal akibat zoning warna alami.

2. Apa penyebab dua warna tersebut?

Perbedaan warna terjadi karena perubahan konsentrasi unsur jejak selama pertumbuhan kristal di alam.

3. Apakah dua warna tersebut merupakan hasil treatment?

Tidak. Pada Bi-color Sapphire alami, kedua warna terbentuk secara alami selama proses kristalisasi.

4. Apa perbedaan Bi-color Sapphire dengan Parti Sapphire?

Bi-color Sapphire memiliki dua warna dominan, sedangkan Parti Sapphire umumnya menampilkan tiga atau lebih zona warna alami atau pola warna yang lebih kompleks.

5. Apakah semua Bi-color Sapphire memiliki kombinasi warna yang sama?

Tidak. Setiap batu memiliki kombinasi dan distribusi warna yang unik.

6. Apakah Bi-color Sapphire tergolong langka?

Ya. Spesimen dengan batas warna yang jelas dan menarik relatif lebih jarang ditemukan dibandingkan Sapphire satu warna.

7. Apakah laboratorium dapat membedakan zoning alami dari treatment?

Ya. Pemeriksaan gemologi dapat membantu mengevaluasi apakah distribusi warna terbentuk secara alami atau dipengaruhi treatment.

8. Apakah Bi-color Sapphire dapat mengalami treatment?

Ya. Sama seperti Sapphire lainnya, Bi-color Sapphire dapat mengalami treatment sehingga pemeriksaan laboratorium tetap diperlukan.

9. Bagaimana laboratorium mengidentifikasi Bi-color Sapphire?

Melalui pemeriksaan sifat gemologi, pola zoning warna, karakter inklusi, serta evaluasi kemungkinan treatment.

10. Mengapa pemeriksaan laboratorium diperlukan?

Untuk memastikan identitas batu, mendeteksi treatment, dan mendokumentasikan karakter warna alami yang dimiliki batu tersebut.