Komentar GLI
Violet Spinel adalah varietas Spinel (MgAl₂O₄) yang memiliki warna ungu kebiruan hingga biru keunguan (bluish violet). Warna khasnya umumnya dihasilkan oleh kombinasi Iron (Fe²⁺) dengan Chromium (Cr³⁺), dan pada beberapa spesimen dapat dipengaruhi oleh jejak Cobalt (Co²⁺). Violet Spinel dikenal memiliki kejernihan yang baik, kilau vitreous yang tinggi, serta umumnya diperdagangkan tanpa treatment. Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk membedakannya dari Violet Sapphire, Tanzanite, Iolite, maupun Spinel sintetis.
| Field | Data |
|---|---|
| Species | Spinel |
| Variety | Violet Spinel |
| Mineral Class | Oxide |
| Chemical Formula | MgAl₂O₄ |
| Crystal System | Cubic (Isometric) |
| Crystal Habit | Octahedral, Granular |
| Color | Violet, Bluish Violet, Violet Kebiruan |
| Chromophore | Iron (Fe²⁺), Chromium (Cr³⁺) |
| Mohs Hardness | 8 |
| Specific Gravity (SG) | 3.58–3.66 |
| Refractive Index (RI) | 1.718–1.725 |
| Birefringence | None (Isotropic) |
| Optic Character | Isotropic |
| Pleochroism | None |
| Cleavage | None |
| Parting | Tidak ada |
| Fracture | Conchoidal hingga Uneven |
| Luster | Vitreous |
| Transparency | Transparent – Translucent |
| Dispersion | 0.020 |
| Fluorescence UV LW | Umumnya inert hingga lemah |
| Fluorescence UV SW | Umumnya inert |
| Chelsea Filter | Tidak menunjukkan respons khas |
| Magnetism | Lemah hingga sedang |
| Common Inclusions | Octahedral crystal, fingerprint, healed fracture, negative crystal, growth zoning, needle |
Treatment yang Ditemukan di Laboratorium
- No Indications of Treatment
- Surface Coating
- Composite Stone
Fenomena Optik
- Tidak ada fenomena optik yang umum dijumpai pada Violet Spinel.
Frequently Asked Questions (FAQ) – Violet Spinel
1. Apa yang dimaksud dengan Violet Spinel?
Violet Spinel adalah varietas Spinel yang memiliki warna ungu kebiruan hingga biru keunguan.
2. Apa penyebab warna Violet Spinel?
Warna umumnya dihasilkan oleh kombinasi Iron (Fe²⁺) dan Chromium (Cr³⁺).
3. Apa perbedaan Violet Spinel dan Purple Spinel?
Purple Spinel didominasi warna ungu, sedangkan Violet Spinel memiliki komponen biru yang lebih kuat sehingga tampak ungu kebiruan.
4. Apa perbedaan Violet Spinel dan Tanzanite?
Keduanya memiliki warna yang dapat tampak serupa, tetapi berbeda dalam komposisi kimia, sistem kristal, RI, SG, dan pleokroisme.
5. Apakah Violet Spinel sering mengalami treatment?
Sebagian besar Violet Spinel alami diperdagangkan tanpa treatment.
6. Apakah Violet Spinel sintetis tersedia?
Ya. Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk membedakan Violet Spinel alami dan sintetis.
7. Apakah Violet Spinel memiliki pleokroisme?
Tidak. Spinel merupakan mineral kubik sehingga tidak menunjukkan pleokroisme.
8. Apakah Violet Spinel menunjukkan fluoresensi?
Sebagian besar bersifat inert atau hanya menunjukkan fluoresensi lemah.
9. Negara mana yang menghasilkan Violet Spinel?
Myanmar, Sri Lanka, Tanzania, Vietnam, Madagascar, Tajikistan, dan Afghanistan merupakan beberapa sumber Violet Spinel.
10. Bagaimana laboratorium membedakan Violet Spinel dan Violet Sapphire?
Perbedaan dilakukan melalui pemeriksaan sifat optik, RI, SG, sistem kristal, serta karakter inklusi.
11. Apakah Violet Spinel cocok digunakan sebagai perhiasan?
Ya. Dengan kekerasan 8 pada skala Mohs, Violet Spinel sangat baik digunakan untuk berbagai jenis perhiasan.
12. Apa faktor yang menentukan kualitas Violet Spinel?
Kualitas dipengaruhi oleh intensitas warna violet, kejernihan, ukuran, kualitas pemotongan, dan tidak adanya treatment.
13. Apakah Violet Spinel termasuk batu langka?
Violet Spinel berkualitas tinggi relatif lebih jarang dibandingkan beberapa warna Spinel lainnya.
14. Mengapa Violet Spinel diminati kolektor?
Karena memiliki warna ungu kebiruan yang unik, kilau tinggi, dan umumnya diperdagangkan tanpa treatment.
15. Mengapa pemeriksaan laboratorium diperlukan?
Karena Violet Spinel dapat menyerupai Violet Sapphire, Tanzanite, Iolite, maupun material sintetis sehingga identifikasi laboratorium diperlukan untuk memastikan jenis dan keasliannya.