Komentar GLI

Lizardite adalah mineral species dalam Serpentine Subgroup dari Kaolinite-Serpentine Group. Lizardite merupakan phyllosilicate magnesium silicate hydroxide dengan formula ideal Mg3Si2O5(OH)4.

Lizardite merupakan salah satu dari tiga species utama dalam Serpentine Subgroup bersama Antigorite dan Chrysotile. Ketiganya mempunyai komposisi kimia yang sangat mirip, tetapi berbeda dalam struktur kristal dan karakter pembentukannya.

Lizardite umumnya berwarna green, brown, light yellow hingga white, dengan luster resinous, waxy atau greasy. Mineral ini relatif lunak dengan hardness sekitar 2.5 Mohs dan density sekitar 2.55 g/cm³.

Dalam gemologi, Lizardite penting karena dapat menjadi komponen utama pada material yang dipasarkan sebagai serpentine atau serpentine jade. Material Lizardite dapat mempunyai appearance hijau yang menarik dan dapat dipoles menjadi cabochon, carving, beads atau ornamental stone.

Namun, identifikasi Lizardite tidak selalu dapat dilakukan hanya dengan RI atau SG karena sifat fisiknya dapat overlap dengan Antigorite dan Chrysotile. GIA menunjukkan bahwa identifikasi ketiga mineral serpentine tersebut melalui pemeriksaan optik dapat sulit karena kemiripan sifat dan adanya intergrowth berukuran sangat kecil. Raman spectroscopy dapat membantu memastikan species mineral.

Struktur GLI: Silicates → Phyllosilicates → Kaolinite-Serpentine Group → Serpentine Subgroup → Lizardite

Natural ≠ Untreated.

Gambaran Umum

Lizardite merupakan mineral serpentine yang secara geologi sangat umum dan merupakan species yang secara volumetrik penting dalam Serpentine Subgroup. Mineral ini banyak terbentuk pada batuan ultramafic yang mengalami serpentinization dan retrograde metamorphism.

Lizardite dapat menggantikan mineral primer seperti olivine dan orthopyroxene pada batuan ultramafic. Mineral ini juga dapat ditemukan pada beberapa magnesian skarn.

Secara visual, Lizardite dapat mempunyai:

  • Green color
  • Brown color
  • Light yellow color
  • White color
  • Waxy appearance
  • Greasy appearance
  • Resinous luster
  • Translucent hingga opaque appearance

Dalam material ornamental, Lizardite dapat membentuk massa compact atau fine-grained yang dapat dipoles. Sebagian material dapat menunjukkan veining atau intergrowth dengan mineral lain seperti carbonate, quartz, chlorite dan chrysotile.

Klasifikasi Mineral

Parameter Data
Mineral Group Silicates
Mineral Class Phyllosilicates
Group Kaolinite-Serpentine Group
Subgroup Serpentine Subgroup
Species Lizardite
Formula Mg3Si2O5(OH)4
Crystal System Trigonal; polytypes also include hexagonal and other structural forms
Optical Character Biaxial (-)
RI nα 1.541–1.5625; nβ 1.565; nγ 1.553–1.568
Birefringence Approximately 0.006–0.012
SG / Density Approximately 2.55 g/cm³ measured; 2.57 g/cm³ calculated
Hardness Approximately 2.5 Mohs
Tenacity Flexible
Fracture Irregular/Uneven, Conchoidal, Sub-Conchoidal
Luster Resinous–Waxy–Greasy
Streak White
Typical Color Green–Brown–Light Yellow–White
Transparency Translucent

Nilai RI Lizardite mempunyai variasi yang cukup lebar. Karena itu, untuk identifikasi gemologi sebaiknya tidak menggunakan satu angka RI tunggal sebagai nilai absolut.

Struktur GLI

Silicates → Phyllosilicates → Kaolinite-Serpentine Group → Serpentine Subgroup → Lizardite

  • Lizardite = Mineral Species
  • Antigorite = Species berbeda
  • Chrysotile = Species berbeda
  • Serpentine = Nama subgroup / istilah umum untuk material serpentine
  • Serpentinite = Rock yang terutama terdiri dari mineral serpentine-group

Dalam Knowledge Base GLI, Lizardite tidak ditempatkan sebagai variety dari Antigorite. Lizardite merupakan species mineral tersendiri dalam Serpentine Subgroup.

Lizardite vs Antigorite vs Chrysotile

Parameter Lizardite Antigorite Chrysotile
Species Lizardite Antigorite Chrysotile
Typical Structure Massive / Fine-grained / Platy Lamellar / Foliated Fibrous / Tubular
Hardness ~2.5 ~3.5–4 ~2.5–3
SG ~2.55 ~2.50–2.60 ~2.53–2.55
RI ~1.541–1.568 ~1.53–1.575 ~1.545–1.571
Birefringence ~0.006–0.012 ~0.005–0.006 ~0.001–0.008
Main Character Massive / platy serpentine Lamellar serpentine Fibrous serpentine

Perbedaan struktur merupakan salah satu petunjuk penting. Lizardite umumnya massive, fine-grained atau platy; Antigorite lebih dikenal dengan struktur lamellar; sedangkan Chrysotile mempunyai struktur fibrous atau tubular.

Penyebab Warna & Karakteristik Fisik

  • Warna:
    green, brown, light yellow hingga white.
  • Komposisi:
    formula ideal Mg3Si2O5(OH)4.
  • Impurities:
    Al, Fe dan Ni dapat hadir sebagai impurities dan memengaruhi karakter material.
  • Nickel:
    Lizardite dapat membentuk hubungan komposisional dengan Lizardite-Népouite Series pada material yang kaya nickel.
  • Texture:
    massive, fine-grained, platy atau scaly.
  • Luster:
    resinous, waxy hingga greasy.
  • Tenacity:
    flexible; crystal dan scales dapat ditekuk dengan relatif mudah.
  • Hardness:
    sekitar 2.5 Mohs.

Fenomena Optik & Gemological Significance

Lizardite bukan terutama dikenal sebagai phenomenal gemstone. Nilai visualnya lebih banyak berasal dari warna, translucency, waxy appearance, texture dan pola internal.

  • Color Zoning:
    dapat terjadi akibat variasi komposisi atau distribusi mineral penyerta.
  • Veining:
    vein putih, abu-abu atau mineral lain dapat memberikan pola ornamental.
  • Mottling:
    material fine-grained dapat menunjukkan pola mottled atau cloudy.
  • Silky Appearance:
    struktur platy atau intergrowth tertentu dapat memberikan appearance silky.
  • Chatoyancy:
    fenomena cat’s-eye dapat terjadi pada material serpentine apabila terdapat struktur atau inclusions yang cukup terorientasi, tetapi bukan karakter diagnostik utama Lizardite.

Geologi & Geographic Origin

  • Geological Formation:
    Lizardite terutama terbentuk melalui serpentinization dan retrograde metamorphism yang melibatkan batuan ultramafic.
  • Host Rocks:
    dapat menggantikan olivine dan orthopyroxene dalam batuan ultramafic serta ditemukan pada beberapa magnesian skarn.
  • Type Locality:
    Type locality Lizardite berada di Kennack Cove, Lizard Peninsula, Cornwall, England, UK.
  • Co-Type Locality:
    North shore of Lake Superior, Minnesota, USA juga tercatat sebagai co-type locality.
  • Distribution:
    Lizardite ditemukan pada banyak serpentinite bodies di berbagai wilayah dunia, termasuk Europe, North America dan berbagai kompleks ultramafic lainnya.

Origin ≠ Quality.
Nama locality tidak otomatis menunjukkan kualitas atau identitas suatu material serpentine. Penentuan geographic origin harus dipisahkan dari identifikasi species.

Treatment yang Dapat Ditemukan

Lizardite sebagai mineral natural tidak memiliki treatment khusus yang menjadi karakter species. Status natural dan treatment harus diperiksa secara terpisah.

  • Polishing:
    permukaan Lizardite dapat dipoles untuk meningkatkan luster dan appearance.
  • Impregnation / Stabilization:
    pada material serpentine yang porous atau fractured, impregnation atau stabilization dapat digunakan untuk meningkatkan durability atau appearance.
  • Dyeing:
    material serpentine tertentu dapat mengalami pewarnaan untuk mengubah atau memperkuat warna.
  • Waxing:
    wax dapat digunakan pada material tertentu untuk meningkatkan luster permukaan.

Treatment tersebut tidak boleh diasumsikan hanya berdasarkan penampilan. Setiap treatment harus dinyatakan berdasarkan evidence pemeriksaan.

Natural ≠ Untreated.

Identifikasi Laboratorium

Identifikasi Lizardite membutuhkan kombinasi beberapa parameter karena RI, SG dan optical properties dapat overlap dengan mineral serpentine lainnya.

  • RI:
    nilai yang tercatat sekitar nα 1.541–1.5625, nβ 1.565 dan nγ 1.553–1.568.
  • SG:
    sekitar 2.55 g/cm³ measured.
  • Hardness:
    sekitar 2.5 Mohs.
  • Microscope:
    digunakan untuk mengamati texture, platy structure, scales, veining, inclusions dan intergrowth.
  • Polariscope:
    dapat menunjukkan sifat anisotropik, tetapi tidak selalu cukup untuk menentukan species secara tunggal.
  • UV:
    bukan parameter utama untuk menentukan Lizardite.
  • Raman Spectroscopy:
    dapat membantu membedakan Lizardite dari Antigorite dan Chrysotile.
  • XRD:
    dapat digunakan untuk memastikan struktur mineral ketika identifikasi species diperlukan.

GIA menunjukkan bahwa lizardite, antigorite dan chrysotile dapat sulit dibedakan secara petrographic karena kemiripan optical properties dan adanya intergrowth submicroscopic. Pada material yang diteliti GIA, Raman spectroscopy berhasil mengidentifikasi lizardite berdasarkan karakter spektralnya.

Lizardite vs Jadeite vs Nephrite

Parameter Lizardite Jadeite Nephrite
RI ~1.541–1.568 ~1.66–1.68 ~1.60–1.63
SG ~2.55 ~3.34 ~2.90–3.10
Hardness ~2.5 ~6.5–7 ~6–6.5
Typical Appearance Waxy / Greasy / Fine-grained Granular / Interlocking Fibrous / Felted

Perbedaan RI, SG dan hardness sangat membantu membedakan Lizardite dari Jadeite maupun Nephrite. Material Lizardite yang berwarna hijau tidak boleh langsung disebut jade hanya berdasarkan appearance.

Catatan Keselamatan

Lizardite sendiri tidak identik dengan Chrysotile asbestos.
Namun, material Lizardite dapat mengandung atau berintergrowth dengan Chrysotile, terutama dalam bentuk vein fibrous.

Karena itu, material yang menunjukkan serat putih atau fibrous structure tidak boleh langsung diproses dengan cara grinding, cutting atau sanding sebelum karakter mineralnya dipastikan.

  • Hindari menghasilkan debu dari material fibrous yang belum teridentifikasi.
  • Jangan menggunakan compressed air untuk membersihkan serat atau debu mineral.
  • Jika terdapat dugaan Chrysotile, gunakan prosedur handling yang sesuai untuk material asbestos.
  • Identifikasi mineral fibrous sebaiknya dilakukan sebelum proses mekanis.

Perawatan Lizardite

Dengan hardness sekitar 2.5 Mohs, Lizardite relatif lunak dan mudah tergores. Material yang telah dipoles sebaiknya tidak digunakan dalam kondisi yang banyak mengalami abrasion atau impact.

Disarankan:

  • Membersihkan dengan kain lembut.
  • Menggunakan air hangat dan sabun ringan.
  • Menyimpan terpisah dari gemstone yang lebih keras.
  • Menghindari benturan keras.
  • Memeriksa kondisi permukaan apabila material digunakan sebagai jewelry.

Hindari:

  • Abrasive materials.
  • Grinding atau sanding yang tidak diperlukan.
  • Benturan keras.
  • Bahan kimia agresif.
  • Ultrasonic atau steam apabila material telah mengalami impregnation, waxing atau stabilization.

Related Articles

Serpentine |
Antigorite |
Chrysotile |
Bowenite |
Williamsite |
Serpentinite |
Jadeite |
Nephrite |
Demantoid |
Chromite |
Magnetite

Kunci Nomenklatur GLI & Posisi dalam Knowledge Base

Lizardite = Mineral Species, bukan variety dari Antigorite maupun Chrysotile.

  • Mineral Group: Silicates
  • Mineral Class: Phyllosilicates
  • Mineral Family: Kaolinite-Serpentine Group
  • Subgroup: Serpentine Subgroup
  • Species: Lizardite
  • Formula: Mg3Si2O5(OH)4
  • Crystal System: Trigonal; polytypes lain dapat mempunyai struktur berbeda
  • Optical Character: Biaxial (-)
  • RI: nα 1.541–1.5625; nβ 1.565; nγ 1.553–1.568
  • SG: Approximately 2.55 g/cm³
  • Hardness: Approximately 2.5 Mohs
  • Birefringence: Approximately 0.006–0.012
  • Typical Color: Green–Brown–Light Yellow–White
  • Typical Texture: Massive–Fine-grained–Platy

Known Polytypes:

  • 1T
  • 6T1
  • 2H1
  • 2H2
  • 1M

Struktur GLI:
Mineral Group → Mineral Class → Mineral Family → Subgroup → Species → Variety / Structural Form → Phenomenon → Natural/Synthetic → Treatment → Origin → Quality

Prinsip utama GLI:

  • Lizardite = Mineral Species
  • Lizardite ≠ Antigorite
  • Lizardite ≠ Chrysotile
  • Lizardite ≠ Serpentinite
  • Serpentine = Serpentine Subgroup / istilah umum
  • Green Color ≠ otomatis Jade
  • Natural ≠ Untreated
  • Origin ≠ Quality
  • Mineral Inclusion ≠ Treatment


Poin utama untuk Knowledge Base GLI adalah Lizardite merupakan mineral species dalam Serpentine Subgroup dan merupakan salah satu species serpentine yang sangat umum. Lizardite mempunyai hardness sekitar 2.5 Mohs, SG sekitar 2.55 dan RI yang berada pada kisaran sekitar 1.541–1.568. Karena sifat fisiknya dapat overlap dengan Antigorite dan Chrysotile, identifikasi species sebaiknya menggunakan kombinasi pemeriksaan gemologi dan mineralogical apabila diperlukan.

FAQ Lizardite

1. Apa yang dimaksud dengan Lizardite?

Lizardite adalah mineral species dalam Serpentine Subgroup dari Kaolinite-Serpentine Group. Mineral ini merupakan phyllosilicate dengan formula Mg3Si2O5(OH)4.

2. Lizardite termasuk kelompok mineral apa?

Lizardite termasuk Silicates, Phyllosilicates, Kaolinite-Serpentine Group dan Serpentine Subgroup.

3. Apa rumus kimia Lizardite?

Formula ideal Lizardite adalah Mg3Si2O5(OH)4.

4. Apa warna Lizardite?

Lizardite umumnya berwarna green, brown, light yellow hingga white.

5. Berapa RI Lizardite?

RI Lizardite mempunyai kisaran yang cukup lebar, dengan data tercatat sekitar nα 1.541–1.5625, nβ 1.565 dan nγ 1.553–1.568.

6. Berapa SG Lizardite?

SG atau density Lizardite sekitar 2.55 g/cm³ berdasarkan nilai terukur.

7. Berapa hardness Lizardite?

Hardness Lizardite sekitar 2.5 Mohs.

8. Apakah Lizardite termasuk Serpentine?

Ya. Lizardite merupakan mineral species dalam Serpentine Subgroup.

9. Apakah Lizardite sama dengan Antigorite?

Tidak. Lizardite dan Antigorite merupakan dua mineral species berbeda dalam Serpentine Subgroup.

10. Apakah Lizardite sama dengan Chrysotile?

Tidak. Lizardite dan Chrysotile merupakan mineral species berbeda dalam Serpentine Subgroup.

11. Apa ciri khas struktur Lizardite?

Lizardite umumnya ditemukan sebagai material massive, fine-grained, platy atau scaly. Struktur ini berbeda dari Chrysotile yang fibrous dan Antigorite yang lebih lamellar atau foliated.

12. Di mana type locality Lizardite?

Type locality Lizardite berada di Kennack Cove, Lizard Peninsula, Cornwall, England, UK.

13. Bagaimana Lizardite terbentuk?

Lizardite terutama terbentuk melalui serpentinization dan retrograde metamorphism pada batuan ultramafic, termasuk melalui penggantian olivine dan orthopyroxene.

14. Apakah Lizardite dapat menjadi serpentine jade?

Ya. Material yang dominan Lizardite dapat digunakan sebagai ornamental stone dan dapat dipasarkan sebagai serpentine atau serpentine jade. Istilah tersebut tidak berarti material tersebut merupakan Jadeite atau Nephrite.

15. Apakah Lizardite dapat mengandung Chrysotile?

Ya. Lizardite dapat mengandung intergrowth Chrysotile, termasuk dalam bentuk vein fibrous. Karena itu material yang menunjukkan serat perlu diperiksa dengan hati-hati.

16. Apakah Lizardite termasuk asbestos?

Lizardite sendiri bukan sinonim asbestos. Namun Lizardite dapat berintergrowth dengan Chrysotile yang mempunyai bentuk fibrous asbestos. Karena itu material fibrous harus ditangani dengan hati-hati sampai mineralnya dipastikan.

17. Bagaimana laboratorium mengidentifikasi Lizardite?

Identifikasi dapat menggunakan RI, SG, hardness, microscope dan optical properties. Raman spectroscopy atau XRD dapat digunakan apabila diperlukan untuk memastikan species mineral.

18. Apakah Lizardite bisa disangka Jade?

Ya. Lizardite berwarna hijau dan mempunyai waxy atau greasy appearance sehingga secara visual dapat menyerupai jade. RI, SG dan hardness membantu membedakannya.

19. Apakah Lizardite dapat mengalami treatment?

Material serpentine yang dominan Lizardite dapat mengalami polishing, impregnation, stabilization, waxing atau dyeing. Treatment tidak boleh diasumsikan tanpa evidence pemeriksaan.

20. Apa artikel yang berkaitan dengan Lizardite?

Artikel terkait Lizardite dapat mencakup
Serpentine,
Antigorite,
Chrysotile,
Bowenite,
Williamsite,
Serpentinite,
Jadeite,
dan
Nephrite.

Informasi Penulis

Ditulis oleh Muchlis Kumar K., PG (IGS–USA)
Gemologist, GEMS Laboratory Indonesia