βΌ π©· Pink Diamond
βΆ π¬ Komentar GLI
βΆ π Overview
Dalam sistem penilaian Fancy Color Diamond, Pink Diamond dinilai berdasarkan intensitas warna seperti Fancy Light Pink, Fancy Pink, Fancy Intense Pink, Fancy Vivid Pink, Fancy Deep Pink, dan Fancy Dark Pink. Intensitas warna, kejernihan, ukuran, dan kualitas potongan sangat memengaruhi nilainya.
Selain Pink Diamond alami, terdapat pula Diamond yang memperoleh warna merah muda melalui proses treatment seperti irradiation, HPHT, atau surface coating. Oleh karena itu, pemeriksaan laboratorium sangat penting untuk memastikan asal warna dan mendeteksi kemungkinan treatment.
βΆ π Physical Properties
Variety : Pink Diamond
Diamond Category : Fancy Color Diamond
Chemical Formula : C
Crystal System : Cubic (Isometric)
Crystal Habit : Octahedral, Cubic, Dodecahedral
Hardness : 10 (Mohs)
Refractive Index (RI) : 2.417
Birefringence : None (Singly Refractive)
Specific Gravity (SG) : 3.52
Luster : Adamantine
Cleavage : Perfect (Octahedral)
Fracture : Conchoidal to Uneven
Dispersion : 0.044
Transparency : Transparent
Pleochroism : None
Typical Color : Light Pink, Pink, Purplish Pink, Orangy Pink, Fancy Vivid Pink
Color Cause : Plastic Deformation (Crystal Lattice Defects)
βΆ π Geographic Origin
- π¦πΊ Australia (Historic Argyle Mine)
- π§πΌ Botswana
- π·πΊ Russia
- π¨π¦ Canada
- πΏπ¦ South Africa
- π¦π΄ Angola
Penentuan asal geografis Pink Diamond memerlukan pemeriksaan laboratorium menggunakan metode analisis lanjutan. Negara asal tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan warna maupun karakter visual batu.
βΆ π§ͺ Treatments
- π’ No Treatment
- β’οΈ Irradiation + Annealing
- π₯ HPHT Treatment
- π Fracture Filling
- π³οΈ Laser Drilling
- β¨ Surface Coating
Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk memastikan apakah warna merah muda berasal dari proses alami atau merupakan hasil treatment.
βΆ β¨ Optical Phenomena
- π Brilliance
- π Fire (Dispersion)
- β¨ Scintillation
- π Adamantine Luster
Pada Pink Diamond, kualitas potongan (Cut) memiliki pengaruh besar terhadap intensitas warna serta performa optiknya.
βΆ π¬ Identification
- Pengukuran sifat optik dan reflektivitas.
- Pemeriksaan konduktivitas termal.
- Observasi karakter inklusi menggunakan mikroskop.
- Pemeriksaan fluoresensi UV.
- Evaluasi distribusi warna.
- Deteksi treatment warna.
- Deteksi Diamond sintetis HPHT maupun CVD.
- Pembedaan dari Pink Sapphire, Pink Spinel, Pink Moissanite, Pink Cubic Zirconia, Glass, dan simulant lainnya.
Apabila diperlukan, pemeriksaan dapat dilanjutkan menggunakan FTIR, UV-Vis-NIR, Photoluminescence (PL), DiamondViewβ’, Raman Spectroscopy, maupun metode analisis laboratorium lainnya.
⢠𧬠Related Man-Made Materials
- π HPHT Synthetic Diamond
- π CVD Synthetic Diamond
- β¨ Pink Moissanite
- βͺ Pink Cubic Zirconia
- π· Pink YAG
- π· Pink GGG
- πΉ Pink Glass
Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk membedakan Pink Diamond alami dari Diamond sintetis maupun simulant berdasarkan sifat optik, karakter inklusi, distribusi warna, serta hasil pengujian instrumen.
βΆ π‘οΈ Care & Cleaning
Untuk membantu menjaga kondisi Pink Diamond tetap optimal, disarankan:
- π§Ό Bersihkan menggunakan air hangat dan sabun ringan.
- πͺ₯ Gunakan sikat berbulu lembut untuk membersihkan bagian bawah batu dan dudukan perhiasan.
- π§½ Bilas menggunakan air bersih kemudian keringkan menggunakan kain mikrofiber.
- π¦ Simpan secara terpisah karena Diamond dapat menggores hampir semua batu permata lainnya.
- β οΈ Hindari benturan keras terutama pada bagian girdle, culet, dan sudut tajam.
- π Periksa kondisi prong atau dudukan perhiasan secara berkala agar batu tetap terpasang dengan aman.
Pink Diamond alami tanpa treatment umumnya aman dibersihkan menggunakan Ultrasonic Cleaner maupun Steam Cleaner. Namun metode tersebut tidak disarankan untuk Diamond yang memiliki rekahan besar atau telah mengalami treatment seperti Fracture Filling.
βΆ π References
- π GIA Fancy Color Diamond Grading System
- π GIA Diamond Grading System
- π GIA Gem Encyclopedia
- π GLI Research & Testing Database