Komentar GLI
Cummingtonite adalah mineral silikat dari Amphibole Group yang termasuk kelas inosilikat berantai ganda (double-chain inosilicate). Mineral ini membentuk seri padat (solid solution series) dengan Grunerite, di mana kandungan magnesium dan besi bervariasi sehingga menghasilkan perubahan sifat fisik maupun warna.
Dalam dunia gemologi, Cummingtonite bukan merupakan batu permata yang umum ditemukan di pasar. Sebagian besar spesimen digunakan sebagai koleksi mineral atau objek penelitian. Kristal transparan berkualitas tinggi sangat jarang ditemukan, namun dapat dipotong menjadi batu faset untuk kolektor.
Laboratorium gemologi mengidentifikasi Cummingtonite menggunakan kombinasi Refractive Index (RI), Specific Gravity (SG), mikroskop gemologi, polariscope, serta analisis kimia apabila diperlukan untuk membedakannya dari Amphibole lainnya.
Gambaran Umum
Cummingtonite terbentuk pada batuan metamorf kaya magnesium dan besi. Mineral ini sering ditemukan bersama Anthophyllite, Grunerite, Hornblende, serta mineral metamorf lainnya.
Sebagian besar Cummingtonite berwarna cokelat kehijauan hingga hijau gelap dengan habit kristal prismatik atau agregat berserat.
Walaupun tidak populer sebagai batu permata komersial, Cummingtonite memiliki nilai ilmiah yang tinggi karena merupakan bagian penting dalam klasifikasi mineral Amphibole.
Spesifikasi Mineral
| Field | Data |
|---|---|
| Species | Cummingtonite |
| Mineral Group | Amphibole Group |
| Mineral Class | Inosilicate |
| Chemical Formula | (Mg,Fe)₇Si₈O₂₂(OH)₂ |
| Crystal System | Monoclinic |
| Crystal Habit | Prismatic, Fibrous, Massive |
| Color | Hijau kecokelatan, Cokelat, Abu-abu, Hijau tua |
| Chromophore | Iron (Fe) |
| Mohs Hardness | 5–6 |
| Specific Gravity (SG) | 3.10–3.40 |
| Refractive Index (RI) | 1.63–1.69 |
| Birefringence | 0.018–0.030 |
| Optic Character | Biaxial (+) |
| Cleavage | Dua arah sempurna |
| Fracture | Uneven hingga Splintery |
| Luster | Vitreous hingga Silky |
| Transparency | Transparent – Opaque |
| Fluorescence | Umumnya inert |
| Common Inclusions | Magnetite, Quartz, Chlorite, Biotite |
Treatment yang Ditemukan di Laboratorium
Cummingtonite hampir selalu ditemukan dalam kondisi alami. Pada material ornamental dapat dijumpai:
Fenomena Optik
Fenomena optik pada Cummingtonite relatif jarang, tetapi beberapa spesimen dapat menunjukkan:
- Pleokroisme
- Kilau vitreous
- Efek silky pada agregat berserat
Identifikasi Laboratorium
Identifikasi dilakukan menggunakan:
- Refractive Index (RI)
- Specific Gravity (SG)
- Polariscope
- Mikroskop Gemologi
- Spektroskopi
- Analisis kimia
Pemeriksaan ini membantu membedakan Cummingtonite dari:
Batu dan Mineral yang Sering Disalahartikan sebagai Cummingtonite
Negara Penghasil
Cummingtonite ditemukan di berbagai negara, antara lain:
Perawatan
Apabila digunakan sebagai batu koleksi atau batu hias:
- Bersihkan menggunakan air hangat dan sabun ringan.
- Hindari benturan keras.
- Jangan gunakan bahan kimia keras pada material yang telah mengalami Waxed.
- Simpan secara terpisah dari batu dengan kekerasan lebih tinggi.
Related Articles (Knowledge Graph Hub)
Amphibole Group: Amphibole Group | Hornblende | Anthophyllite | Actinolite | Tremolite | Grunerite
Related Minerals: Biotite | Chlorite | Quartz | Magnetite
Treatment: Waxed | Stabilized
Origin: Finland | Sweden | Norway | Canada | United States | South Africa
FAQ Cummingtonite
1. Apa yang dimaksud dengan Cummingtonite?
Cummingtonite adalah mineral dari Amphibole Group yang membentuk seri mineral dengan Grunerite dan banyak ditemukan pada batuan metamorf.
2. Cummingtonite termasuk kelompok mineral apa?
Cummingtonite termasuk kelompok Amphibole, yaitu mineral inosilikat berantai ganda.
3. Apa hubungan Cummingtonite dan Grunerite?
Cummingtonite dan Grunerite merupakan anggota seri larutan padat (solid solution series). Cummingtonite lebih kaya magnesium, sedangkan Grunerite lebih kaya besi.
4. Apa perbedaan Cummingtonite dan Anthophyllite?
Anthophyllite memiliki sistem kristal ortorombik, sedangkan Cummingtonite memiliki sistem kristal monoklinik.
5. Apa perbedaan Cummingtonite dan Hornblende?
Hornblende memiliki komposisi kimia yang lebih kompleks dan mengandung kalsium lebih tinggi dibanding Cummingtonite.
6. Apa warna Cummingtonite?
Cummingtonite umumnya berwarna cokelat, hijau kecokelatan, hijau tua, dan abu-abu.
7. Apa penyebab warna Cummingtonite?
Warna terutama dipengaruhi oleh kandungan Iron (Fe). Semakin tinggi kandungan besi, warna mineral cenderung semakin gelap.
8. Apakah Cummingtonite merupakan batu permata?
Ya, tetapi sangat jarang. Sebagian besar spesimen digunakan sebagai koleksi mineral, sementara kristal transparan dapat dipotong menjadi batu faset untuk kolektor.
9. Apakah Cummingtonite mengalami treatment?
Hampir semua Cummingtonite dipasarkan tanpa treatment, namun pada material ornamental kadang ditemukan Waxed atau Stabilized.
10. Bagaimana laboratorium mengidentifikasi Cummingtonite?
Laboratorium menggunakan RI, SG, polariscope, mikroskop gemologi, spektroskopi, dan analisis kimia bila diperlukan.
11. Apa kekerasan Cummingtonite?
Cummingtonite memiliki kekerasan sekitar 5–6 Mohs.
12. Batu apa yang sering disalahartikan sebagai Cummingtonite?
Beberapa mineral serupa antara lain Grunerite, Anthophyllite, Hornblende, Actinolite, dan Tremolite.
13. Negara mana yang menghasilkan Cummingtonite?
Cummingtonite ditemukan di Finland, Sweden, Norway, Canada, United States, South Africa, dan Australia.
14. Bagaimana cara merawat Cummingtonite?
Bersihkan menggunakan air hangat dan sabun ringan, hindari benturan keras, serta simpan terpisah dari batu dengan kekerasan lebih tinggi.
15. Artikel apa saja yang berkaitan dengan Cummingtonite?
Anda dapat membaca artikel terkait seperti Amphibole Group, Grunerite, dan Anthophyllite.
Ditulis oleh Muchlis Kumar K., PG (IGS–USA)
Gemologist, GEMS Laboratory Indonesia