Bagaimana Sebuah Batu Diperiksa di GLI Lab
Dari Penerimaan Sampel Hingga Penerbitan Laporan Pemeriksaan
Banyak masyarakat melihat hasil akhir berupa memo atau laporan laboratorium, namun tidak mengetahui proses yang terjadi di baliknya. Setiap batu yang masuk ke GLI Lab melewati beberapa tahapan pemeriksaan untuk membantu menghasilkan identifikasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
01. Registrasi Sampel
Batu yang diterima dicatat ke dalam sistem administrasi dan diberikan nomor identifikasi internal untuk mempermudah pelacakan selama proses pemeriksaan.
02. Pemeriksaan Visual Awal
Gemologist melakukan observasi awal terhadap warna, transparansi, fenomena optik, bentuk potongan, dan karakteristik umum sampel.
03. Pengujian Gemologi
Pemeriksaan dilakukan menggunakan berbagai instrumen yang relevan, seperti refraktometer, mikroskop, polariskop, spektroskop, dan instrumen pendukung lainnya sesuai kebutuhan.
04. Analisis Data
Hasil pengamatan dan pengukuran dibandingkan dengan karakteristik gemologi yang telah diketahui untuk membantu proses identifikasi.
05. Dokumentasi Sampel
Data dan dokumentasi visual disimpan sebagai bagian dari arsip laboratorium guna mendukung keterlacakan informasi.
06. Penyusunan Laporan
Setelah data dinilai memadai, laporan pemeriksaan disusun sesuai hasil observasi dan analisis yang telah dilakukan.
07. Verifikasi dan Publikasi
Laporan yang telah selesai diproses kemudian diterbitkan sesuai prosedur yang berlaku dan menjadi bagian dari sistem dokumentasi GLI Lab.
Setiap Batu Memiliki Cerita yang Berbeda
Tidak semua batu memiliki karakteristik yang sama. Oleh karena itu waktu dan metode pemeriksaan dapat berbeda tergantung kondisi sampel, jenis mineral, serta data yang diperlukan untuk proses identifikasi.
Filosofi Pemeriksaan GLI Lab
Tujuan utama pemeriksaan bukan sekadar menghasilkan laporan, melainkan membantu menjelaskan karakteristik batu berdasarkan pengamatan dan data yang tersedia pada saat pengujian dilakukan.