Komentar GLI

Kalimaya adalah istilah yang sangat kuat dalam perdagangan batu permata Indonesia untuk menyebut Opal Banten, khususnya opal permata dari Kabupaten Lebak, Banten. Pemerintah Provinsi Banten juga menjelaskan Kalimaya sebagai nama lokal yang populer untuk opal Indonesia.

Kalimaya terkenal karena play-of-color, yaitu permainan warna spektral yang muncul ketika batu dilihat dari arah atau sudut cahaya yang berbeda. Penelitian geologi menunjukkan bahwa Opal Banten termasuk opal-CT dan terbentuk melalui proses pelapukan serta pelindian silika dari material vulkanik kaya glass.

Untuk Knowledge Base GLI, Kalimaya sebaiknya diposisikan sebagai nama lokal/trade name untuk Opal Banten, bukan sebagai species mineral tersendiri. Identitas opal, tipe opal, body color, play-of-color, locality dan treatment tetap menjadi field terpisah.

Gambaran Umum

Kalimaya berasal dari wilayah Lebak, Banten. Catatan pemerintah daerah menyebut beberapa wilayah penghasil, antara lain Maja, Cimarga, Sajira dan Curugbitung, dengan salah satu lokasi yang dikenal berada di sekitar aliran Sungai Ciberang.

Nama Kalimaya juga dikaitkan dengan Kali Maja, lokasi yang disebut sebagai tempat penemuan awal batu permata tersebut.

Secara ilmiah, material yang diperdagangkan sebagai Kalimaya merupakan Opal, bukan mineral kristalin seperti Quartz atau Corundum.

Klasifikasi Knowledge Base GLI

Level Nama Keterangan
Mineraloid Opal Hydrated silica
Opal Type Opal-CT Tipe yang dilaporkan pada Opal Banten
Gem Type Precious Opal Jika menunjukkan play-of-color
Trade / Local Name Kalimaya Nama lokal/perdagangan Indonesia
Locality Lebak, Banten, Indonesia Locality designation

Spesifikasi Gemologi

Parameter Data
Material Opal
Type Opal-CT pada Opal Banten
Formula SiO₂·nH₂O
RI Umumnya sekitar 1.37–1.47
SG Umumnya sekitar 1.98–2.25
Hardness Sekitar 5.5–6.5 Mohs
Cleavage None
Fracture Conchoidal hingga uneven

Angka di atas merupakan kisaran umum Opal. Untuk laporan GLI, hasil pengukuran specimen individual tetap menjadi data utama karena kandungan air, porositas dan material pengotor dapat menyebabkan variasi.

Jenis-Jenis Kalimaya dalam Perdagangan

Dalam perdagangan lokal Banten, beberapa istilah digunakan untuk membedakan Kalimaya berdasarkan body color dan penampilan. Pemerintah Provinsi Banten mencatat antara lain:

  • Kalimaya Susu — body color menyerupai putih/susu dengan permainan warna.
  • Kalimaya Kristal — penampilan bening atau transparan dengan nuansa kehijauan atau kecokelatan dan play-of-color.
  • Kalimaya Teh — body color menyerupai warna teh.
  • Kalimaya Hitam — body color gelap/hitam.
  • Kalimaya Bunglon — istilah lokal untuk material yang menunjukkan perubahan penampilan ketika basah dan kering.

Istilah tersebut sebaiknya ditempatkan sebagai trade/body-color designation, bukan sebagai species atau mineral baru.

Play-of-Color Kalimaya

Keistimewaan Kalimaya adalah play-of-color. Warna dapat berubah atau muncul ketika posisi batu atau sumber cahaya berubah.

Pada Opal Banten telah dilaporkan permainan warna yang baik, termasuk kombinasi merah, hijau, kuning, biru, ungu dan warna spektral lainnya.

Dalam perdagangan lokal, permainan warna yang sangat kuat sering menjadi salah satu alasan material tersebut mendapat nilai tinggi.

Pembentukan Kalimaya Banten

Penelitian geologi menunjukkan bahwa Opal Banten terbentuk melalui pelapukan dan pelindian silika dari volcanic glass. Silika kemudian terakumulasi dan membentuk opal pada batulempung berwarna abu-abu gelap.

Model mineralisasi menghubungkan proses tersebut dengan batuan vulkanik klastik kaya gelas vulkanik pada Pliosen Awal, kemudian pelipatan, pelapukan dan pelindian pada Pliosen Akhir–Pleistosen. Retakan, patahan dan lipatan mempercepat proses tersebut hingga pembentukan opal berlanjut ke Holosen.

Identifikasi Laboratorium

  • RI: menentukan kisaran optik material.
  • SG: membantu membedakan Opal dari material imitasi atau material lain.
  • Microscope: mengamati struktur internal, inclusions, fractures, matrix dan kemungkinan treatment.
  • Polariscope: membantu mengevaluasi karakter opal sebagai material non-kristalin.
  • UV 365 nm: dapat digunakan sebagai data tambahan; respon UV tidak selalu diagnostik.
  • Play-of-color: dicatat berdasarkan warna, brightness, coverage dan pattern.
  • Body color: dicatat secara terpisah dari play-of-color.

Kalimaya dan Black Opal Banten

Black Opal Banten dapat dipandang sebagai salah satu designation yang lebih spesifik di dalam kelompok Opal/Kalimaya Banten, berdasarkan body color gelap.

Dengan demikian, hubungan dalam Knowledge Base GLI dapat dibuat:

Opal → Precious Opal → Opal-CT → Kalimaya → Banten → Body Color → Play-of-Color

Kemudian Black Opal, White Opal, Crystal Opal, dan designation lainnya dapat menjadi cabang berdasarkan karakter body color/transparency yang sesuai.

Material yang Sering Disalahartikan

  • Common Opal
  • Precious Opal
  • Chalcedony
  • Dyed Chalcedony
  • Glass imitation
  • Composite Opal
  • Doublet / Triplet

Nama Kalimaya tidak boleh digunakan sebagai bukti bahwa specimen pasti precious opal natural. Pemeriksaan tetap diperlukan untuk menentukan material, play-of-color dan treatment.

Treatment

Status treatment harus ditentukan berdasarkan specimen. Beberapa treatment yang relevan pada opal dapat berupa impregnation, dye/smoke treatment dan composite construction. GLI juga menggunakan kode treatment yang memisahkan proses seperti smoke/surface modification, rekonstruksi/komposit, dan dye penetration.

Karena itu Kalimaya natural, precious opal, dan untreated tidak boleh dianggap sebagai istilah yang sama. Ketiganya merupakan informasi berbeda.

Perawatan

  • Bersihkan dengan kain lembut dan air.
  • Hindari benturan keras.
  • Hindari perubahan suhu ekstrem.
  • Hindari ultrasonic cleaner.
  • Hindari steam cleaner.
  • Hindari bahan kimia agresif.
  • Untuk specimen dengan treatment, ikuti karakter treatment yang teridentifikasi.
  • Simpan secara terpisah agar tidak tergores oleh material yang lebih keras.

Kunci Knowledge Base GLI

  • Mineraloid: Opal
  • Gem Type: Precious Opal
  • Opal Type: Opal-CT
  • Trade / Local Name: Kalimaya
  • Locality: Lebak, Banten, Indonesia
  • Formula: SiO₂·nH₂O
  • Body Color: Separate Field
  • Transparency: Separate Field
  • Play-of-Color: Separate Field
  • Pattern: Separate Field
  • Matrix: Separate Field
  • Inclusions: Separate Field
  • RI: ~1.37–1.47
  • SG: ~1.98–2.25
  • Hardness: ~5.5–6.5 Mohs
  • Natural/Synthetic: Separate Field
  • Treatment: Separate Field
  • Origin: Separate Field
  • Quality: Body Color / Brightness / Coverage / Pattern / Transparency

Opal → Precious Opal → Opal-CT → Kalimaya → Banten → Body Color → Play-of-Color → Pattern / Matrix → Treatment → Origin → Quality

FAQ Kalimaya

1. Apa itu Kalimaya?

Kalimaya adalah nama lokal dan perdagangan yang digunakan di Indonesia untuk Opal dari Banten, khususnya wilayah Kabupaten Lebak. Kalimaya terkenal karena permainan warna atau play-of-color. Pemerintah Provinsi Banten juga menggunakan Kalimaya sebagai istilah lokal untuk opal Banten.

2. Apakah Kalimaya merupakan nama mineral?

Bukan. Kalimaya adalah nama lokal/perdagangan untuk Opal Banten. Secara mineralogi, Opal merupakan mineraloid silika terhidrasi dan tidak memiliki struktur kristal seperti Quartz.

3. Dari mana asal nama Kalimaya?

Nama Kalimaya secara lokal sering dikaitkan dengan Kali Maja di Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, yang dikenal sebagai salah satu lokasi awal kegiatan penambangan Opal Banten.

4. Di mana Kalimaya ditemukan?

Kalimaya Banten terutama dikaitkan dengan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Pemerintah daerah mencatat wilayah Maja, Cimarga, Sajira dan Curugbitung sebagai daerah keterdapatan Kalimaya.

5. Apa mineralogi Kalimaya Banten?

Kalimaya merupakan Opal. Penelitian geologi terhadap Opal Banten menunjukkan material tersebut termasuk opal-CT. Opal sendiri bersifat amorf dan umumnya diklasifikasikan sebagai mineraloid.

6. Apa yang membuat Kalimaya terkenal?

Karakter paling terkenal adalah play-of-color, yaitu warna spektral yang tampak berubah ketika batu digerakkan atau dilihat dari arah berbeda. Opal Banten dikenal memiliki variasi permainan warna yang kuat.

7. Apa saja warna play-of-color pada Kalimaya?

Play-of-color dapat memperlihatkan merah, orange, kuning, hijau, biru, ungu dan kombinasi warna spektral lainnya. Studi Opal Banten mencatat dominasi warna merah, orange dan hijau pada sebagian material.

8. Apa saja jenis Kalimaya yang dikenal di perdagangan?

Jenis yang dikenal antara lain Kalimaya Susu, Kalimaya Kristal, Kalimaya Teh, Kalimaya Hitam dan Kalimaya Bunglon. Sumber perdagangan juga mencatat istilah seperti Kalimaya Kopi dan Air Kelapa. Istilah tersebut terutama didasarkan pada body color atau penampilan, bukan species mineral.

9. Apa itu Kalimaya Susu?

Kalimaya Susu adalah designation perdagangan untuk Kalimaya dengan body color putih atau putih susu yang dapat disertai play-of-color.

10. Apa itu Kalimaya Kristal?

Kalimaya Kristal adalah istilah perdagangan untuk material yang relatif bening atau transparan sehingga permainan warna terlihat dari bagian dalam batu.

11. Apa itu Kalimaya Teh?

Kalimaya Teh adalah istilah perdagangan untuk material dengan body color cokelat atau kekuningan transparan yang menyerupai warna air teh.

12. Apa itu Kalimaya Hitam?

Kalimaya Hitam adalah designation perdagangan untuk Opal dengan body color hitam atau sangat gelap. Dalam terminologi internasional, material precious opal dengan body color gelap dapat disebut Black Opal.

13. Apa itu Kalimaya Bunglon?

Kalimaya Bunglon adalah istilah perdagangan lokal untuk material yang dilaporkan memperlihatkan perubahan penampilan ketika basah dibandingkan ketika kering. Pemerintah Provinsi Banten mencatat karakter tersebut sebagai sifat optik khusus dalam klasifikasi lokal.

14. Apakah semua Kalimaya memiliki play-of-color?

Tidak. Opal tanpa play-of-color termasuk common opal. Kalimaya yang menunjukkan play-of-color dapat dikategorikan sebagai precious opal. Literatur geologi membedakan common opal dari precious opal berdasarkan keberadaan permainan warna.

15. Berapa RI Kalimaya?

Sebagai Opal, RI umumnya berada sekitar 1.37–1.47. Nilai aktual dapat berbeda tergantung kandungan air, porositas dan komposisi specimen. Untuk laporan GLI, hasil pengukuran specimen individual harus menjadi data utama.

16. Berapa SG Kalimaya?

SG Opal umumnya sekitar 1.98–2.25. Variasi dapat terjadi karena kandungan air, porositas dan material pengotor. Hasil SG specimen harus diinterpretasikan bersama data lainnya.

17. Berapa hardness Kalimaya?

Hardness Opal umumnya sekitar 5.5–6.5 Mohs. Karena relatif lebih lunak daripada Quartz, Kalimaya perlu dijaga dari goresan dan benturan.

18. Apakah Kalimaya sama dengan Black Opal Banten?

Tidak persis. Kalimaya merupakan designation lokal yang lebih luas untuk Opal Banten, sedangkan Black Opal Banten merupakan designation yang lebih spesifik berdasarkan body color gelap. Jadi Black Opal dapat ditempatkan sebagai salah satu cabang Kalimaya.

19. Apakah Kalimaya Banten dapat mengalami treatment?

Bisa. Status natural dan treatment harus diperiksa pada specimen individual. Kemungkinan treatment yang relevan pada Opal dapat mencakup dyeing, impregnation, coating atau construction seperti doublet/triplet. Nama Kalimaya sendiri tidak membuktikan bahwa batu tersebut untreated.

20. Bagaimana struktur Kalimaya dalam Knowledge Base GLI?

Opal → Precious Opal → Opal-CT → Kalimaya → Banten → Body Color → Transparency → Play-of-Color → Pattern / Matrix → Treatment → Origin → Quality.

Informasi Penulis

Ditulis oleh Muchlis Kumar K., PG (IGS–USA) – Gemologist
GEMS Laboratory Indonesia

💎 Trade Names – Pasar Indonesia

Bacan Bacan Doko
Bacan Palamea Bacan Obi
King Obi Obi Solar
Bio Solar Sungai Dareh
Idocrase Solok Idocrase Sungai Dareh
Chalcedony Pacitan Chalcedony Garut
Chalcedony Baturaja Pancawarna
Lavender Chalcedony Black Opal Banten
Kalimaya Kalimaya Susu
Kalimaya Kristal Kalimaya Black Opal
Kalimaya Teh Fire Opal Indonesia
Badar Besi Badar Lumut
Badar Asem Panca Warna Garut