βΌ
π
Amethyst
Komentar GLI
Amethyst merupakan varietas Quartz berwarna ungu yang paling dikenal di dunia. Warna ungu terbentuk akibat keberadaan besi (Fe) serta pengaruh radiasi alami selama proses geologi. Intensitas warna sangat bervariasi mulai dari ungu muda hingga ungu tua dengan zonasi warna yang umum dijumpai pada kristal alami.
Amethyst adalah varietas Crystalline Quartz yang memiliki warna ungu hingga violet. Batu ini telah digunakan sebagai batu permata sejak zaman kuno dan tetap menjadi salah satu Quartz paling populer. Sebagian Amethyst alami dapat berubah menjadi Citrine atau Prasiolite setelah mengalami pemanasan alami maupun perlakuan panas.
β’ Group : Quartz Group
β’ Category : Crystalline Quartz
β’ Variety : Amethyst
β’ Chemical Formula : SiOβ
β’ Crystal System : Trigonal
β’ Hardness : 7 (Mohs)
β’ Refractive Index : 1.544β1.553
β’ Birefringence : 0.009
β’ Specific Gravity : Approximately 2.65
- π’ No Treatment
- π₯ Heated
- β’οΈ Irradiated (jarang)
Amethyst umumnya tidak menunjukkan fenomena optik khusus. Pada spesimen tertentu dapat dijumpai color zoning, phantom crystal, atau efek cat’s eye akibat inklusi sejajar, meskipun fenomena tersebut relatif jarang.
Amethyst memiliki kekerasan Mohs 7 sehingga cukup tahan untuk penggunaan sehari-hari. Bersihkan menggunakan air hangat, sabun lembut, dan sikat berbulu halus. Hindari pemanasan berlebihan karena dapat mengubah warna alami batu.
- π GIA Gem Reference Guide & Laboratory Reports
- π SSEF Gemstone Encyclopedia
- π ICA Gemstone Book
- π GLI Research & Testing Database