Komentar GLI
Peridot adalah nama varietas gemstone dari kelompok mineral Olivine. Berbeda dengan banyak gemstone berwarna hijau lainnya, warna Peridot berasal terutama dari unsur besi yang menjadi bagian dari struktur kristalnya, sehingga warna hijau merupakan karakter intrinsik material.
Peridot mempunyai kombinasi sifat gemologi yang cukup khas, terutama RI sekitar 1.65–1.69, SG sekitar 3.32–3.48, birefringence relatif tinggi, dan sifat optik biaxial positive. Double refraction dapat terlihat cukup jelas pada material dengan ketebalan dan arah tertentu.
Dalam pemeriksaan mikroskopis, lily-pad inclusions merupakan salah satu internal feature yang paling dikenal pada Peridot. Namun inclusion tersebut tidak wajib ditemukan pada setiap specimen. Identifikasi laboratorium tetap harus berdasarkan kombinasi data fisik, optik dan mikroskopis.
Gambaran Umum
Peridot adalah salah satu gemstone yang secara alami hampir selalu memperlihatkan warna dalam keluarga green, yellowish green hingga olive green. Warna ini terutama berhubungan dengan kandungan Fe dalam struktur Olivine.
Secara mineralogi, Peridot bukan species mineral tersendiri. Materialnya merupakan Olivine, terutama komposisi yang berada pada bagian forsterite-rich dari solid-solution series Forsterite–Fayalite.
Peridot dapat ditemukan dalam berbagai lingkungan geologi, termasuk batuan vulkanik, batuan ultramafik dan beberapa material extraterrestrial. Gem-quality Peridot dari locality berbeda dapat mempunyai perbedaan warna, inclusions dan karakter internal.
Klasifikasi Mineral
| Level | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Mineral Group | Olivine Group | Kelompok nesosilicate |
| Mineral Species | Olivine composition / Forsterite–Fayalite series | Komposisi solid solution Mg–Fe |
| Gemstone Name | Peridot | Gem-quality Olivine |
| Structure | Nesosilicate | Isolated SiO₄ tetrahedra |
Spesifikasi Peridot
| Parameter | Peridot |
|---|---|
| Mineral Group | Olivine Group |
| General Composition | (Mg,Fe)₂SiO₄ |
| Structure | Nesosilicate |
| Crystal System | Orthorhombic |
| Typical Color | Green, yellowish green, olive green |
| Color Cause | Fe sebagai unsur intrinsik dalam struktur |
| Hardness | 6.5–7 Mohs |
| RI | Sekitar 1.65–1.69 |
| SG | Sekitar 3.32–3.48 |
| Birefringence | Sekitar 0.035–0.045 |
| Optic Character | Biaxial positive |
| Luster | Vitreous |
Warna Peridot
Warna Peridot berada pada rentang green hingga yellowish green dan olive green. Berbeda dengan Emerald, warna hijau Peridot bukan terutama akibat trace chromium atau vanadium sebagai chromophore utama.
Iron merupakan komponen penting yang memberikan warna khas Peridot. Karena Fe merupakan bagian intrinsik dari komposisi Olivine, warna Peridot umumnya tidak memerlukan impurity dalam jumlah sangat kecil untuk menghasilkan warna.
Peridot yang terlalu yellow atau brownish dapat mempunyai penampilan berbeda dari green Peridot yang lebih disukai dalam gemstone market.
Pleochroism
Peridot merupakan mineral anisotropik dan dapat memperlihatkan perbedaan warna atau intensitas warna menurut arah kristal.
Namun pleochroism Peridot umumnya tidak sekuat beberapa mineral lain seperti Tourmaline. Pemeriksaan warna melalui berbagai arah dapat tetap membantu memahami orientasi optik specimen.
Double Refraction
Salah satu karakter Peridot yang cukup mudah dikenali adalah double refraction yang relatif kuat. Birefringence sekitar 0.035–0.045 tergolong tinggi untuk gemstone.
Pada batu yang memiliki pavilion atau bagian belakang cukup tebal, doubling pada facet belakang dapat terlihat melalui permukaan table. Karakter ini dapat membantu membedakan Peridot dari beberapa gemstone hijau dengan birefringence lebih rendah.
Inklusi Peridot
Pemeriksaan mikroskopis merupakan bagian penting dalam identifikasi Peridot. Beberapa internal features yang dapat ditemukan antara lain:
- Lily-pad inclusions
- Chromite inclusions
- Biotite inclusions
- Needle-like inclusions
- Fluid inclusions
- Negative crystals
- Fractures dan healed fractures
- Mineral inclusions lainnya
Lily-pad inclusion merupakan salah satu inclusion yang paling terkenal pada Peridot. Bentuknya biasanya berupa inclusion mineral atau kristal yang dikelilingi oleh fracture halo sehingga menyerupai daun teratai.
Lily-Pad Inclusion
Lily-pad inclusion sering menjadi salah satu fitur mikroskopis yang menarik perhatian pada Peridot. Inclusion ini dapat berupa kristal kecil yang dikelilingi oleh tension crack atau fracture halo.
Keberadaan lily-pad inclusion dapat mendukung identifikasi Peridot, tetapi tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya bukti identifikasi. Tidak semua Peridot memiliki inclusion ini.
Asal Geologi Peridot
Peridot dapat terbentuk dalam lingkungan yang berhubungan dengan mantle-derived rocks dan batuan vulkanik. Gem-quality Peridot juga dapat dibawa ke permukaan melalui aktivitas vulkanik.
Sumber Peridot dapat berupa xenolith mantle, lava basaltik, batuan ultramafik dan material yang berasal dari lingkungan geologi lainnya. Karena itu, setiap locality dapat memperlihatkan karakter inclusion dan warna yang berbeda.
Peridot dari Meteorite
Olivine juga merupakan mineral yang umum ditemukan pada beberapa jenis meteorite. Oleh sebab itu, secara mineralogi material Olivine tidak terbatas pada lingkungan geologi Bumi.
Material extraterrestrial tersebut mempunyai konteks geologi yang berbeda dari Peridot gemstone yang berasal dari deposit Bumi dan tidak boleh otomatis dianggap sebagai sumber gemstone komersial.
Identifikasi Laboratorium
Identifikasi Peridot di laboratorium dilakukan dengan menggabungkan data refractive index, specific gravity, birefringence, optic character dan microscopy.
- RI: sekitar 1.65–1.69.
- SG: sekitar 3.32–3.48.
- Birefringence: sekitar 0.035–0.045.
- Optic Character: biaxial positive.
- Polariscope: anisotropic.
- Hardness: sekitar 6.5–7 Mohs.
- Microscope: lily-pad, chromite, biotite, needle-like inclusions dan fractures dapat membantu.
- Visual: green hingga yellowish green.
Kombinasi RI + SG + birefringence tinggi + microscopy merupakan pendekatan yang jauh lebih dapat diandalkan daripada identifikasi berdasarkan warna hijau saja.
Peridot vs Gemstone Hijau Lain
| Material | RI | SG | Birefringence | Pembeda |
|---|---|---|---|---|
| Peridot | ~1.65–1.69 | ~3.32–3.48 | ~0.035–0.045 | Biaxial +, double refraction kuat |
| Emerald | ~1.56–1.60 | ~2.67–2.78 | ~0.005–0.009 | Beryl; uniaxial |
| Green Tourmaline | ~1.61–1.65+ | ~3.0–3.3 | ~0.014–0.020 | Uniaxial; pleochroism dapat kuat |
| Green Sapphire | ~1.76–1.77 | ~4.00 | ~0.008 | Corundum; hardness 9 |
| Green Quartz | ~1.54–1.55 | ~2.65 | ~0.009 | Quartz; uniaxial |
Treatment yang Ditemukan pada Peridot
Peridot secara umum tidak mempunyai treatment rutin yang sebanding dengan Sapphire atau Ruby. Material gem-quality biasanya dipasarkan sebagai natural material tanpa enhancement signifikan.
Namun, specimen individual tetap harus diperiksa untuk kemungkinan fracture filling, coating atau treatment lainnya. Status treatment harus ditentukan berdasarkan bukti pemeriksaan specimen.
Negara Penghasil Peridot
Peridot gem-quality berasal dari berbagai locality. Beberapa sumber yang dikenal dalam perdagangan gemstone antara lain:
- Pakistan
- Myanmar
- United States – Arizona
- China
- Vietnam
- Egypt
- Beberapa locality di Afrika
Masing-masing locality dapat mempunyai karakter warna, transparency dan inclusion yang berbeda. Origin geografis tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan warna, RI atau SG.
Faktor Kualitas Peridot
- Color: green yang lebih kuat dan attractive umumnya lebih diminati.
- Tone: tone medium dapat memberikan keseimbangan warna dan brightness yang baik.
- Transparency: material yang lebih transparent umumnya lebih menarik.
- Clarity: eye-clean material relatif lebih sulit ditemukan pada ukuran besar.
- Cut: cutting yang baik meningkatkan brilliance dan warna.
- Size: ukuran besar dengan warna dan clarity baik lebih jarang.
- Origin: locality tertentu dapat mempunyai nilai kolektor tersendiri.
Perawatan Peridot
- Hindari benturan keras.
- Gunakan air hangat dan sabun ringan untuk membersihkan.
- Gunakan kain lembut.
- Hindari perubahan temperatur ekstrem.
- Hindari bahan kimia keras.
- Untuk specimen dengan fractures signifikan, hindari ultrasonic cleaner.
- Simpan terpisah dari gemstone yang lebih keras.
- Gunakan setting yang cukup melindungi batu jika dipakai sebagai cincin.
Related Articles
Kunci Knowledge Base GLI
- Gemstone Name: Peridot
- Mineral Group: Olivine Group
- General Composition: (Mg,Fe)₂SiO₄
- Structure: Nesosilicate
- Crystal System: Orthorhombic
- Typical Color: Green, yellowish green, olive green
- Color Cause: Fe sebagai unsur intrinsik
- Hardness: 6.5–7 Mohs
- RI: ~1.65–1.69
- SG: ~3.32–3.48
- Birefringence: ~0.035–0.045
- Optic Character: Biaxial positive
- Key Inclusion: Lily-pad inclusion
- Other Inclusions: Chromite, biotite, needles, fluid inclusions, fractures
- Major Confusion: Green Beryl, Green Tourmaline, Green Sapphire, Green Quartz
- Identification: RI + SG + birefringence + optic character + microscopy
- Treatment: Umumnya tidak ditreatment secara rutin
Peridot → Olivine → (Mg,Fe)₂SiO₄ → Green/Yellowish Green → RI ~1.65–1.69 → SG ~3.32–3.48 → High Birefringence → Biaxial (+) → Lily-Pad Inclusion
FAQ Peridot
1. Apa itu Peridot?
Peridot adalah nama gemstone untuk Olivine berkualitas permata, umumnya berwarna hijau hingga yellowish green. Peridot bukan species mineral tersendiri.
2. Apakah Peridot sama dengan Olivine?
Peridot merupakan material gemstone dari kelompok Olivine. Jadi secara mineralogi Peridot termasuk Olivine, tetapi tidak semua Olivine dapat disebut Peridot.
3. Apa formula kimia Peridot?
Formula umum material Peridot adalah (Mg,Fe)₂SiO₄, karena Peridot berasal dari Olivine dalam solid-solution series Forsterite–Fayalite.
4. Apa warna khas Peridot?
Warna khas Peridot adalah green, yellowish green hingga olive green. Warna terutama berkaitan dengan kandungan iron (Fe) dalam struktur Olivine.
5. Apa penyebab warna hijau Peridot?
Warna Peridot terutama disebabkan oleh Fe yang merupakan bagian intrinsik dari struktur Olivine. Hal ini berbeda dari beberapa gemstone hijau yang warnanya terutama disebabkan oleh trace-element chromophore.
6. Berapa RI Peridot?
RI Peridot umumnya sekitar 1.65–1.69. Nilai aktual dapat bervariasi sesuai komposisi Olivine.
7. Berapa SG Peridot?
SG Peridot umumnya sekitar 3.32–3.48. Variasi komposisi dapat menyebabkan sedikit perbedaan nilai antar specimen.
8. Berapa hardness Peridot?
Hardness Peridot sekitar 6.5–7 Mohs. Peridot cukup tahan terhadap goresan, tetapi masih dapat tergores oleh material yang lebih keras dan dapat rusak akibat benturan.
9. Apakah Peridot mempunyai birefringence tinggi?
Ya. Birefringence Peridot relatif tinggi, sekitar 0.035–0.045. Karakter ini merupakan salah satu petunjuk gemologis yang berguna dalam identifikasi.
10. Mengapa facet belakang Peridot kadang terlihat doubled?
Peridot mempunyai birefringence relatif tinggi sehingga menghasilkan double refraction yang cukup jelas. Pada batu dengan ketebalan tertentu, facet belakang dapat terlihat doubled melalui table.
11. Apa optic character Peridot?
Peridot bersifat biaxial positive. Sifat optik ini dapat digunakan bersama RI, birefringence dan pemeriksaan lainnya untuk identifikasi.
12. Apa inclusion yang terkenal pada Peridot?
Inclusion yang paling terkenal adalah lily-pad inclusion. Peridot juga dapat memiliki chromite, biotite, needle-like inclusions, fluid inclusions dan fractures.
13. Apa itu lily-pad inclusion?
Lily-pad inclusion merupakan internal feature yang biasanya memperlihatkan inclusion yang dikelilingi oleh fracture atau tension halo sehingga bentuknya menyerupai daun teratai. Fitur ini dapat menjadi petunjuk penting dalam pemeriksaan Peridot.
14. Apakah semua Peridot mempunyai lily-pad inclusion?
Tidak. Lily-pad inclusion bukan persyaratan untuk mengidentifikasi Peridot. Tidak ditemukannya inclusion tersebut tidak berarti batu tersebut bukan Peridot.
15. Apakah Peridot mempunyai pleochroism?
Peridot merupakan mineral anisotropik dan dapat memperlihatkan perubahan intensitas atau nuansa warna berdasarkan arah pengamatan. Namun pleochroism-nya umumnya tidak sekuat beberapa mineral seperti Tourmaline.
16. Bagaimana membedakan Peridot dengan Green Tourmaline?
Peridot umumnya mempunyai RI sekitar 1.65–1.69, SG sekitar 3.32–3.48 dan birefringence sekitar 0.035–0.045. Green Tourmaline umumnya mempunyai birefringence lebih rendah dan bersifat uniaxial. Pemeriksaan RI, SG dan optic character sangat membantu.
17. Bagaimana membedakan Peridot dengan Green Sapphire?
Green Sapphire mempunyai RI sekitar 1.76–1.77, SG sekitar 4.00 dan hardness 9. Peridot mempunyai RI dan SG lebih rendah serta birefringence jauh lebih tinggi.
18. Apakah Peridot mempunyai treatment?
Peridot umumnya tidak mempunyai treatment rutin seperti heat treatment pada Ruby atau Sapphire. Namun setiap specimen tetap harus diperiksa untuk kemungkinan coating, filling atau enhancement lainnya.
19. Dari mana Peridot berasal?
Peridot berasal dari berbagai locality, termasuk Pakistan, Myanmar, Arizona di Amerika Serikat, China, Vietnam dan beberapa wilayah Afrika. Beberapa material juga berasal dari lingkungan geologi yang berkaitan dengan mantle-derived rocks dan aktivitas vulkanik.
20. Bagaimana cara mengidentifikasi Peridot di laboratorium?
Identifikasi sebaiknya menggunakan kombinasi RI, SG, birefringence, optic character, polariscope dan microscopy. Ciri yang sangat membantu adalah RI sekitar 1.65–1.69, SG sekitar 3.32–3.48, birefringence tinggi, biaxial positive dan internal features seperti lily-pad inclusion.
Ditulis oleh Muchlis Kumar K., PG (IGS–USA)
Gemologist, GEMS Laboratory Indonesia