Komentar GLI

Peridot adalah varietas batu permata dari spesies mineral Olivine yang memiliki warna hijau hingga hijau kekuningan akibat kandungan besi (Fe²⁺) dalam struktur kristalnya. Berbeda dengan banyak batu permata hijau lainnya, warna Peridot berasal secara alami dari besi dan tidak memerlukan unsur kromium atau vanadium sebagai penyebab utama warna. Peridot dikenal memiliki warna hijau yang khas, kilau vitreous, serta birefringence yang cukup tinggi sehingga kadang menimbulkan efek doubling pada faset batu.

Field Data
Mineral Group Olivine Group
Species Olivine
Gem Variety Peridot
Trade Names Chrysolite (Historical)
Commercial Names Arizona Peridot, Pakistani Peridot
Mineral Class Nesosilicate
Chemical Formula (Mg,Fe)₂SiO₄
Crystal System Orthorhombic
Crystal Habit Granular, Short Prismatic
Color Yellowish Green, Green, Olive Green, Brownish Green
Chromophore Iron (Fe²⁺)
Cause of Color Iron incorporated naturally into the crystal structure.
Natural Occurrence Common
Common Treatment None Known
Mohs Hardness 6.5–7
Specific Gravity (SG) 3.27–3.37
Refractive Index (RI) 1.654–1.690
Birefringence 0.035–0.038
Optic Character Biaxial (+)
Dispersion 0.020
Pleochroism Weak
Cleavage Poor
Fracture Conchoidal to Uneven
Luster Vitreous
Transparency Transparent to Translucent
Common Inclusions Lily Pad Inclusions, Disc-shaped Inclusions, Crystal Inclusions, Needles, Fingerprints
Diagnostic Features Lily Pad Inclusions, Characteristic Green Color, High Birefringence, Strong Doubling
Natural Look-Alikes Chrome Diopside, Green Tourmaline, Demantoid Garnet, Green Sapphire, Tsavorite Garnet
Common Simulants Green Glass, Synthetic Spinel, Cubic Zirconia
Typical Sources Pakistan, Myanmar, China, USA (Arizona)
Common Localities Pakistan, Myanmar, China, Vietnam, Tanzania, Egypt (Zabargad Island), Arizona (USA), Norway

Fenomena Khusus

  • Strong Doubling of Back Facets
  • Characteristic Lily Pad Inclusions

Treatment yang Dilaporkan

  • No Indications of Treatment
  • No Stable Treatment Currently Accepted

Frequently Asked Questions (FAQ) – Peridot

1. Apa itu Peridot?

Peridot adalah varietas batu permata dari spesies mineral Olivine yang memiliki warna hijau alami akibat kandungan besi (Fe²⁺).

2. Apakah Peridot merupakan batu alami?

Ya. Peridot merupakan batu permata alami yang telah dikenal dan digunakan sebagai perhiasan sejak ribuan tahun lalu.

3. Mengapa Peridot selalu berwarna hijau?

Karena warna hijaunya berasal dari unsur besi (Fe²⁺) yang merupakan bagian dari struktur kristalnya. Oleh sebab itu, Peridot tidak ditemukan dalam warna biru, merah, atau ungu.

4. Apakah Peridot sering diberi treatment?

Hingga saat ini tidak ada treatment yang umum diterapkan untuk meningkatkan warna atau kejernihan Peridot.

5. Apa yang dimaksud Lily Pad Inclusion?

Lily Pad Inclusion adalah inklusi berbentuk cakram dengan retakan menyerupai daun teratai yang menjadi salah satu ciri diagnostik khas Peridot.

6. Berapa kekerasan Peridot?

Peridot memiliki kekerasan sekitar 6,5–7 pada skala Mohs sehingga memerlukan perawatan saat digunakan sebagai perhiasan.

7. Bagaimana laboratorium mengidentifikasi Peridot?

Melalui pemeriksaan RI, SG, birefringence, karakter inklusi, sifat optik, dan evaluasi kemungkinan treatment.

8. Dari mana Peridot berkualitas tinggi berasal?

Peridot berkualitas tinggi banyak berasal dari Pakistan, Myanmar, Arizona (Amerika Serikat), dan Pulau Zabargad di Mesir.

9. Apa yang membedakan Peridot dengan batu hijau lainnya?

Peridot memiliki warna hijau yang berasal dari besi, birefringence tinggi, efek doubling, serta inklusi khas berbentuk Lily Pad.

10. Mengapa pemeriksaan laboratorium penting?

Untuk memastikan identitas Peridot, membedakannya dari batu hijau lain yang serupa, serta mendokumentasikan karakteristik gemologinya secara akurat.