Komentar GLI

Diamond adalah mineral alami yang tersusun dari karbon murni (C) dengan struktur kristal kubik. Diamond merupakan mineral alami dengan kekerasan tertinggi pada skala Mohs (10) dan dikenal karena kilau (adamantine luster), dispersi cahaya yang tinggi, serta daya tahannya yang sangat baik. Selain tidak berwarna, Diamond juga dapat ditemukan dalam berbagai warna alami yang dikenal sebagai Fancy Color Diamond.

Field Data
Mineral Group Diamond Group
Species Diamond
Gem Variety Colorless Diamond, Yellow Diamond, Brown Diamond, Pink Diamond, Blue Diamond, Green Diamond, Orange Diamond, Purple Diamond, Red Diamond, Black Diamond, Gray Diamond
Special Variety Fancy Color Diamond, Chameleon Diamond
Mineral Class Native Element
Chemical Formula C
Crystal System Isometric (Cubic)
Crystal Habit Octahedral, Cubic, Dodecahedral
Color Colorless, Yellow, Brown, Pink, Blue, Green, Orange, Purple, Red, Gray, Black
Chromophore Nitrogen (N), Boron (B), Plastic Deformation, Natural Radiation
Mohs Hardness 10
Specific Gravity (SG) 3.52
Refractive Index (RI) 2.417
Birefringence None (Normally Isotropic)
Optic Character Isotropic
Cleavage Perfect Octahedral
Fracture Conchoidal to Uneven
Luster Adamantine
Transparency Transparent to Opaque
Dispersion 0.044
Fluorescence UV LW Variable
Fluorescence UV SW Variable
Common Inclusions Crystal Inclusions, Feathers, Clouds, Pinpoints, Needles, Twinning Wisps, Graining

Treatment yang Dilaporkan

  • No Indications of Treatment
  • HPHT Treatment
  • Irradiation
  • Annealing
  • Fracture Filling
  • Laser Drilling
  • Clarity Enhancement
  • Laboratory-Grown Diamond Exists
  • Composite Stone

Fenomena Khusus

  • Fancy Color
  • Chameleon Effect
  • Fluorescence
  • Phosphorescence (Certain Diamonds)

Frequently Asked Questions (FAQ) – Diamond

1. Apa itu Diamond?

Diamond adalah mineral alami yang tersusun dari karbon murni (C) dengan struktur kristal kubik.

2. Mengapa Diamond sangat keras?

Karena atom karbon saling terikat sangat kuat dalam struktur kristal tiga dimensi.

3. Berapa kekerasan Diamond?

Diamond memiliki kekerasan 10 pada skala Mohs.

4. Apakah semua Diamond tidak berwarna?

Tidak. Diamond juga ditemukan dalam berbagai warna alami yang dikenal sebagai Fancy Color Diamond.

5. Apa penyebab warna pada Diamond?

Warna dapat disebabkan oleh nitrogen, boron, deformasi plastis, atau paparan radiasi alami.

6. Apakah Diamond dapat mengalami treatment?

Ya. Beberapa Diamond dapat mengalami HPHT, iradiasi, annealing, laser drilling, atau fracture filling.

7. Apakah Diamond sintetis tersedia?

Ya. Laboratory-grown Diamond diproduksi menggunakan metode HPHT maupun CVD.

8. Bagaimana laboratorium membedakan Diamond alami dan laboratorium?

Melalui pemeriksaan gemologi serta instrumen khusus yang dapat mengidentifikasi karakter pertumbuhan dan sifat optiknya.

9. Apa itu Fancy Color Diamond?

Fancy Color Diamond adalah Diamond yang memiliki warna alami dengan intensitas yang cukup untuk diklasifikasikan sebagai warna khusus.

10. Mengapa Diamond perlu diperiksa di laboratorium?

Untuk memastikan keaslian, mendeteksi treatment, mengidentifikasi asal pembentukan (alami atau laboratorium), dan memberikan identifikasi gemologi yang akurat.