Komentar GLI

Citrine adalah varietas Quartz yang berwarna kuning hingga jingga kecokelatan. Warna kuningnya umumnya disebabkan oleh keberadaan besi (Fe) dalam struktur kristal. Citrine dapat terbentuk secara alami melalui proses geologi maupun dihasilkan melalui pemanasan Amethyst atau Smoky Quartz. Dalam perdagangan batu permata, Citrine alami relatif lebih jarang ditemukan dibandingkan Citrine hasil pemanasan.

Field Data
Species Quartz
Variety Citrine
Mineral Class Tectosilicate
Chemical Formula SiO₂
Crystal System Trigonal
Crystal Habit Hexagonal prismatic
Color Pale Yellow, Yellow, Golden Yellow, Orange Yellow, Brownish Yellow
Chromophore Iron (Fe³⁺)
Mohs Hardness 7
Specific Gravity (SG) 2.65
Refractive Index (RI) 1.544–1.553
Birefringence 0.009
Optic Character Uniaxial (+)
Pleochroism Lemah
Cleavage None
Parting Tidak ada
Fracture Conchoidal
Luster Vitreous
Transparency Transparent – Translucent
Dispersion 0.013
Fluorescence UV LW Umumnya inert hingga lemah
Fluorescence UV SW Umumnya inert
Chelsea Filter Tidak memiliki respons diagnostik yang konsisten
Magnetism Non-magnetic
Common Inclusions Liquid inclusions, two-phase inclusions, fingerprint inclusions, negative crystals, healed fractures, color zoning

Treatment yang Ditemukan di Laboratorium

  • No Indications of Treatment
  • Heating
  • Irradiation
  • Surface Coating
  • Composite Stone

Fenomena Optik

  • Tidak ada fenomena optik yang umum dijumpai.

Frequently Asked Questions (FAQ) – Citrine

1. Apa itu Citrine?

Citrine adalah varietas Quartz yang memiliki warna kuning hingga jingga kecokelatan.

2. Apa penyebab warna kuning pada Citrine?

Warna kuning terutama disebabkan oleh keberadaan besi (Fe³⁺) dalam struktur kristal Quartz.

3. Apakah Citrine merupakan spesies mineral?

Tidak. Citrine adalah varietas dari spesies Quartz.

4. Apakah semua Citrine terbentuk secara alami?

Tidak. Selain Citrine alami, banyak Citrine di pasaran merupakan hasil pemanasan Amethyst atau Smoky Quartz.

5. Apakah laboratorium dapat membedakan Citrine alami dan hasil pemanasan?

Pada beberapa spesimen hal ini dapat dilakukan melalui pemeriksaan gemologi, namun tidak selalu memungkinkan hanya dengan metode standar.

6. Di mana Citrine ditemukan?

Citrine ditemukan di Brasil, Madagascar, Rusia, Zambia, Bolivia, Spanyol, dan beberapa negara lainnya.

7. Apakah Citrine sering mengalami treatment?

Ya. Heating merupakan treatment yang paling umum dijumpai pada Citrine yang diperdagangkan.

8. Apakah Citrine menunjukkan pleokroisme?

Ya. Pleokroisme pada Citrine umumnya sangat lemah.

9. Apa faktor yang menentukan kualitas Citrine?

Intensitas warna, kejernihan, ukuran, distribusi warna, dan kualitas pemotongan.

10. Apakah Citrine termasuk batu langka?

Citrine alami relatif lebih jarang dibandingkan Citrine hasil pemanasan.

11. Apakah laboratorium dapat menentukan asal geografis Citrine?

Penentuan asal geografis umumnya tidak dilakukan melalui pemeriksaan gemologi standar.

12. Apakah Citrine cocok digunakan sebagai perhiasan?

Ya. Citrine merupakan batu permata yang populer untuk cincin, liontin, anting, dan perhiasan lainnya.

13. Bagaimana laboratorium mengidentifikasi Citrine?

Laboratorium menggunakan kombinasi RI, SG, sifat optik, karakter inklusi, serta pemeriksaan mikroskopis untuk mengidentifikasi Citrine.

14. Apakah Citrine mudah dipalsukan?

Citrine dapat menyerupai kaca berwarna atau Quartz sintetis sehingga pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk memastikan identitasnya.

15. Mengapa pemeriksaan laboratorium diperlukan?

Pemeriksaan laboratorium membantu memastikan identitas Citrine, mendeteksi treatment, serta membedakan batu alami, sintetis, maupun imitasi.