Komentar GLI

Paraíba Tourmaline adalah varietas gemologi dari Tourmaline yang mengandung Copper (Cu) dan Manganese (Mn) serta menunjukkan warna intens dari violetish blue, blue, bluish green, greenish blue hingga green atau yellowish green. Menurut CIBJO Gemmological Laboratories Blue Book, Paraíba Tourmaline dapat berasal dari species Elbaite maupun Liddicoatite dan saat ini tidak terbatas pada material dari negara bagian Paraíba, Brazil.

Nama Paraíba berasal dari negara bagian Paraíba, Brazil, tempat material ini pertama kali ditemukan dan mulai dikenal di pasar internasional pada akhir 1980-an. Material asli dari São José da Batalha merupakan Cuprian Elbaite dengan kandungan Copper yang sangat tinggi. GIA melaporkan kandungan Cu hingga sekitar 1.92 wt.% Cu pada material dari locality tersebut.

Setelah penemuan deposit di Nigeria dan Mozambique, istilah Paraíba dalam perdagangan berkembang menjadi nama varietas yang lebih luas untuk copper-bearing Tourmaline dengan warna khas Paraíba, bukan semata-mata penunjuk origin Brazil. GIA mendokumentasikan material Cu-bearing dari Brazil, Nigeria, dan Mozambique, sedangkan CIBJO juga mengakui penggunaan nama varietas Paraíba untuk material dari berbagai locality.

Warna khas Paraíba terutama berkaitan dengan Copper (Cu) dan Manganese (Mn). Pada material Brazil, warna vivid blue hingga green dapat berkaitan dengan Cu2+ dan kombinasi Cu2+/Mn3+.

Paraíba Tourmaline merupakan salah satu Tourmaline paling bernilai di pasar gemstone karena kombinasi warna neon/vivid, saturation tinggi, rarity, dan demand kolektor. Namun, warna saja tidak cukup untuk menentukan apakah suatu Tourmaline merupakan Paraíba. Kandungan Cu, Mn, karakter kimia, dan pemeriksaan laboratorium menjadi sangat penting.

Dalam dokumentasi GLI, Paraíba Tourmaline sebaiknya dicatat sebagai: Mineral Group: Tourmaline, Species: Elbaite / Liddicoatite, Variety: Paraíba Tourmaline, Color: Violetish Blue – Blue – Bluish Green – Green – Yellowish Green, Chromophore: Cu + Mn, Origin: dicatat terpisah dan tidak disimpulkan hanya dari nama Paraíba.

Gambaran Umum

Paraíba Tourmaline dikenal karena warna yang sangat vivid, sering digambarkan sebagai neon blue, electric blue, blue-green, atau vivid green. Material ini pertama kali ditemukan di Paraíba State, Brazil, kemudian ditemukan pula di Rio Grande do Norte, Nigeria, dan Mozambique.

Secara Knowledge Base GLI: Tourmaline Supergroup → Paraíba Tourmaline → Elbaite / Liddicoatite. Paraíba bukan species mineral tersendiri.

Karakter warna yang umum:

  • Violetish Blue
  • Blue
  • Neon Blue
  • Bluish Green
  • Greenish Blue
  • Green
  • Yellowish Green

Material Brazil klasik umumnya memiliki warna blue hingga green yang sangat vivid. Material Mozambique dan Nigeria juga dapat memiliki warna yang secara visual sangat mirip dengan material Brazil. GIA menunjukkan bahwa Cu-bearing Tourmaline dari ketiga negara tersebut dapat sulit dibedakan hanya dengan pemeriksaan gemologi standar.

Paraíba Tourmaline umumnya terbentuk dalam lingkungan pegmatite, terutama pegmatite yang berkaitan dengan batuan metamorf.

Spesifikasi Mineral

Field Data
Gemological Name Paraíba Tourmaline
Mineral Supergroup Tourmaline Supergroup
Species Elbaite, Liddicoatite
Mineral Class Cyclosilicate
Color Violetish Blue, Blue, Bluish Green, Greenish Blue, Green, Yellowish Green
Chromophore Cu, Mn
Mohs Hardness 7–7.5
Specific Gravity (SG) Approximately 3.06–3.26
Refractive Index (RI) Approximately 1.614–1.650
Birefringence Approximately 0.018–0.040
Optic Character Uniaxial (−)
Cleavage None
Fracture Uneven – Conchoidal
Luster Vitreous
Transparency Transparent – Translucent
Fluorescence Usually Inert – Weak
Pleochroism Weak – Strong
Dispersion Moderate
Common Inclusions Partially healed fractures, hollow tubes, fluid inclusions, mineral inclusions, color zoning

GIA memberikan kisaran umum Tourmaline RI 1.624–1.644, birefringence 0.018–0.040, SG sekitar 3.06 (+0.20/-0.06), dan hardness 7–7.5. Nilai aktual Paraíba Tourmaline dapat bervariasi karena species dan komposisinya sangat kompleks. Paraíba Tourmaline tidak boleh diberi satu formula kimia tunggal karena CIBJO mengakui material dari Elbaite dan Liddicoatite.

Treatment yang Ditemukan di Laboratorium

Paraíba Tourmaline dapat ditemukan natural maupun mengalami treatment.

Status yang dapat ditemukan:

Menurut CIBJO, resins atau polymers dalam fissures merupakan treatment yang umum ditemukan pada Paraíba Tourmaline, sedangkan filling pada cavities/fractures dengan bahan hampir tidak berwarna juga dapat ditemukan. Material tersebut dikategorikan memiliki stability yang tidak stabil.

Heat treatment juga penting pada Paraíba-type Tourmaline. Pada material Mozambique, misalnya, heating dapat menghasilkan warna blue-to-green yang lebih menyerupai Paraíba dengan mengurangi absorpsi sekitar 520 nm yang berkaitan dengan Mn3+.

Treatment harus dicatat terpisah dari identifikasi material.

Fenomena Optik

Paraíba Tourmaline memiliki beberapa karakter optik yang menarik:

  • High Dispersion
  • Strong birefringence pada material tertentu
  • Pleochroism
  • Color Zoning
  • High Luster
  • Chatoyancy pada material tertentu

Pleochroism merupakan salah satu karakter penting Tourmaline. Pada material yang sangat berwarna, pleochroism dapat menjadi cukup jelas.

Color zoning juga sangat umum pada Tourmaline.

Pada material dengan growth tubes atau struktur internal sejajar yang cukup padat, Paraíba Tourmaline dapat menunjukkan chatoyancy (cat’s-eye effect) ketika dipotong sebagai cabochon. GIA mendokumentasikan growth tubes pada Tourmaline yang dapat menghasilkan cat’s-eye effect.

Identifikasi Laboratorium

Laboratorium gemologi dapat menggunakan:

  • Refractive Index (RI)
  • Specific Gravity (SG)
  • Polariscope
  • Dichroscope
  • Mikroskop Gemologi
  • Pemeriksaan birefringence
  • Pemeriksaan pleochroism
  • Spectroscope
  • UV fluorescence
  • Pemeriksaan inklusi

Karakter utama yang mendukung identifikasi Tourmaline:
RI sekitar 1.62–1.65 + birefringence sekitar 0.018–0.040 + uniaxial negative + pleochroism.

Untuk mengonfirmasi material sebagai Paraíba-type Tourmaline dapat digunakan analisis kimia (XRF, LA-ICP-MS, EPMA) untuk memeriksa keberadaan elemen Copper dan unsur jejak lainnya. Unsur yang penting antara lain Cu, Mn, Ga, Zn, Pb, Sr, Sn, Mg, Be.

Paraíba Tourmaline perlu dibedakan dari:

Batu dan Material yang Sering Disalahartikan sebagai Paraíba Tourmaline

Material yang dapat memiliki penampilan serupa antara lain:

Pembeda utama berada pada kombinasi RI, SG, optic character, birefringence, pleochroism, mikroskopis, dan analisis kimia.

Negara Penghasil

Paraíba-type Tourmaline diketahui dari beberapa locality utama:

Brazil merupakan salah satu sumber historis untuk Paraíba Tourmaline dari Paraíba State dan Rio Grande do Norte. Deposit penting di Mozambique berada di wilayah Mavuco, Alto Ligonha pegmatite district.

Origin geografis tidak boleh ditentukan hanya berdasarkan warna atau nama varietas Paraíba; diperlukan data locality dan, bila tersedia, karakteristik geokimia.

Perawatan

Paraíba Tourmaline memiliki hardness sekitar 7–7.5 Mohs, tetapi ketahanannya dapat dipengaruhi oleh inklusi dan fraktur.

  • Bersihkan menggunakan air hangat dan sabun ringan.
  • Hindari benturan keras.
  • Hindari perubahan temperatur ekstrem.
  • Hindari steam.
  • Hindari ultrasonic jika terdapat fracture atau treatment yang tidak diketahui.
  • Simpan terpisah dari batu yang lebih keras.
  • Gunakan protective setting untuk cincin.
  • Lindungi facet edge dan culet.

Khusus untuk Paraíba Tourmaline yang memiliki resin atau polymer filling, panas dan bahan kimia dapat merusak atau mengubah treatment.

Related Articles (Knowledge Graph Hub)

Tourmaline: Tourmaline | Elbaite | Paraíba Tourmaline

Related Blue-Green Gemstones: Aquamarine | Blue Beryl | Blue Sapphire | Blue Spinel | Iolite

Optical Properties: Birefringence | Dispersion | Pleochroism

Treatment: No Indications of Treatment | Heated | Clarity Enhanced | Fracture Filled | Polymer Impregnated

Origin: Brazil | Mozambique | Nigeria

Referensi

  • CIBJO – Gemmological Laboratories Blue Book
  • CIBJO – The Gemstone Book
  • GIA – What Is Tourmaline?
  • GIA – Gem-Quality Cuprian-Elbaite Tourmalines from São José da Batalha, Paraíba, Brazil
  • GIA – Paraíba-Type Copper-Bearing Tourmaline from Brazil, Nigeria, and Mozambique
  • GIA – Geographic Origin Determination of Paraíba Tourmaline
  • GIA – Copper-Bearing Tourmaline from Mozambique
  • Mindat.org – Paraíba Tourmaline
  • Gübelin & Koivula – Photoatlas of Inclusions in Gemstones
  • GEMS Laboratory Indonesia Research Database

FAQ Paraíba Tourmaline

1. Apa yang dimaksud dengan Paraíba Tourmaline?

Paraíba Tourmaline adalah varietas Tourmaline yang mengandung Copper (Cu) dan Manganese (Mn) serta menunjukkan warna vivid blue hingga green.

2. Apakah Paraíba Tourmaline merupakan species mineral?

Tidak. Paraíba Tourmaline adalah varietas gemologi, bukan species mineral.

3. Apakah Paraíba Tourmaline selalu berasal dari Brazil?

Tidak. Istilah Paraíba dalam perdagangan berkembang menjadi nama varietas untuk copper-bearing Tourmaline dengan warna khas, yang ditemukan juga di Nigeria dan Mozambique.

4. Apa penyebab warna Paraíba Tourmaline?

Warna terutama berkaitan dengan Copper (Cu) dan Manganese (Mn). Cu2+ berperan penting dalam menghasilkan warna vivid blue hingga green.

5. Apa saja species yang dapat menjadi Paraíba Tourmaline?

Menurut CIBJO, Paraíba Tourmaline dapat berasal dari species Elbaite maupun Liddicoatite.

6. Apa perbedaan Paraíba dan Cuprian Tourmaline?

Istilah Cuprian Tourmaline menekankan keberadaan tembaga, sedangkan Paraíba Tourmaline merujuk pada varietas dengan kriteria warna dan chemistry tertentu.

7. Apakah semua Cu-bearing Tourmaline disebut Paraíba?

Tidak. Seringkali hanya material yang memenuhi kriteria warna “neon” atau vivid tertentu yang disebut Paraíba Tourmaline dalam perdagangan.

8. Berapa hardness Paraíba Tourmaline?

Sekitar 7–7.5 Mohs.

9. Berapa SG Paraíba Tourmaline?

Sekitar 3.06–3.26, tergantung species dan komposisi.

10. Berapa RI Paraíba Tourmaline?

Sekitar 1.614–1.650, dengan birefringence sekitar 0.018–0.040.

11. Apakah Paraíba Tourmaline memiliki birefringence?

Ya. Tourmaline umumnya memiliki birefringence sekitar 0.018–0.040.

12. Apakah Paraíba Tourmaline memiliki pleochroism?

Ya, tetapi umumnya lemah hingga kuat.

13. Apakah Paraíba Tourmaline mengalami treatment?

Sebagian material ditemukan dalam kondisi natural. Namun, treatment seperti heating dan fracture filling (resin/polymer) dapat ditemukan pada material tertentu. Status harus diperiksa secara individual.

14. Apakah Paraíba Tourmaline cocok untuk cincin?

Bisa, namun harus menggunakan protective setting, terutama jika batu memiliki inklusi atau treatment yang rentan terhadap benturan. Hindari aktivitas berat.

15. Bagaimana laboratorium mengidentifikasi Paraíba Tourmaline?

Laboratorium menggunakan RI, SG, polariscope, dichroscope, mikroskop, birefringence, spectroscope, dan analisis kimia (XRF, LA-ICP-MS, EPMA) untuk mengonfirmasi keberadaan elemen Copper dan unsur jejak lainnya.

16. Apakah warna biru membuktikan suatu batu adalah Paraíba?

Tidak. Warna biru tidak cukup karena blue Vesuvianite belum tentu memenuhi definisi species Paraíba Tourmaline modern.

17. Apakah Paraíba Tourmaline perlu dibuat sebagai species atau variety mineral baru?

Tidak. Struktur yang benar: Species: (misal Elbaite), Gemological Name: Paraíba Tourmaline, Synonym: Idocrase.

18. Bagaimana sebaiknya Paraíba Tourmaline dicatat dalam database GLI?

Struktur yang tepat: Species: (misal Elbaite), Gemological Name: Paraíba Tourmaline, Synonym: Idocrase, Mineral Group: Tourmaline Supergroup, Color: Violetish Blue – Greenish Blue, Chromophore: Cu + Mn, Treatment: dicatat terpisah, Origin: dicatat berdasarkan locality.

19. Bagaimana struktur Knowledge Graph GLI untuk Paraíba Tourmaline?

Struktur: Tourmaline Supergroup -> Species -> Paraíba Tourmaline (as article). Paraíba ditempatkan sebagai varietas/gemological name di bawah species Tourmaline (Elbaite/Liddicoatite), bukan species mineral baru.

Informasi Penulis

Ditulis oleh Muchlis Kumar K., PG (IGS–USA)
Gemologist, GEMS Laboratory Indonesia