Komentar GLI

Tourmaline Group merupakan kelompok mineral borosilikat yang sangat kompleks dan terdiri dari berbagai spesies dengan komposisi kimia yang berbeda. Dalam dunia gemologi, Tourmaline dikenal sebagai salah satu kelompok batu permata dengan variasi warna paling lengkap, mulai dari tidak berwarna, merah muda, merah, hijau, biru, kuning, hingga warna ganda (bi-color) dan perubahan warna (color change). Sebagian besar batu permata Tourmaline yang digunakan dalam perhiasan berasal dari spesies Elbaite. Hingga saat ini, treatment pada Tourmaline relatif jarang dibandingkan beberapa batu permata lainnya, meskipun pemanasan dan iradiasi dapat ditemukan pada sebagian material.

Field Data
Species Tourmaline Group
Variety Group
Mineral Class Cyclosilicate
Chemical Formula Kompleks borosilikat dengan variasi komposisi yang luas
Crystal System Trigonal
Crystal Habit Prismatic, memanjang dengan garis-garis sejajar (striations)
Color Hampir seluruh spektrum warna
Chromophore Fe, Mn, Cu, Cr, V, Ti dan unsur transisi lainnya
Mohs Hardness 7–7.5
Specific Gravity (SG) 3.00–3.26
Refractive Index (RI) 1.614–1.666
Birefringence 0.014–0.040
Optic Character Uniaxial (-)
Pleochroism Sering kuat
Cleavage Indistinct
Parting Tidak umum
Fracture Uneven hingga Conchoidal
Luster Vitreous
Transparency Transparent – Opaque
Dispersion 0.017–0.020
Fluorescence UV LW Bervariasi
Fluorescence UV SW Bervariasi
Chelsea Filter Bervariasi tergantung kromofor
Magnetism Bervariasi tergantung spesies
Common Inclusions Liquid inclusions, two-phase inclusions, growth tubes, fingerprint, healed fractures, hollow tubes, crystal inclusions

Treatment yang Ditemukan di Laboratorium

  • No Indications of Treatment
  • Heating
  • Irradiation
  • Surface Coating
  • Composite Stone

Fenomena Optik

  • Cat’s Eye (Chatoyancy)
  • Color Change

Frequently Asked Questions (FAQ) – Tourmaline Group

1. Apa itu Tourmaline Group?

Tourmaline Group adalah kelompok mineral silikat kompleks yang mencakup berbagai spesies batu permata dengan variasi warna yang sangat luas.

2. Apakah Tourmaline hanya terdiri dari satu jenis mineral?

Tidak. Kelompok Tourmaline terdiri dari banyak spesies mineral yang berbeda, seperti Elbaite, Schorl, dan Dravite.

3. Spesies mana yang paling sering digunakan dalam perhiasan?

Sebagian besar batu permata Tourmaline kualitas perhiasan berasal dari spesies Elbaite.

4. Mengapa Tourmaline memiliki variasi warna yang sangat banyak?

Karena struktur kristalnya dapat mengakomodasi berbagai unsur kimia transisi seperti besi, mangan, kromium, dan vanadium.

5. Apakah Tourmaline dapat menunjukkan fenomena optik khusus?

Ya, beberapa varietas dapat menunjukkan efek mata kucing (cat’s eye atau chatoyancy) serta perubahan warna (color change).

6. Apakah Tourmaline sering mengalami treatment?

Sebagian besar Tourmaline diperdagangkan tanpa treatment, meskipun pemanasan dan iradiasi dapat diterapkan pada jenis warna tertentu.

7. Bagaimana sistem kristal Tourmaline?

Tourmaline mengkristal dalam sistem Trigonal dengan bentuk prisma memanjang dan garis-garis sejajar (striations).

8. Apakah Tourmaline memiliki pleokroisme yang kuat?

Ya, sebagian besar Tourmaline menunjukkan pleokroisme yang kuat, di mana warna dapat tampak berbeda ketika dilihat dari arah sudut pandang yang berlainan.

9. Di negara mana Tourmaline banyak ditemukan?

Tourmaline ditemukan di berbagai belahan dunia termasuk Brazil, Afghanistan, Nigeria, Mozambik, Madagaskar, dan Amerika Serikat.

10. Apakah Tourmaline aman digunakan untuk perhiasan sehari-hari?

Ya, dengan tingkat kekerasan 7 hingga 7,5 pada skala Mohs, Tourmaline cukup tahan untuk berbagai jenis perhiasan dengan pemakaian yang wajar.

11. Apa saja jenis inklusi yang umum pada Tourmaline?

Inklusi yang sering dijumpai meliputi saluran pertumbuhan (growth tubes), inklusi cair, sidik jari (fingerprint), dan reahan yang telah sembuh.

12. Apa perbedaan Tourmaline bi-color dan multi-color?

Bi-color memiliki dua warna berbeda dalam satu kristal, sedangkan multi-color atau polikrom menampilkan tiga warna atau lebih, seperti pada varietas Watermelon Tourmaline.

13. Apakah tersedia Tourmaline sintetis di pasar?

Tourmaline sintetis jarang ditemui untuk keperluan komersial perhiasan, namun simulan atau batu komposit tetap memerlukan pengujian laboratorium.

14. Bagaimana laboratorium mengidentifikasi Tourmaline?

Laboratorium menguji indeks bias (RI), berat jenis (SG), karakter optik uniaxial negatif, serta pengamatan mikroskopis pada karakteristik inklusinya.

15. Mengapa pemeriksaan laboratorium penting untuk Tourmaline?

Pemeriksaan laboratorium memastikan identifikasi spesies, mendeteksi ada atau tidaknya treatment, serta membedakannya dari batu permata tiruan.